Novel Baswedan

Petisi Hukum Berat Penyiram Novel Sudah Ditandatangani Puluhan Ribu Orang

KONFRONTASI-Sebuah petisi di halaman change.org beredar meminta Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis berat dua terdakwa pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Diakses Rabu (17/6) sekitar pukul 18.30 WIB, sudah ada 27.218 orang yang menandatangani petisi itu.

Selain meminta agar pengadilan menjatuhkan hukuman lebih tinggi terhadap para terdakwa kasus itu, petisi itu pun mendesak agar negara dapat mengungkap aktor intelektual di balik penyerangan tersebut.

Hakim Harus Berani Jatuhkan Vonis Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa Dalam Kasus Novel

KONFRONTASI-Tingkat kepercayaan publik kepada penegak hukum semakin merosot usai tuntutan ringan terhadap dua terdakwa penyiram air keras ke penyidik KPK, Novel Baswedan.

Direktur Legal Culture Institute (LeCI), M. Rizqi Azmi mengatakan, pihaknya telah melakukan kajian sejak tuntutan terhadap dua terdakwa kasus Novel.

Hasilnya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum terjun bebas hingga di angka 3,5. Dimana, penilaian negatif untuk institusi Polri 4.0, untuk Kejaksaan 3.9, dan KPK 5.0

Miliki Kekayaan Fantastis, Jaksa Kasus Penyiraman Novel Baswedan Disorot

KONFRONTASI-Fedrik Adhar, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan ternyata cukup kaya. Dari penelusuran LHKPN, Jaksa fungsional di sub unit kerja di Kejaksaan Negeri Jakarta Utara itu punya uang Rp 5,8 miliar pada tahun 2018.

Tak ayal, salah satu JPU yang menuntut ringan dua terdakwa penyiram air keras ke penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjadi viral di media sosial karena gaya hidupnya yang mewah.

Pertemuan Tokoh Dan Aktivis Dengan Novel Baswedan Berlangsung Baik

KONFRONTASI-Dukungan untuk penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dalam menuntut keadilan terus berdatangan. Dukungan pada Novel Baswedan mengalir lantaran tuntutan jaksa kepada dua terdakwa kasus penyiraman air keras yang dialami Novel pada 11 April 2017 hanya 1 tahun. Dua penyerang Novel, Rahmat Kadir dan Ronny Bugis dituntut jaksa dengan hukuman 1 tahun penjara. Keduanya dinilai melanggar Pasal 353 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Penyerang Novel Baswedan Dituntut Ringan, ICW Ajukan Amicus Curiae

KONFRONTASI-Indonesia Corruption Watch (ICW) dan sejumlah elemen masyarakat sipil lainnya tidak tinggal diam melihat ringannya tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, kepada dua orang terdakwa Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis.

ICW telah melakukan langkah hukum Amicus Curiae atau sahabat pengadilan.

Amicus Curiae merupakan pihak yang merasa berkepentingan terhadap suatu perkara, memberikan pendapat hukumnya kepada pengadilan.

Penyiram Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara, Keseriusan Indonesia Tegakkan HAM Dipertanyakan

Konfrontasi - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menyebut tuntutan satu tahun penjara terhadap dua pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan mencederai rasa keadilan. Sebab, pelaku bisa saja berencana membunuh, tapi justru dikenakan pasal penganiayaan.

Terdakwa Penyiram Air Keras Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara, Novel: Sidangnya Hanya Formalitas

KONFRONTASI-Dua orang terdakwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya dituntut satu tahun penjara.

Perbuatan terdakwa Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis dinilai telah menciderai kehormatan institusi Polri.

Menanggapi hal itu, Novel Baswedan angkat bicara. Bagi Novel, sidang kasus penyerangan terhadap dirinya itu sedari awal terkesan hanyalah formalitas belaka.

Novel Baswedan Curiga 2 Brimob Hanya Pesuruh

KONFRONTASI -   Markas Besar Polri membantah pernyataan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang curiga Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette, dua anggota Brimob yang menjadi tersangka penyerangan, hanya orang suruhan.

"Enggak ada itu," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono saat dihubungi, pada Sabtu, 4 Januari 2020.

Pages