New York

Ilmuwan Ungkap Gejala Awal Covid-19 Selain Demam

Konfrontasi - Virus SARS-CoV-2 diketahui merusak tubuh dengan berbagai cara. Dari sistem pernapasan, kekebalan, jantung hingga otak, orang mengalami sejumlah gejala yang berkaitan dengan infeksi.

Selain itu, jenis dan jumlah gejala yang mungkin Anda alami juga dapat menentukan risiko tingkat keparahan infeksi dan risiko pasca Covid-19.

Lewat Grup WA dan Telegram, 30 Peserta Berjamaah Lakukan Hal Illegal di Tengah Pandemi Covid-19

Konfrontasi - Pihak kepolisian New York mengamankan sekitar 30 orang pria dan wanita, menggelar pesta terlarang secara rahasia di kawasan Midtown Manhattan, pada masa pandemi corona.

Laman Daily Mail, Sabtu (1/8/2020) mengabarkan, pesta terlarang itu digelar pada 24 Juli lalu. Mereka menggelar party secara sembunyi-sembunyi alias tanpa izin.

Dipuji Media Asing, Anies Disamakan dengan Gubernur New York

KONFRONTASI- Media Barat dan salah satu media Australia, The Sydney Morning Herald (SMH), menyamakan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dengan Gubernur New York, Andrew Cuomo.

Melalui berita yang dipublikasi Kamis waktu setempat, 7 Mei 2020, SMH menyoroti sikap Anies dan Cuomo yang sama-sama memiliki pandangan berbeda dengan pemerintah pusat dan pemerintah federal dalam upaya menangani wabah corona.

RS di New York Putar Lagu The Beatles untuk Semangati Tenaga Medis

KONFRONTASI-Lagu dari kelompok pemusik The Beatles seperti "Here Comes the Sun" diputar setiap hari untuk meningkatkan semangat perawat, dokter maupun staf kesehatan pendukung. Lagu klasik tersebut diputar melalui sistem publik rumah sakit. Musik menjadi obat yang paling kuat untuk meningkatkan moral tenaga kesehatan di New York, Amerika Serikat.

Sekitar 545.000 orang positif virus corona jenis baru atau Covid-19 di Amerika Serikat pada hari Ahad (12/4) dan sebanyak 21.600 telah meninggal karena penyakit yang sangat menular itu.

Serangan Corona di New York Begitu Ganas, Tenaga Medis Syok

KONFRONTASI-Pemerintah Negara Bagian New York, yang paling parah terdampak COVID-19 di Amerika Serikat, pada hari Rabu melaporkan jumlah kematian tertinggi akibat virus corona dalam satu hari.

Dokter dan perawat veteran pun syok dengan kecepatan virus corona yang membuat pasien sekarat.

Jumlah kasus virus corona di negara bagian New York saja mendekati 150.000 pada hari Rabu, bahkan ketika pihak berwenang memperingatkan bahwa negara bagian itu mungkin mengecilkan jumlah sebenarnya.

Sadis, Bocah 14 Tahun Habisi Nyawa Mahasiswi di Dekat Kampusnya

Konfrontasi - Seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun ditangkap dan didakwa atas kematian seorang mahasiswa universitas New York, Amerika Serikat (AS).

Tessa Majors (18), mahasiswa baru di Barnard College, diserang oleh tiga remaja saat berjalan melalui Morningside Park pada 11 Desember.

Taman itu memisahkan Barnard College yang bergengsi dengan Universitas Columbia dari Harlem, lingkungan yang didominasi kulit hitam di barat laut Manhattan.

Waduh, Pemeran Harry Potter Pernah Dikira Pengemis di New York

Konfrontasi - Pemeran Harry Potter, Daniel Radcliff, mengungkap kalau dirinya pernah dikira geladangan saat berada di New York, Amerika Serikat. Ketika itu, ia tengah duduk di bawah di luar sebuah toko dengan anjingnya.

Dilansir laman Mirror, Daniel saat itu sedang menunggu pacarnya yang berbelanja. Dia lalu duduk di lantai bersama anjing milik pacarnya, mencoba untuk membuatnya tetap hangat.

Hadir dalam Konferensi MRPPD di New York, Din Syamsuddin Sebut, Krisis Lingkungan Hidup Adalah Krisis Moral

KONFRONTASI -   Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun 2005-2015 Prof Dr M Din Syamsuddin MA menegaskan masalah kerusakan lingkungan hidup telah sampai pada tahap krisis yang serius.

Hal ini ditandai dengan terjadi perubahan iklim dan pemanasan global yang melanda dunia terakhir ini, serta berbagai bencana alam yang terjadi beruntun di berbagai belahan dunia.

New York Digegerkan 3 Rice Cooker yang Dikira Bom

KONFRONTASI-Seorang pemuda berusia 26 tahun ditangkap Kepolisian New York di Amerika Serikat (AS) setelah meninggalkan tiga rice cooker yang menggegerkan publik karena sempat diduga bom. Pemuda itu disebut sebagai seorang gelandangan.

Seperti dilansir AFP, Senin (19/8/2019), pemuda bernama Larry K Griffin II (26) ini ditangkap oleh Kepolisian New York (NYPD) pada Sabtu (17/8) waktu setempat dan dijerat tiga dakwaan meletakkan bom palsu.

Pages