Neta S Pane

Desak KPK Periksa Azis Syamsudin, IPW: Jangan Seperti Kasus Bansos Ketua Komisi III DPR yang Hilang Begitu Saja

Konfrontasi - Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memeriksa Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsudin.

Itu terkait dengan kasus Azis meminta penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju untuk tak menindaklanjuti dugaan korupsi Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial.

“Kami mendesak KPK segera mendalami dan segera memeriksa Azis Syamsuddin,” kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dilansir Pojoksatu.id, Jumat (23/4/2021).

Isu Pasien Dicovidkan, IPW Minta Bareskrim Polri Bongkar Mafia RS yang Rampok Uang Negara

Konfrontasi - Presidium Indonesia Corruption Watch (IPW) Neta S Pane meminta Bareskrim Polri membongkar mafia rumah sakit yang memanfaatkan pandemi Covid-19 untuk meraih keuntungan.

Pasalnya, kata Neta, RS mengklaim pasien dengan penyakit lain sebagai penderita Covid-19. Menurut Neta, itu adalah modus baru rumah sakit melihat peluang untuk merampok uang negara.

Pernyataan Neta S Pane soal Djoko Tjandra Ditujukan ke Mahfud MD

KONFRONTASI -   Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kembali menyampaikan pernyataan terkait kasus Djoko Tjandra.

Neta menyarankan Menko Polhukam Mahfud MD sebaiknya mendorong percepatan penangkapan Djoko Tjandra, dan mengawasi secara agresif kinerja lembaga di bawah koordinasinya daripada membentuk tim pemburu koruptor.

IPW Sebut Pengangkatan Irjen Boy Rafli Amar Jadi Kepalan BNPT Melampaui Wewenang Kapolri

Konfrontasi - Kapolri Jenderal Idham Azis menunjuk Wakil Kepala Lemdiklat Polri Irjen Boy Rafli Amar menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menggantikan Komjen Suhardi Alius. Sementara Komjen Suhardi Alius dimutasi menjadi Anjak Utama Bareskrim Polri.

Penunjukan Irjen Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/1377/V/KEP./2020 yang terbit pada Jumat (1/5). Surat itu ditandatangani atas nama Kapolri, oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Kapolsek Gelar Resepsi di Tengah Gurita Corona, IPW: Maklumat Kapolri Seolah Tak Punya Wibawa

KONFRONTASI-Viral unggahan di sosial media Instagram seorang anggota polisi menggelar resepsi pernikahan di tengah pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

Mempelai pria adalah Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana. Pernikahan digelar disebuah hotel di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada 21 Maret 2020, atau 2 hari pasca Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengeluarkan maklumat.

Tak ayal warganet pun mengkritik resepsi pernihan itu dengan membandingkan beberapa belakangan terakhir Polisi membubarkan resepsi-resepsi pernikahan warga.

IPW Nilai Penunjukan Idham Aziz Jadi Kapolri Cacat Administrasi

KONFRONTASI-Penunjukan Kepala Bareskrim Komjen Idham Azis menjadi Kapolri menuai sorotan. Indonesia Police Watch (IPW) menilai, Idham tidak memenuhi masa dinas Kapolri minimal 2 tahun.

Ketua IPW, Neta S Pane, menilai surat penunjukan Komjen Idham Azis dari presiden ke DPR RI cacat administrasi.

"Surat presiden ke DPR RI itu cacat administrasi. Sebab sesuai ketentuan Kompolnas, masa dinas calon Kapolri itu minimal 2 tahun. Sementara masa dinas Idham Azis hanya 1 tahun lebih," kata Neta dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/10/2019).

IPW Sesalkan Oknum Polisi Bersepatu Masuk Masjid

KONFRONTASI - Polri secara umum sudah bekerja profesional menangani aksi demo mahasiswa dan anak STM yang terjadi sepanjang Selasa (24/9) dan Rabu (25/9) kemarin. Namun sangat disayangkan masih ada oknum polisi yang bersikap berlebihan. Sikap tersebut sangat disayangkan, karena bisa mencederai seluruh upaya penanganan yang dilakukan kepolisian dalam menjaga ketertiban umum.

"Seperti di Sulawesi Selatan, polisi masuk ke masjid memburu para pedemo," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, Kamis (26/9).

Jokowi Tunjuk Ketua Pansel KPK sebagai Jaksa Agung?

KONFRONTASI - Kabarnya, Ketua panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK), Yenti Garnasih akan dipilih Presiden Joko Widodo sebagai jaksa agung. "Beredar isu kuat bahwa Jokowi akan mengangkat Jaksa Agung perempuan, yakni Yenti Garnarsih. Jika hal itu benar terjadi tentu akan menjadi sejarah baru di mana Korps Kejaksaan dipimpin seorang perempuan," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam keterangan yang diterima, Kamis (15/8).

IPW Endus Indikasi Pengkhianatan di Tubuh Polri

KONFRONTASI-Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan Polri harus mewaspadai indikasi pengkhianatan di tubuhnya. IPW mengimbau Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mendorong Polri membersihkan indikasi pengkhianat di tubuh korps kepolisian tersebut.

“Jenderal yang terlibat harus segera dicopot dari jabatannya,” tegas Neta dalam keterangan resminya, Selasa (16/10).

Persekusi Terhadap Ustad Abdul Somad Jangan Dibiarkan

KONFRONTASI-Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan penghadangan penceramah Ustad Abdul Somad adalah perkusi alias tindakan main hakim sendiri.

"Kasus Ustad Somad adalah kasus persekusi dan bisa memicu isu SARA," kata Neta saat dihubungi redaksi, Senin (11/12).

Dia menyarankan agar yang bersangkutan dalam hal ini Ustad Somad atau pihak yang merasa dirugikan harus melapor ke polisi, dan Polda Bali harus mengusutnya.

"Jika dibiarkan dikhawatirkan kasus ini akan melebar," ujar Neta.

Pages