Neraca Perdagangan

Neraca Perdagangan Surplus USD743 Juta, INDEF: Ini Surplus Semu!

KONFRONTASI-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2020 mengalami surplus mencapai USD743 juta. Angka ini berasal dari ekspor sebesar USD14,09 miliar dan impor USD13,35 miliar.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira menilai surplus neraca dagang pada Maret 2020 sebesar USD743 juta hanya bersifat semu.

Kemendag Tak Mampu Tahan Impor, Neraca Perdagangan Tekor Terus

KONFRONTASI-Transaksi berjalan dan neraca dagang defisit pada pemerintahan pertama tidak mencapai target. Hal itu membuat Presiden Joko Widodo sangat jengkel.

Merosotnya transaksi berjalan dan neraca perdagangan dikarenakan gaya ugal-ugalan Kementerian Perdagangan yang dipimpin oleh Enggartiasto Lukito dalam menjalankan impor.

Ekonom dari Institute For Development of Economic and Finance (INDEF) Nailul Huda mengatakan, merosotnya neraca dagang tidak hanya membuat jengkel Jokowi sapaan akrab Kepala Negara, tapi juga sejumlah ekonom Indonesia.

Josua Pardede, Ekonom Bank Permata prediksi neraca perdagangan defisit pada September 2019

KONFRONTASI -   Neraca perdagangan pada September 2019 diprediksi akan kembali ke tren defisit meski pada bulan sebelumnya mengalami surplus.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan pada bulan tersebut, neraca perdagangan akan mengalami defisit sebesar US$ 49 juta, dibandingkan dengan bulan Agustus 2019 yang mencapai surplus US$ 85 juta.

"Hal ini disebabkan oleh penurunan laju ekspor secara bulanan yang lebih besar dibandingkan laju impor secara bulanan," ujar Josua kepada Kontan.co.id, Minggu (13/10).

Neraca Perdagangan Babak Belur, Pemerintah Bisa Apa?

KONFRONTASI-Pemerintah harus bertanggungjawab terhadap perbaikan neraca perdagangan 2018 yang babak belur dihantam defisit terbesar sepanjang sejarah dengan mempercepat reformasi struktural. 

Pasalnya, defisit neraca perdagangan sebesar US$8,57 miliar tidak hanya dipicu oleh permintaan impor yang melambung tinggi. Tetapi perlu diingat, perkembangan ekspor menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.

Ekonom Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro melihat pentingnya pemerintah untuk segera mempercepat reformasi struktural pada tahun 2019.

Investor Asing Minggat, Neraca Perdagangan Jebol, Rupiah Terkulai

KONFRONTASI-Kabar yang tak mengenakan terkait dengan rilis data perdagangan internasional periode April 2019 membuat Investor asing langsung bergerak cepat meninggalkan pasar saham Indonesia .

Sepanjang bulan lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa ekspor Indonesia ambruk hingga 13,1% secara tahunan, lebih dalam dibandingkan konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia yang memperkirakan kontraksi sebesar 6,2% saja. Sementara itu, impor melemah sebesar 6,58%, lebih baik dibandingkan konsensus yang memperkirakan kejatuhan sebesar 11,36%.

Gunjang-ganjing Parahnya Defisit Neraca Perdagangan Indonesia 2018

KONFRONTASI -   Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri membuka Rabu pagi tadi (9/1/2019) dengan menyoal defisit neraca perdagangan 2018. lewat akun Twitter-nya, pukul 04.11 WIB, ia mengatakan defisit perdagangan 2018 merupakan yang terburuk sejak Indonesia merdeka.

“Sejak merdeka, defisit perdagangan hanya 7 kali. Tahun 2018 defisit perdagangan terburuk sepanjang sejarah,” kata Faisal.

Neraca Perdagangan Defisit Terus, Pemerintah Kebakaran Jenggot

KONFRONTASI -   Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah kebakaran jenggot lantaran neraca perdagangan Indonesia terus mengalami defisit. Bahkan, dalam satu tahun di 2018 ini hanya tiga kali neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti mengatakan, pada dasarnya kinerja ekspor Indonesia tidaklah buruk. Hanya saja, laju pertumbuhan ekspor kalah cepat dengan laju pertumbuhan impor.

Pages