Nelayan

Pasokan Menipis, Harga Ikan di Kendari Melonjak

KONFRONTASI-Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebutkan pasokan ikan segar di daerah itu yang menipis, menyebabkan harganya melonjak.

"Pasokan ikan yang kurang sehingga harga ikan naik dua kali lipat," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendari, Agus Salim Safarulah, di Kendari, Selasa.

Ia mengatakan harga ikan tuna per ekor yang awalnya dijual Rp50 ribu, saat ini pedagang menjualnya hingga Rp100 ribu per ekor.

Nelayan Tegal Gelar Aksi Keprihatinan

KONFRONTASI- Nelayan Tegal menggelar Aksi Keprihatinan dengan aksi damai turun ke jalan. Mereka juga mendirikan Pos Keprihatinan Nelayan Tegal. Nelayan Tegal menolak Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang dinilai menyengsarakan nelayan, khususnya di Tegal dan umumnya di seluruh wilayah Indonesia. Dalam aksinya, Nelayan Tegal  membagi-bagikan ta'jil bagi para pengguna jalan. 

Kementerian Kelautan dan Perikanan Bagikan 1.086 Kapal ke Nelayan

Konfrontasi - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan 1.086 kapal bagi nelayan di seluruh wilayah Indonesia. Menurut Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Sjarif Widjaja, kementeriannya telah menyelesaikan proses lelang semua kapal tersebut.

"Target kami sekitar Agustus semua kapal selesai dan tinggal dikirimkan," kata Sjarif dalam konferensi persnya di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Jumat, 16 Juni 2017.

Pengamat: Presiden Jokowi Harus Segera Evaluasi Susi, ini Mendesak!

Kepala Riset FNI, Sutia Budi

KONFRONTASI-Mengejutkan, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia tahun anggaran 2016, pertimbangan BPK memberikan opini Tidak Menyatakan Pendapat atau Disclaimer . Hal tersebut merupakan hasil temuan pemeriksaan kepatuhan atas pengadaan kapal tahun anggaran 2016 yang Merugikan Negara.

Ini Proyek Penataan Pemukiman Nelayan di Bengkulu

KONFRONTASI - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa salah satu program strategis Kementerian PUPR adalah penataan kumuh pesisir dan juga pembangunan rumah khusus untuk nelayan agar kawasan pesisir menjadi daerah pemukiman yang lebih manusiawi, layak huni dan tertata baik lingkungannya.

Tangkapan Ikan Nelayan Minim, Menteri Susi: Ironi Luar Biasa

Konfrontasi - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan Indonesia memiliki panjang pantai nomor 2 di dunia. Namun hasil tangkapan laut nelayan Indonesia sangat sedikit dan kalah dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

"Perikanan Indonesia waktu saya masuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ekspornya menduduki ke tiga di Asia Tenggara. Itu adalah ironi yang luar biasa, kita tidak boleh lagi bangga dengan itu," kata Susi.

Polair Polres Bengkalis Tangkap Kapal Nelayan asal Malaysia

Konfrontasi - Dua nelayan asal Kabupaten Bengkalis dan kapal berbendera Malaysia, ditangkap. Satuan Polisi Air (Sat Polair) Polres Bengkalis menangkap kapal berbendera Malaysia di perairan Bengkalis pada Jumat (5/5/2017) kemarin.

Dalam penangkapan kapal SLFA 4857, Sat Polair Polres Bengkalis juga menyita alat tangkap berupa jaring berikut ikan hasil tangkapan.

Ratusan Nelayan Indonesia Dipenjara di Australia

KONFRONTASI-Wakil Ketua Komite III DPD RI Abraham Paul Liyanto meminta Pemerintah Indonesia intensif membangun komunikasi dan diplomasi guna membantu membebaskan sekitar 210 nelayan Indonesia yang masih mendekam dalam sejumlah penjara di Darwin Brisbane, Australia.

"Dari total 210 nelayan yang mendekam dalam penjara Australia sebagian besarnya berasal dari Pulau Rote yang berbatasan langsung dengan Negara Kangguru itu yang ditangkap dengan tuduhan melanggar batas perairan dan ilegal fishing," katanya kepada Antara di Kupang, Minggu (30/4).

Ngamuk, Nelayan Sandera 7 Personel Polisi

KONFRONTASI-Sejumlah warga di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Jatim mengamuk dan menyerang tujuh personel Polda Jatim.

Ini terjadi setelah sebelumnya polisi menangkap seorang nelayan bernama Supriadi.

Selain menyerang tujuh anggota dari Polda, massa juga menyandera dua mobil yang dikendarainya.

Terjadinya penangkapan Supriadi ini ketika pulang dari kerja, tanpa sengaja dan diduga sebelumnya, sehingga memicu emosi massa

Bahkan warga sempat mengundang ratusan orang membantu protes itu agar Supriadi segera dilepaskan.

Ketika itu tujuh personel Polda diduga sedang menyelidiki kasus penyelundupan lobster.

Warga yang membela Supriadi juga meminta tidak ada larangan atau diperbolehkan untuk mencari benur atau bibit lobster.

Pasalnya, nelayan beberapa tahun terakhir ini sepi tangkapan ikan, juga kehilangan mata pencaharianya padahal mereka harus memenuhi kebutuhan setiap harinya.

Beruntung kejadian ini berhasil diatasi setelah ditangani Polair Banyuwangi, kapolres dan camat setempat.

"Kejadian ini kami akan koordinasi dengan Bupati Banyuwangi dan ini hanya kesalahpahaman saja," ujar Kapolres Banyuwangi, AKBP Agus Yulianto.

Agus juga membenarkan bahwa kedatangan polisi ke pantai itu untuk penyelidikan kasus semata.

Dia tidak membeberkan nama tujuh anggota Polda yang sempat disandera warga nelayan tersebut.

Pages