Nelayan

Menko Kemaritiman Jamin Nasib Nelayan di Pulau Reklamasi, Ini Tanggapan Bu Susi

Konfrontasi - Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjamin nasib nelayan yang terdampak reklamasi Teluk Jakarta.

Lantas, bagaimana Menteri Kelautan dan Perikanan menanggapi hal ini? Mengingat, Susi pernah menyebut bahwa reklamasi Teluk Jakarta akan berdampak kepada lingkungan dan nasib nelayan setempat.

Seorang Nelayan Hampir Tewas Gara-Gara Ikan 15 Cm Masuk ke Tenggorokan

Konfrontasi - Malang benar nasib seorang nelayan di Bournemouth, Inggris. Nyawanya hampir melayang saat tengah menangkap ikan.

Sebagaimana diwartakan The Telegraph, Sabtu (14/10/2017), seorang pria hampir meninggal dunia setelah menangkap ikan dover. Setelah menangkap, ia mendekatkan ikan tersebut ke mulutnya. Namun, hal yang tak terduga terjadi.

Ikan tersebut tiba-tiba melompat masuk ke tenggorokan nelayan tersebut. Ikan itu pun menggeliat bebas dari tangannya dan membuatnya tak dapat bernapas.

Ribuan Nelayan Kabupaten Bangkalan sudah Dilindungi Asuransi

Konfrontasi - Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan pada Dinas Perikanan Pemkab Bangkalan, Jawa Timur, Khairul Rahman, menyatakan, saat ini semua nelayan di wilayah itu, sudah terlindungi program asuransi nelayan.

"Jumlah nelayan di Bangkalan ini yang tercatat menerima bantuan program asuransi nelayan sebanyak 7.975 orang nelayan," kata Rahman, Minggu (8/10/2017).

Politikus NasDem: Krisis Garam Berdampak pada Nelayan

 KONFRONTASI - Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan PT. Garam terkait kelangkaan dan riset pengelolaan garam, di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (5/9), Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Hamdhani mengatakan krisis produksi garam tidak saja berdampak kepada masyarakat pengguna dan industri tetapi juga berimbas kepada para nelayan.

" Nelayan-nelayan di dapil kami pada membuang ikan hasil tangkapannya karena tidak ada ketercukupan garam," kata Hamdhani dalam keteranganya.

Diterjang Gelombang, Ratusan Perangkap Ikan Nelayan di Kotabaru Ambruk

KONFRONTASI - Sekitar 400 unit bagan atau perangkap ikan yang dipasang nelayan di perairan Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, ambruk karena diterjang angin kencang dan gelombang tinggi.

Ketua Kelompok Pengawasan Masyarakat Nelayan (Pokwasmas) Kotabaru, Abdul Mulud, di Kotabaru, Sabtu, mengatakan akibat angin kencang dan gelombang tinggi menyebabkan ratusan bagan milik nelayan ambruk.

"Cuaca ekstrem yang terjadi sejak Juli, terjadi angin kencang dan gelombang tinggi," katanya.

Basarnas Kerahkan Dua Kapal Cari Nelayan Kota Manado yang Hilang

Konfrontasi - Belum ditemukannya dua nelayan yang hilang di Perairan Lembeh membuat Tim Basarnas Kota Manado dan Lantamal VIII menurunkan dua kapal.

Humas Basarnas Manado, Feri Ariyanto saat ini ada 17 personil gabungan dari Basarnas dan TNI Angkatan Laut yang sedang mencari keberadaan dua nelayan lainya.

"Sampai saat ini ada 17 personil, masing-masing 9 dari Basarnas dan 8 dari Lantamal VIII Manado. Untuk kapal ada dua unit yakni Ride Speed Boat dan KRI Patola," ujar Feri.

Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Tongkol Melejit

KONFRONTASI-Kepala seksi Distribusi Barang dan Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan UKM Singkawang, Helmi Aswandi mengatakan, saat ini ikan tongkol hitam khususnya di Pasar Beringin Singkawang sudah dijual dengan harga tinggi yakni Rp32 ribu sampai Rp35 ribu perkilogram.

"Hal itu dikarenakan cuaca ekstrim sekarang ini, sehingga nelayan banyak yang tidak melaut. Kalaupun ada yang melaut, namun tangkapannya tidak banyak. Sehingga berpengaruh terhadap harga jual," kata Helmi, Rabu.

Pasokan Menipis, Harga Ikan di Kendari Melonjak

KONFRONTASI-Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebutkan pasokan ikan segar di daerah itu yang menipis, menyebabkan harganya melonjak.

"Pasokan ikan yang kurang sehingga harga ikan naik dua kali lipat," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendari, Agus Salim Safarulah, di Kendari, Selasa.

Ia mengatakan harga ikan tuna per ekor yang awalnya dijual Rp50 ribu, saat ini pedagang menjualnya hingga Rp100 ribu per ekor.

Nelayan Tegal Gelar Aksi Keprihatinan

KONFRONTASI- Nelayan Tegal menggelar Aksi Keprihatinan dengan aksi damai turun ke jalan. Mereka juga mendirikan Pos Keprihatinan Nelayan Tegal. Nelayan Tegal menolak Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang dinilai menyengsarakan nelayan, khususnya di Tegal dan umumnya di seluruh wilayah Indonesia. Dalam aksinya, Nelayan Tegal  membagi-bagikan ta'jil bagi para pengguna jalan. 

Pages