Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Menkopolhukam: Silahkan Beda Partai Asal Jangan Ganggu NKRI

Konfrontasi - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan masyarakat dipersilakan berbeda pilihan politik asal tidak mengganggu persatuan NKRI.

"Beda pilihan politik silahkan tapi bicara merawat persatuan, Pancasila, NKRI tidak bisa ditawar lagi," kata Wiranto pada Rapat Kerja Nasional II Mathla'ul Anwar di Jakarta, Sabtu 8 Desember 2018.

Presiden Ingatkan, Waspadai Metode Baru Pecah Belah NKRI

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan bahwa masih ada upaya infiltrasi (penyusupan) untuk menggantikan ideologi Pancasila. Upaya memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) muncul dengan metode baru yang halus.

“Mereka muncul dengan metode-metode baru yang harus dan tidak terasa,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam puncak HUT Pemuda Pancasila ke 58 yang digelar di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/10/2017) malam..

Video Provokatif Ketua DPP Partai Nasdem Beredar, Sebut Gerindra, Demokrat, PKS, PAN Dukung Terbentuknya Khilafah dan PKI

Konfrontasi - Beredarnya video bernada provokatif diduga sebagai rekaman pidato dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat di Nusa Tenggara Timur (NTT), bahkan kini video tersebut telah menjadi viral di dunia maya.

Gerakan Pancasila, NKRI dan UUD 1945 Tidak Lebih Sebagai Komoditas Politik untuk Salahkan Umat Islam

Konfrontasi - Ketua Pemuda Muslimin Indonesia, Muhtadin Sabily, merasa prihatin dengan munculnya gerakan Pancasila, NKRI dan UUD 1945. Sebab gerakan mereka kemudian menyalahkan pihak-pihak yang menurut mereka anti Pancasila dan intoleran.

Meski tidak menyebut secara spesifik pihak yang anti Pancasila dan intoleran, semua paham bahwa arahnya adalah umat Islam yang belakangan meminta pemerintah berlaku adil dan menegakkan hukum setegak-tegaknya.

Habib Rizieq: Demi Allah Kami Cinta NKRI

Konfrontasi - Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Habib Rizieq Syihab memberikan tausiah dalam aksi 112 di Masjid Istiqlal. Rizieq menyatakan acara tausiah dan zikir ini merupakan bentuk rasa cinta terhadap NKRI.

"Ada hal penting yang ingin saya sampaikan. Bahwa sejak aksi Bela Islam pertama, lalu kedua, ketiga, dan juga saat ini, yang kita lakukan tidak lain semata-mata untuk mencari ridho Allah. Apa pun risiko yang akan kita hadapi, tidak akan kita peduli. Semoga Allah meridhoi kita," kata Rizieq.