Natalius Pigai

Natalius Pigai: Jokowi Hidupkan UU Perbudakan yang Sudah Mati di Abad ke-20

KONFRONTASI -   Natalius Pigai, aktivis Hak Asasi Manusia asal Tanah Papua mengatakan presiden Jokowi telah menghidupkan Undang-undang perbudakan yang telah mati pada abad ke-20.

Hal ini dikatakan Pigai menanggapi UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI pada 5 Oktober 2020.Pigai mengatakan Omnibus Law Cipta Kerja merupakan UU Perbudakan yang telah lama mati dan ditinggalkan di dunia.

Bahas Boroknya Dunia Peradilan, Natalius Pigai Sebut Nama Mahfud MD, Ada Apa?

KONFRONTASI    -    Aktivis HAM, Natalius Pigai ikut berbicara terkait mega skandal kasus Djoko Tjandra yang menyeret beberapa aparat penegak hukum.

Yang terbaru, nama mantan Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali diduga ikut terserat dalam pusaran kasus suap terdakwa korupsi pengalihan hak tagih Bank Bali itu.


Awalnya, mantan anggota Komnas HAM itu memberikan apresiasi atas pemberitaan Koran Tempo soal dugaan keterlibatan Hatta Ali dalam pusaran kasus Djoko Tjandra.

Natalius Pigai ke Jokowi: Sejak Anda Jadi Presiden, Kami Selalu Dibantai, Salah Orang Papua Apa?

KONFRONTASI  -   Tokoh Papua, Natalius Pigai mengutuk keras tindakan aparat kepolisian Papua hingga menyebabkan tewasnya kakak Ipar musisi Edo Kondologit.

“Saya mengutuk keras tindakan biadab anggota Polisi. Saudara Jokowi apa salah kami orang Papua sehingga sejak anda jadi Presiden kami selalu dibantai.” Ungkap Natalius Pigai dikutip akun twitternya, Senin (31/8).

Pigai menyebut tindakan kepolisian rasis dan seperti teroris.

Natalius Pigai Soroti Status Pegawai KPK Jadi ASN, Juga Kualifikasi Ali Mochtar Ngabalin Di KSP

KONFRONTASI -   Mantan komisioner Komisi Nasional HAM, Natalius Pigai geram dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang bakal menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait pengalihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Saya ingatkan Pak Jokowi tidak adil,” kata Natalius Pigai melalui akun Twitter @NataliusPigai2, Sabtu (8/8).

Dia kemudian membandingkan dengan para pejabat di Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Papua Butuh Desekuritisasi

OPINI-Seorang Mama warga pengungsi berdiri dan berorasi dengan mengatakan, “dirinya melahirkan anak tidak untuk mati sia-sia. Ia membesarkan anaknya untuk menjaga Tanah Papua”. Sambungnya lagi. “Sebelum Indonesia ada di Papua, tidak pernah orang Papua dibunuh sembarang,” katanya.

Inilah kata-kata yang keluar dari mulut mama Papua saat unjuk rasa protes penembakan aparat TNI terhadap 2 orang warga di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Sabtu (18/7) lalu, yang kemudian menyulut aksi unjuk rasa pada Senin (20/7).

Keluarga Jokowi Ramai-ramai Maju Pilkada, Pigai: Demokrasi, HAM dan Tata Krama Babak Belur

KONFRONTASI-Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka resmi diusung DPI Perjuangan dan beberapa partai lain sebagai calo kepala daerah di Pilkada Solo 2020.

Selain Gibran, ada tiga lagi keluarga Jokowi yang bakal maju di ajang pilkada serentak tahun ini.

Yaitu, M. Bobby Afif Nasution (menentu) di Pilkada Kota Medan, Wahyu Purwanto (adik ipar) di Pilkada Gunungkidul, dan Doli Sinomba Siregar, paman Bobby Nasution (besan) di Pilkada Tapanuli Selatan.

Brigjen Prasetijo Dipecat, Natalius Pigai: Patut Diduga Alibi Nutupi Keterlibatan Jokowi Dalam Kasus Djoko Tjandra

KONFRONTASI -   Ada hal yang tak biasa dalam polemik buronan kasus Bank Bali, Djoko Tjandra yang melebar hingga adanya dugaan keterlibatan oknum kepolisian yang memberikan surat jalan ke Pontianak.

Natalius Pigai: Politik Jijik dan Jorok

KONFRONTASI -    Teka-teki dukungan PDIP di Pilkada Kota Solo akhirnya terjawab. Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini resmi mengusung putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali kota.

Sementara itu kader PDIP lain Achmad Purnomo yang sebelumnya justru direkomendasikan DPC PDIP Surakarta justru terlempar dari rekomendasi DPP.

Tolong Hentikan 7 Kebiasaan Jorok Ini karena Kamu dan Saya Harus ...

Pages