25 June 2018

NASA

NASA Kembali Temukan Bukti Kehidupan di Mars

KONFRONTASI-Lembaga Antariksa Amerika (NASA) kembali temukan bukti bahwa MArs berpotensi mampu menampung kehidupan manusia. 

Curiosity, salah satu alat penjelajah NASA menemukan zat-zat orgnik dalam sampel tanah yang diambil dari bagian bawah kawah Gale. 

Uber Benar-benar Berambisi Wujudkan Taksi Terbang

KONFRONTASI -   Perusahaan teknologi transportasi, Uber makin serius dalam menggarap proyek taksi terbang. Uber kembali menggandeng Badan Antariksa Amerika Serikat untuk mewujudkan ambisi mobil berpenumpang terbang. 

Sebelumnya, Uber dan NASA sepakat dalam  perjanjian pertama yang sudah mereka tanda tangani sekitar November 2017. Sebagai langkah serius, Uber kembali menjalin perjanjian dengan NASA. Dikutip dari The Verge, Selasa, 8 Mei 2017, NASA dan Uber kembali menandatangani Space Art Agreement yang kedua mengenai proyek tersebut.

NASA Buka Tour ke Matahari, Pesan Tiketnya di Sini

Konfrontasi - Sebuah berita yang cukup menarik baru-baru ini menggelitik sebagian orang. Seperti yang diketahui, NASA akan mengadakan sebuah misi besar pada pertengahan tahun ini. Mereka dikabarkan akan membuka tour wahana terbang ke matahari bersama Parker Solar Probe.

Tentu saja tidak terjun langsung ke matahari, melainkan hanya melakukan perjalanan mengorbit atmosfer matahari.

NASA to launch satellite in hunt for new planets

KONFRONTASI - NASA scientists have announced the upcoming launch of the space agency's next planet hunter, the Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) probe, that will undertake a two-year survey mission to uncover previously unknown worlds beyond our solar system.

Using wide-field cameras, TESS is designed to scan 200,000 of the brightest stars near the sun in search of exoplanets, previously unknown worlds beyond our solar system ranging from Earth-sized to gas giants.

NASA Memprediksi: Planet X akan Menubruk Bumi

KONFRONTASI -  Kalangan “orang dalam” di NASA, DoD (badan inteligensi militer), SETI maupun CIA sudah memprediksikan, kalau 2/3 dari penduduk planet bumi akan punah, ketika terjadi pergantian kutub, yang disebabkan kedatangan Planet X.
Sisa populasi yang bertahan hidup, terancam bahaya kelaparan dan radiasi elemen, dalam jangka waktu 6 bulan setelah kejadian ini.

Kembangkan Taksi Terbang, Uber Gandeng NASA

KONFRONTASI-Uber menjalin kerja sama dengan lembaga antariksa Amerika Serikat NASA untuk mengembangkan taksi terbang dengan harga kompetitif sesuai standard perjalanan Uber.

Partisipasi Uber dalam Proyek UTM (Unmanned Traffic Management/Manajemen Lalu Lintas Tanpa Awak) NASA akan membantu tujuan perusahaan dalam memulai demonstrasi penerbangan uberAIR di sejumlah kota terpilih AS pada 2020, kata Uber dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP.

NASA Temukan 20 Dunia Baru yang Berpotensi Dihuni Manusia

KONFRONTASI-Sebuah analisis data dari teleskop ruang angkasa Kepler telah mengungkapkan 20 dunia luar bumi yang mungkin bisa menjadi tuan rumah kehidupan, majalah Science New Scientist melaporkan.

NASA Rilis Gambar Amukan Badai di Jupiter

KONFRONTASI- Badan Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) merilis serangkaian gambar menakjubkan dari badai yang mengamuk di planet Jupiter, yang dikenal sebagai Great Red Spot, yang diambil awal pekan ini.

Pesawat antariksa Amerika Serikat Juno terbang di atas badai tersebut pada Senin malam, menawarkan penampakan paling dekat dari fitur ikonik planet terbesar dalam tata surya itu.

Perbaiki Komputer, Sepasang Astronot akan Berjalan di Luar Stasiun Luar Angkasa

KONFRONTASI-Sepasang astronot akan berjalan-jalan di luar International Space Station untuk keadaan darurat, mengganti komputer rusak, salah satunya yang mengendalikan sistem utama.

Perangkat utama itu rusak pada Sabtu (20/5) lalu, meninggalkan laboratorium orbit seharga 100 miliar dolar bergantung pada sistem cadangan untuk memberi perintah ke sistem tenaga solar, radiator, pendingin dan peralatan lainnya, seperti yang diberitakan laman Reuters.

NASA Temukan Pesawat Ruang Angkasa yang Hilang Mengorbit di Bulan

KONFRONTASI - Sebuah pesawat ruang angkasa Indian, yang kehilangan kontak dengan Bumi delapan tahun yang lalu telah ditemukan kembali mengorbit di Bulan. Radar NASA berbasis di Bumi mendeteksi sinyal dari Space Research Organisation India (ISRO) Chandrayaan-1 pesawat ruang angkasa. Chandrayaan-1 meninggalkan Bumi untuk mengorbit Bulan kembali pada 2008, dan terakhir terdengar pada Agustus 2009.

Pages