Nahdlatul Ulama

Please, Jangan Jadikan NU Batu Loncatan untuk Merebut Kekuasaan Politik

KONFRONTASI-Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan Islam terbesar di Indonesia, bahkan dunia selalu menjadi magnet berbagai kalangan, termasuk untuk kepentingan memperebutkan kekuasaan politik.

Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, hal ini menjadi kekhawatiran ketika NU hanya dijadikan sebagai batu loncatan untuk meraih kedudukan-kedudukan tertentu dalam arena politik.

Komite Khittah Kaji Berbagai Penyimpangan di Tubuh NU, Ini Hasilnya

KONFRONTASI-Setelah 9 kali menggelar halaqah di berbagai tempat, akhirnya Komite Khitthah 1926 Nahdlatul Ulama (KK-26 NU) yang diketuai KH Salahuddin Wahid (Gus Solah), mulai Selasa-Rabu (6-7/8/2019), bertempat di Tebuireng, Jombang, menggelar finalisasi kajian tentang berbagai penyimpangan di tubuh NU.

Muhammadiyah-NU Tegaskan Dukungan Terhadap Demokrasi Indonesia

KONFRONTASI-Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama menegaskan dukungan terhadap demokrasi di Indonesia terutama di tahun politik yang rentan terjadi perpecahan bangsa.

"Mendukung sistem demokrasi dan proses demokratisasi sebagai mekanisme politik kenegaraan dan seleksi kepemimpinan nasional yang dilaksanakan dengan profesional, konstitusional, adil, jujur dan berkeadaban," kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Helmy Faishal di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Rabu malam.

Kyai Sepuh NU Makhtum Hannan Tutup Usia

KONFRONTASI-Salah satu kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) asal Cirebon, Jawa Barat, KH. Makhtum Hannan wafat Sabtu pagi tadi. Dia adalah salah satu dari sembilan ulama ahlul halli wal aqdi (AHWA) yang diberikan mandat memilih Rois Syuriah PBNU pada Muktamar NU di Jombang.

Salah satu kerabat almarhum, Jamaluddin, mengungkapkan sang kiai wafat di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Sabtu pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB.

"Beliau sudah sepuh dan juga punya sakit maag akut yang dideritanya," kata Jamaluddin.

Wapres Dorong NU "Ekspor" Konsep Islam Nusantara

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong Nahdlatul Ulama "mengekspor" konsep Islam Nusantara yang dianggap berhasil memadukan ajaran Islam dan nilai-nilai budaya lokal di Indonesia.

"Tadi Pak Wapres menekankan bagaimana agar kami bisa mengekspor gagasan Islam Nusantara itu," kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj seusai bertemu Wapres di Jakarta, Rabu (27/4).

Menurut dia, konsep Islam Nusantara sudah mulai menyita perhatian publik di berbagai belahan dunia.

Cegah Gafatar, Semua Pihak Diminta Proaktif

KONFRONTASI-Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan, Jawa Timur KH Abd Gaffar meminta semua pihak proaktif mengantisipasi kemungkinan masuknya ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) ke wilayah itu.

"Kami dengan para ulama telah bersepakat akan turun secara langsung menyampaikan dakwah kepada masyarakat, guna mencegah kemungkinan masuk paham dan organisasi keagamaan baru yang bertentangan dengan paham keagamaan pada umumnya," kata Abd Gaffar kepada Antara di Pamekasan, Selasa.

Muktamar NU, Kegaduhan dan Islam Nusantara

Konfrontasi - Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) sudah digelar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur dengan mengusung tema "Islam Nusantara" pada 1-5 Agustus 2015.

Walaupun sudah berakhir, muktamar ini masih menyisakan sejumlah masalah atau pekerjaan rumah (PR), diantaranya gugatan hasil muktamar.

Dalam muktamar tersebut, sejumlah kader dijagokan maju dan dinilai layak memimpin PBNU untuk lima tahun ke depan.

Pages