Nahdatul Ulama (NU)

Naik Hingga Enam Kali Lipat, 234 Kiai dan Tokoh NU Wafat Selama Pandemi Covid-19

Konfrontasi - Sebanyak 234 kiai dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di seluruh Indonesia wafat selama pandemi Covid-19. Mereka wafat mulai dari Maret hingga Desember 2020.

"Pandemi ini sangat luar biasa ancamannya, ini mengancam keselamatan warga Nahdliyin terutama para kiai kita, hingga tanggal 24 Desember kemarin ada sekitar 234 orang kiyai dan tokoh NU yang meninggal dunia selama masa pandemi,” kata Ketua Satkor Covid-19 Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ulun Nuha di Aceh, Minggu (27/12/2020).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sarankan Menag Fachrul Razi Belajar Lagi Soal Radikalisme

Konfrontasi - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi disarankan agar kembali belajar soal radikalisme.

Itu menyusul pernyataannya yang menyebut bahwa radikalisme disebarkan di masjid-masjid melalui anak yang menguasai bahasa Arab dan good looking.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzili menilai, pernyataan Menag itu tidak tepat.

“Jangan menggeneralisasi gejala munculnya radikalisme hanya pada suatu gejala tertentu,” ujarnya, Jumat (4/9/2020).

Bersama Tokopedia Salam, NU Care-LAZISNU Gelar Test Swab Gratis untuk Guru Ngaji di Pesantren

Konfrontasi - NU Care-LAZISNU bekerja sama dengan Tokopedia Salam menggelar tes swab PCR untuk guru ngaji. Upaya itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kalangan pesantren.

Tes massal yang digelar di Ponpes Luhur ats Tsaqafah, Jakarta Selatan ini diikuti sekitar 100 guru ngaji dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang sangat ketat. Kegiatan ini pun akan dilanjutkan kepada para santri secara bertahap dalam dua minggu ke depan.

Cendikiawan NU Dukung Kementan Kembangkan Antivirus Eucalyptus

Konfrontasi - Cendikiawan Muda Nahdatul Ulama (NU) Nur Ahmad Satria mengapresiasi penelitian dan riset yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) terhadap inovasi antivirus berbahan dasar tanaman eucalyptus.

Menurut dia, inovasi ilmiah tersebut sangat diperlukan karena eucalyptus juga dikenal sebagai antivirus di banyak negara.

2 Akun Facebook Dilaporkan Polisi karena Hina Almarhum Mbah Moen

Konfrontasi - Dua akun Facebook dilaporkan karena dianggap menghina almarhum KH Maimun Zubair atau Mbah Moen. Pelapor adalah Santri Malang Raya. Mereka menuntut pelaku diadili sesuai undang-undang yang berlaku.

Akun pertama yang dilaporkan ke Polres Malang Kota atas nama akun Fulfian.Daffa.3. AKun ini yang mem-posting kalimat tak pantas untuk almarhum Mbah Moen.

Din Syamsuddin: Pemakaian Istilah Kafir Memang Harus dengan Bijak

Konfrontasi - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin, menyampaikan pemikirannya mengenai hasil dari Musyawarah Nasional (Munas) Organisasi Islam Nahdlatul Ulama terkait penggunaan istilah kafir yang menjadi perdebatan di masyarakat.

Menurutnya, di masyarakat majemuk seperti Indonesia pemakaian istilah kafir untuk menyebut non-muslim harus dengan bijak dan hati-hati. Tapi juga tidak dengan 'gebyah uyah' kata kafir dihilangkan.

Pemindahan Jenazah Karena Beda Pilihan Politik, NU: Mematikan Kemanusian

Konfrontasi - Nahdlatul Ulama mengecam peristiwa pemindahan dua jenazah gara-gara perbedaan pilihan politik dalam pemilu di Gorontalo. Keluarga jenazah berbeda pilihan calon anggota legislatif atau caleg dengan pemilik lahan permakaman meski mereka sesungguhnya masih berkerabat.
 
Menurut Robikin Emhas, Ketua Pengurus Besar NU, kabar memilukan itu mengoyak rasa kemanusiaan. Politik, katanya, yang semestinya dapat menjadi sarana untuk meningkatkan harkat dan martabat kemanusiaan malahan sebaliknya. “Justru mematikan rasa kemanusiaan itu sendiri,” katanya dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 13 Januari 2019.
 
Mereka yang bersengketa atau menjadi tak akur hanya karena berbeda pilihan politik, menurut Robikin, ditengarai memahami politik hanya sebagai sarana mendapatkan kekuasaan, tidak penting bagaimana cara meraihnya.
 
Kecenderungan menggunakan segala cara untuk politik itu tak hanya terjadi pada pemilihan caleg, sebagaimana kasus pemindahan jenazah ke kuburan lain di Gorontalo. Kecenderungan serupa juga terjadi dalam pemilu presiden, di antaranya politisasi agama, penggunaan kabar bohon atau hoax sebagai mesin elektoral.
 
“Seakan tak peduli dampak yang ditimbulkan, hubungan kekerabatan pecah, persahabatan retak, tetangga dikategorikan sebagai lawan. Semua disandarkan satu hal: kesamaan pilihan politik,” katanya.
 
Sebagai pesta demokrasi, dia mengingatkan, pemilu seharusnya menjadi kegembiraan nasional; layaknya pesta yang tak perlu ada satu pun gelas pecah. Dia berharap peristiwa semacam itu tak terulang lagi. “Toh, politik adalah sarana pemanusiaan manusia,” katanya.

NU: Sikap Trump Dapat Tingkatkan Sentimen Anti-Amerika

Konfrontasi - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel dapat berdampak buruk bagi warganya di Indonesia. Pasalnya, sentimen anti-Amerika bisa semakin tinggi. 

"Apa yang disampaikan Trump sudah melampaui batas-batas dan menimbulkan efek politik. Misalnya, sentimen anti-Amerika semakin tinggi," ujar Sekretris Jenderal NU Helmy Faishal Zaini di Gado-Gado Baplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 9 Desember 2017. 

NU Turun ke Jalan, Dubes AS Harus Siap Angkat Koper dari Indonesia

Konfrontasi - Massa dari Nahdlatul Ulama (NU), Banser, dan Ansor ikut berdemonstrasi di depan gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (8/12/2017).

Salah satu orator langsung mengutuk pernyataan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem ibu kota Israel.

"Di pembukaan UUD 1945 disebutkan, kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Kalau NU, Banser, dan Ansor sudah turun, dubes AS segera diusir dari Indonesia," ujar orator itu.