Nadiem Makarim

Rizal Ramli Sebut Nadiem Makarim Pilihan Baik,'' Tapi Kalau Larang Rocky Gerung Bicara di Kampus-Kampus, Saya Tak Simpati Lagi'' kata RR

KONFRONTASI- Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli menyambut positif adanya Nadiem Makarim di jajaran kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Menurutnya, langkah Jokowi menjadikan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) adalah yang paling baik.

Namun, ia mengaku tak akan simpati lagi kepada Nadiem Makarim jika ia ikut-ikutan melarang Rocky Gerung dan tokoh lainnya untuk bicara di kampus-kampus.

Ini Komentar Nadiem Makarim 'Menjomblo' di Kemendikbud

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik 12 wakil menteri untuk membantu kerja kabinetnya. Namun tak semua menteri mendapat wakil, salah satunya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Padahal, sejumlah pihak menilai Mendikbud Nadiem Makarim memerlukan sosok wamen untuk membantunya. Terkait hal ini, Nadiem tak begitu mempermasalahkan dan menyerahkan hal itu kepada Jokowi.

"Itu kan prerogatif Presiden, bukan keputusan saya (kalau) Wamen," ujar Nadiem di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Gojek Tunjuk Andre Soelistyo, Pasca Mundurnya Nadiem Makarim

SALAH satu pendiri yang juga CEO goJek Nadiem Makarim melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019. Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya hari ini usai dilantik Minggu, 20 Oktober 2019 kemarin untuk masa jabatan keduanya bersama Wapres Ma'ruf Amin periode tahun 2019-2024.*/ANTARA

 

Asosiasi Ojol Tolak Nadiem Masuk Kabinet, Ini Alasannya

KONFRONTASI-Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Igun Wicaksono tidak setuju jika Nadiem Makarim masuk ke kabinet Presiden Joko Widodo, setelah pendiri Gojek itu dipanggil ke Istana Presiden pada Senin.

“Nadiem Makarim boleh besar dengan berderet gelar akademik dan valuasi Gojeknya yang triliunan rupiah, namun dibalik itu, jutaan para mitra ojek online-nya berdarah-darah di lapangan dan jauh dari sejahtera dari segi pendapatan. Intinya ojol mitranya belum happy,” ujar Igun saat dihubungi Antara di Jakarta, Senin.

Nadiem Mundur dari Gojek, Siapa Penggantinya?

KONFRONTASI-Gojek mengkonfirmasi mundurnya Nadiem Makarim dari posisi apapun di startup yang didirikannya itu dengan mengumumkan pemimpin baru.

"Ke depan, Gojek akan menghadirkan pemimpin baru. Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup dan Kevin Aluwi, co-founder Gojek akan berbagi tanggung jawab untuk menjalankan perusahaan sebagai co-CEO, dengan fokus membawa perusahaan ke tahap selanjutnya," ujar Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita, dalam pernyataan yang tertulis di Jakarta, Senin.

Puji CEO Gojek untuk Jadi Menteri Jokowi-Ma'ruf Amin, Ekonom UI: Bisa Tiru Malaysia

Konfrontasi - Ekonom Universitas Indonesia (UI) Fitra Faisal menilai CEO Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim layak menjadi menteri pada periode kedua pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Fitra, Indonesia bisa meniru Malaysia dalam mengangkat Syed Syaddiq sebagai menteri pemuda dan olahraga.

Garda Indonesia akan Demo di depan Kantor Gojek, Minta Buka Suspend

Konfrontasi - Mitra pengemudi ojek online (ojol) Gojek Indonesia akan melaksanakan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gojek Pasaraya Blok M, pada Senin (5/8/2019) mendatang. Mereka menutut agar rekan-rekannya dibukakan suspend dan dikembalikan jadi mitra bagi mereka yang diputus mitranya.

Presidium Gabungan Aksi Roda Dua, Igun Wicaksono menuturkan sudah memberikan surat terbuka bagi Chief Executive Officer (CEO) Gojek Indonesia Nadiem Makarim guna memfasilitasi kebutuhan rekan-rekannya sesama driver.

Ganti Logo, Nadiem Makarim Jelaskan Makna Logo Baru Gojek

KONFRONTASI -  Gojek resmi mengganti logo dari semula simbol sepeda motor menjadi bulatan yang dapat diartikan dalam berbagai hal. Logo baru Gojek saat ini berupa lingkaran besar yang tidak tertutup di luar dan bulatan kecil di dalamnya.

Logo baru Gojek itu terinspirasi dari roda ojek sepeda motor, layanan awal Gojek. "Gojek sekarang sudah menjadi simbol yang lebih besar dari ojek. Gojek bukan lagi hanya ride hailing atau pembayaran, tapi, gabungan dari semua," kata CEO Grup Gojek Nadiem Makarim di Jakarta, Senin 22 Juli 2019 kepada Antara.

Ini Arti Logo Baru GO-JEK: Pecahkan Masalah Lewat Teknologi

Konfrontasi - GO-JEK melakukan pergantian logo (rebranding) yang diumumkan hari ini di Jakarta. Perubahan logo ini disebut menandai evolusi Gojek dari layanan ride-hailing, menjadi sebuah ekosistem terintegrasi yang menggerakkan orang, barang, dan uang.

Founder dan CEO Gojek Grup, Nadiem Makarim, mengatakan kehadiran logo baru ini melambangkan alasan utama hadirnya Gojek, yaitu memecahkan masalah melalui teknologi.

"Logo ini melambangkan satu tombol untuk semua. Di lain pihak, lingkaran di logo baru ini mewakili ekosistem Gojek yang semakin solid memberikan manfaat untuk semua," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (22/7/2019).

"Logo ini mewakili semangat kami untuk selalu menawarkan cara pintar dalam mengatasi tantangan yang dihadapi para pengguna untuk hidup yang lebih mudah bagi konsumen, untuk akses pendapatan tambahan yang lebih luas bagi mitra, untuk peluang pertumbuhan bisnis yang pesat bagi para merchant, dan masih banyak lagi. Dengan Gojek #PastiAdaJalan, itu intinya," tambah Nadiem.

Selain itu, logo baru ini tetap menempatkan mitra di posisi istimewa. Sebagai contoh, jika diperhatikan, logo ini menyerupai ikon driver yang terdapat di fitur layanan GoRide di aplikasi Gojek.

"Kami bangga dengan para mitra Gojek yang mampu berkembang bersama kemajuan teknologi, sehingga mereka bisa diandalkan oleh semua lapisan masyarakat kapan pun, di mana pun. Mereka berperan aktif dalam menggerakan pertumbuhan ekonomi digital dengan membantu mempermudah hidup jutaan masyarakat setiap hari," lanjut Nadiem.

Dengan logo baru, Nadiem menambahkan Gojek akan terus berinovasi menghadirkan berbagai cara pintar mengatasi tantangan yang dihadapi dan terus memberikan dampak sosial dan ekonomi nyata bagi masyarakat sekaligus membangun posisi Indonesia sebagai hub teknologi di Asia Tenggara.

Pages