Muslim

Kebijakan Imigrasi Donald Trump Terhadap Muslim

Oleh: Imam Shamsi Ali*

Donald Trump baru dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat ke 45 sekitar seminggu lalu. Namun dalam seminggu itu berbagai kebijakan dan keputusan kontroversial telah diambilnya. Barangkali salah satu kebijakan yang paling kontroversial, bahkan menyakitkan sebagian masyarakat Amerika sendiri adalah ditanda tanganinya aturan pelarangan pendatang dari tujuh negara mayoritas Muslim.

Sutradara Iran Peraih Nominasi Oscar 2017 Terganjal Kebijakan Trump

Konfrontasi - Kebijakan Donald Trump soal larangan imigran dari tujuh negara Muslim ke Amerika Serikat menuai banyak kontroversi. Sutradara asal Iran, Asghar Farhadi, salah satu yang terkena dampaknya.

Asghar Farhadi dilarang masuk AS untuk menghadiri perayaan Oscar 2017. Farhadi adalah sutradara yang masuk nominasi kategori Best Foreign Language Film untuk The Salesman, dilansir US Magazine.

Kebijakan Larangan Muslim Masuk AS Ditolak Google Hingga Apple

Konfrontasi - Perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat (AS), Google dan Apple ikut mengomentari kebijakan Presiden AS Donald Trump yang melarang warga dari tujuh negara mayoritas muslim memasuki AS.

Industri teknologi AS bergantung kepada insinyur asing dan ahli teknik lainnya yang tercemin dalam persentase tenaga kerja yang cukup besar. “Saya ikut prihatin” terhadap kebijakan Trump tentang imigrasi, CEO Apple Tim Cook menulis memo kepada para karyawan yang diperoleh Associated Press. “Ini bukan kebijakan yang kami dukung.”

Trump authorizes his Muslim ban by signing executive order

KONFRONTASI - US President Donald Trump has signed an executive order that authorizes extreme vetting of immigrants and refugees, a move aimed at keeping what he refers to as “radical Islamic terrorists” out of America.

"This is big stuff," Trump said as he signed the directive at the Pentagon on Friday, during the inauguration of Defense Secretary James Mattis.

Hadiri Maulid Nabi Muhammad, Panglima TNI : Muslim Demokratis Menghargai Perbedaan

Konfrontasi - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan Indonesia adalah negara berpenduduk terbanyak muslim di dunia. Indonesia memberikan contoh kepada dunia bahwa muslim di Indonesia adalah muslim yang Rahmatan Lil Alamin, demokratis dan muslim yang menghargai persatuan dan perbedaan seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Polisi akan Tindak Tegas Perusahaan Yang Lakukan Pemaksaan Karyawan Muslim Memakai Atribut Natal

KONFRONTASI - Kapolri Jenderal Tito Karnavian tak mempermasalahkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 56 tahun 2016 tentang Menggunakan Atribut Keagamaan Nonmuslim.

Dia mempersilakan umat Islam untuk mematuhi dan menjalankan.

"Silahkan bagi warga muslim dengan kesadarannya memahami fatwa MUI itu. Kemudian bagi warga nonmuslim tidak perlu khawatir melaksanakan hari raya karena memiliki hak melaksanakan ibadah dan kepercayaan masing masing itu dilindungi, jelas Tito saat bertemu Pimpinan MUI di Rumah Dinas Kapolri, Jakarta, Selasa malam (20/12).

Pemimpin Bosnia Serbia : Kaum Muslim yang Pertama "Siap Perang"

KONFRONTASI-Pengacara dari Ratko Mladic, Jumat, mengatakan bahwa Muslim Bosnia menyiapkan diri berperang jauh sebelum Jenderal Bosnia Serbia itu menginjakkan kakinya di negara tersebut.

Mladic (74), yang diadili di Denhaag atas dakwaan genosida, pernah menjadi perwira militer federal Yugoslavia, memimpin pasukan Serbia Bosnia dalam perang tiga tahun untuk menciptakan negara dengan suku Serbia murni berpisah dari Bosnia, lapor Reuters.

Perang tersebut mencapai titik nadir dengan pembantaian ribuan Muslim di kota Srebrenica.

Malaysia Minta Keanggotaan Myanmar di ASEAN Ditinjau Kembali

KONFRONTASI - Malaysia memperingatkan agar keanggotaan Myanmar di ASEAN harus ditinjau kembali akibat tragedi genosida etnis Muslim Rohingya di negara itu. Associated Press melaporkan, Khairy Jamaluddin, Menteri Olahraga dan Pemuda Malaysia pada Rabu (30/11) memperingatkan bahwa akibat genosida etnis Muslim Rohingya di Myanmar, maka keanggotaan negara itu di ASEAN harus ditinjau kembali.

Pages