3 April 2020

Muktamar NU

Cak Nun: Gus Sholah Ulama Rasional, Ingin Muktamar NU Tanpa Politik Uang

KONFRONTASI -  Budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) mengenang KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah. Cak Nun mengatakan Gus Sholah adalah sosok ulama besar yang berbeda dari yang lain.

Perempuan Asal Sunda Ini yang Pertama Kali Berpidato di Muktamar NU

KONFRONTASI -   Pada tahun 1946 ibu-ibu di kalangan Nahdlatul Ulama yang didorong para kiai mendirikan organisasi, Muslimat. Nyai Djuaesih adalah ketuanya pada periode 1950-1952. Meski menjadi sosok perintis Muslimat NU, ia tak begitu menonjol sebagai organisator. Dia lebih populer sebagai mubalighah dalam kepengurusan Muslimat NU Jawa Barat.

Muktamirin Sepakat, Mekanisme AHWA Diberlakukan Pada Muktamar NU Ke-33

KONFRONTASI-Muktamirin menyepakati pemberlakuan mekanisme pemilihan Rais Aam PBNU melalui "Ahlul Halli Wal Aqdi" atau AHWA (musyawarah mufakat) oleh sembilan ulama sepuh/senior pada Muktamar Ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur.

Kesepakatan itu diputuskan dalam Sidang Pleno Komisi Organisasi yang dipimpin Anggota Syuriah PBNU KH Ishomuddin di Alun-alun Jombang, Rabu siang.

Dalam sidang itu, pemberlakuan AHWA pada Muktamar Ke-33 itu merujuk pada Bab 14 Ayat 1 bahwa Rais Aam dipilih langsung melalui musyawarah mufakat dengan sistem AHWA.

Ini Berkah Dibalik Molornya Pelaksanaan Muktamar NU

KONFRONTASI - Ketua Panitia Daerah pelaksanaan Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama Saifullah Yusuf mengatakan molornya jadwal kongres organisasi massa berbasis keagamaan tersebut yang diprediksi banyak orang, memiliki hikmah tersendiri.

"Kemungkinan ini bisa molor pelaksanaannya, namun pasti ada hilmahnya tersendiri," kata Saifullah yang akrab disapa Gus Solah saat dihubugi Antara, Selasa.

Hikmah yang dimaksud oleh Gus Ipul tersebut adalah keuntungan yang diterima baik oleh masyarakat Jombang ataupun juga bagi peserta muktamar atau muktamirin.

Abdul Malik Madani, Orang Pertama yang Lontarkan Ide AHWA

KONFRONTASI-Muktamar Nadlatul Ulama (NU) diwarnai polemik sistem Ahlul Halli Wal 'Aqdi (AHWA) untuk memilih Rais 'Aam atau pucuk pimpinan tertinggi.

Sidang pleno tata tertib Muktamar NU ke-33 di Alun-Alun Jombang diwarnai pemukulan dan dugaan penghinaan terhadap ulama oleh oknum muktamirin asal Kepulauan Riau.

Dengan Suara Terbata-bata, Gus Mus Menangis Melihat Kondisi NU

KONFRONTASI-Munculnya masalah dalam pembahasan tata tertib muktamar dan permasalahan lainnya membuat KH.Mustofa Bisri menangis di Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur. Rois Aam PBNU itu tidak mampu menyembunyikan keprihatinannya atas kondisi tersebut.

Dengan suara terbata-bata,  Gus Mus menangis haru. Muktamirin turut larut dengan pernyataannya. Arena muktamar yang semalam gaduh oleh suara-suara protes muktamirin menjadi teduh. Mereka terdiam dan sebagiannya menitikkan air mata.

Berikut pernyataan Gus Mus selengkapnya dari atas panggung;

Gonjang-ganjing Muktamar NU, Fatwa Rais Aam Dinilai Bisa Jadi Solusi

KONFRONTASI-Seorang pengamat sekaligus muktamirin menyatakan jalan terbaik dan dapat menjadi solusi mengatasi kemelut terkait belum sepakatnya tata tertib dalam Muktamar Ke-33 NU di Jombang adalah perlunya fatwa dari Rais-Aam Syuriah PBNU.

"Kalau ada fatwa itu, semua warga 'nahdliyin' akan menaatinya," kata Ketua Lembaga Kajian Masyarakat (Lekat) Kiai Abdul Fattah di Jombang, Jawa Timur, Senin (3/8).

Dikendalikan Parpol, Muktamar NU Diwarnai Praktik Bagi-bagi Uang

KONFRONTASI - Ketua Tanfidz PCNU Rokan Hulu, Riau, H. Muhyiddin dan sejumlah pengurus Wilayah dan Cabang NU di Indonesia, Senin (3/8) mengatakan upaya panitia muktamar NU untuk mengegolkan sistem Ahlul Halli Wal ‘Aqdi (Ahwa), ternyata dibackup partai politik dan praktik risywah (penyuapan).

Menurutnya, upaya panitia menyuap PCNU dan PWNU berlangsung sporadis sejak menjelang hingga Muktamar NU ke 33 berlangsung di Jombang.

Gus Solah: Ini Muktamar NU atau PKB?

KONFRONTASI-Salahudin Wahid (Gus Solah) menuding Pengurus Besar Nahdlatul Ulama membiarkan Muktamar NU menjadi ajang perang partai politik. Ditengarai ada ratusan penyusup utusan parpol yang menyamar sebagai peninjau. Tudingan ini disampaikannya setelah melihat kerasnya cara-cara panitia dalam mengendalikan muktamar.

Sepanjang sejarah pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama, Salahuddin menilai Muktamar kali ini yang paling kacau.

Muktamar NU, Gus Solah: Panitia Sangat Tidak Berakhlak

KONFRONTASI-Sikap panitia muktamar yang mengintimidasi peserta soal Ahwa menuai kecaman keras dari kandidat ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Salahudin Wahid (Gus Solah). Dia menuding panitia Muktamar ini didominasi pengurus Partai Kebangkitan Bangsa yang ingin mengintervensi NU.

Kemarahan Gus Solah tak bisa dibendung ketika banyak menerima keluhan muktamirin dalam registrasi. Mereka dipaksa menyetujui Ahwa dalam pemilihan Rois Aam yang akan dilakukan pada sidang pleno pertama siang ini.

Pages