19 June 2018

MUI

MUI Minta Khatib Idul Fitri Hindari Khutbah Berbau Politik Praktis

KONFRONTASI-Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau dalam pelaksanaan ibadah salat Iedul Fitri untuk menjauhi tema khutbah yang bernuansa politik praktis. 

Kunjungan Wantimpres ke Israel Dianggap Merusak Citra Indonesia

KONFRONTASI - Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhyidin Junaidi menanggapi isu kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ke Israel yang saat ini ramai diperbincangkan. Menurut dia, kunjungan tersebut tidak perlu dilakukan karena hal itu secara etika diplomasi, politik dan agama sangat bertentangan.

"Apalagi kunjungan yang dibalut dengan ornamen budaya dilakukan saat ratusan warga Palestina dibunuh secara biadab oleh tentara Israel," ujar Muhyidin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/6).

9 Tausiah MUI Dalam Rangka Menyambut Ramadhan

KONFRONTASI-Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan tausiah atau sembilan poin imbauan kepada seluruh umat Islam yang akan menyambut bulan suci Ramadan 1439 Hijriah.

Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi menyampaikan kepada kaum muslimin untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum kebangkitan spiritual berdasarkan iman, ilmu, dan amal soleh.

Boleh Bicara Politik di Mesjid, Tq Berat MUI

Oleh: Djoko Edhie Abdurahman*

MUI: Simbol Agama Jangan Digunakan untuk Memanipulasi Umat Demi Meraih Kekuasaan Semata

KONFRONTASI- Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Indonesia VI menyatakan penggunaan simbol-simbol agama untuk alat propaganda atau memengaruhi massa demi kekuasaan dilarang.

"Agama dan simbol keagamaan tidak boleh hanya dijadikan kedok untuk menarik simpati dan pengaruh dari umat beragama serta untuk mencapai tujuan meraih kekuasaan semata," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan simbol-simbol agama atau simbol-simbol budaya yang identik dengan simbol agama tertentu tidak boleh digunakan untuk menipu dan memanipulasi umat beragama agar bersimpati guna mencapai tujuan politik tertentu.

"Tindakan tersebut bertentangan dengan ajaran agama dan termasuk penodaan agama," kata Niam, Ketua Sidang Pleno Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VI yang berlangsung di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 7-9 Mei.

Namun, lanjut Niam, bukan berarti agama harus dipisahkan dengan politik. Islam menolak pandangan dan upaya yang memisahkan antara agama dan politik.

Ketua MUI, Ma'ruf Amin Didesak Mundur dari Jabatannya

KONFRONTASI -  Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin diminta mengundurkan diri dari jabatannya demi menjaga independensi lembaga yang dipimpinnya itu.

Pasalnya, sejak Badan Pertimbangan Ideologi Pancasila (BPIP) dibentuk Presiden Jokowi dan Ma'ruf didapuk menjadi anggota Dewan Pengarah badan tersebut, Ma'ruf diduga telah berubah menjadi corong pemerintah. Termasuk dalam kasus penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri.

Di Balik Demo Massa Alumni (PA) 212 soal Sukmawati Soekarnoputri

JAKARTA-  Massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 menggelar demonstrasi soal puisi Sukmawati Soekarnoputri di depan kantor Bareskrim Polri.  Aksi ribuan ummat Islam menuntut Sukamawati diproses hukum Jumat ini bergulir.

Soal Puisi Sukmawati, Ini Sikap MUI

KONFRONTASI - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerahkan kasus dugaan penistaan agama lewat puisi yang dibaca Sukmawati Soekarnoputri kepada polisi.

"Kami serahkan ke penegak hukum secara sungguh-sungguh karena penistaan agama derajat keresahannya sangat tinggi di masyarakat, pasalnya sangat berat," kata Wakil Ketua Komisi Hukum MUI, Anton Tabah Digdoyo saat ditemui di kantornya Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan tanpa MUI melaporkan kasus Sukma, unsur masyarakat telah membawa kasus putri dari Presiden Soekarno tersebut ke kepolisian.

Tanggapi Lontaran Kasar Anggota DPR ,Ini Kata MUI

KONFRONTASI -  Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, turut menanggai soal pernyataan Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan yang menyebut Kementerian Agama dengan kata 'bangsat'. Menurut Kiai Cholil, pernyataan tidak terpuji itu tidak sepatutnya dilontarkan anggota DPR untuk mengkritik

Ma'ruf Amin: Polisi Jangan Ragu Tangkap Penyebar Hoaks

KONFRONTASI - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin meminta Polisi menindak tegas penyebar berita bohong atau hoaks. Pasalnya, hoaks dinilai dapat menciptakan kegaduhan dan konflik di masyarakat.
 
"Pihak kepolisian tidak usah ragu, di mana saja harus diproses (pelaku penyebar hoaks)," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018.

Pages