Muhammadiyah

Warga NU, Muhammadiyah dan Semua Organisasi Islam Sudah Meraung Keberatan Beban. Krisis Corona jadi Bencana Politik bagi Jokowi?

Opini- Kebijakan2 yg diambil pemerintah pusat dan daerah utk "menyelamatkan" nyawa rakyat dari ancaman covid 19 malah berakibat sangat fatal bagi seluruh organisasi Islam yang nafasnya didapat melalui bisnis UMKM.

Andai BUMN Itu Dipegang Muhammadiyah: Apa Yang Terjadi?

Oleh: Among Kurnia Ebo
Mantan aktivis IMM Komisariat Gadjah Mada Yogyakarta

Miris. Itulah yang terlintas di pikiranku saat membaca berita yang tengah hits belakangan ini. Hampir semua BUMN merugi. Setidaknya ada 23 BUMN yang kerugiannya cukup ngeri. Bahkan ada BUMN yang terlibat membuat pelaporan keuangan fiktif demi gaya ABS, yang beruntungnya kemudian terbongkar. Cerita-cerita korupsi di BUMN juga tidak sedikit sampai ke telinga kita.

Nama Muhammadiyah Dicatut untuk Teror Panitia Diskusi di UGM

KONFRONTASI- Nama Muhammadiyah dicatut dalam kasus dugaan peretasan dan teror terhadap panitia dan pembicara diskusi Constitutional Law Society (CLS) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM).

Terkait hal tersebut, PP Muhammadiyah sedang mengumpulkan informasi terkait orang yang mengancam dengan mengatasnamakan Muhammadiyah Klaten.

NU dan Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Minggu 24 Mei 2020

Konfrontasi - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan Idul Fitri 1441 H pada Minggu 24 Mei 2020. Hal tersebut berdasarkan hasil laporan pemantauan hilal yang dilakukan tim Lembaga Falakiyah PBNU.

"Awal Bulan Syawal jatuh pada hari Ahad 24 Mei 2020," kata Ketua PBNU Said Aqil Siradj dalam siaran video, Jumat (22/5/2020).

Dia menjelaskan berdasarkan laporan tim falakiyah NU hasilnya hilal di sejumlah wilayah Indonesia tidak terlihat. Sebab itu, puasa Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari.

Haedar Nashir: Didi Kempot Sosok yang Rendah Hati

KONFRONTASI-Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan almarhum Didi Kempot sebagai pribadi yang rendah hati dan menjadi contoh kaum muda bahwa menjadi apapun nanti supaya tetap ingat jati dirinya.

"Indonesia kehilangan Didi Kempot, seniman besar yang rendah hati dan populer di semua kalangan usia dan golongan," kata Haedar kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan lagu yang dibawakan Didi mengena, membangkitkan rasa dan semangat yang penuh arti.

Muhammadiyah: Tolak Jenazah Pasien Corona Bukan Prilaku yang Islami

KONFRONTASI-Masyarakat diimbau untuk tidak berlebihan menyikapi wabah Coronavirus Disease (Covid-19). Apalagi sampai menolak jenazah yang terinfeksi Covid-19, seperti yang terjadi di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadyah Abdul Mu'ti meminta masyarakat untuk tetap memerlukan korban dari keganasan virus corona itu secara manusiawi.

Muhammadiyah: Sayangi Tenaga Medis yang Bertaruh Nyawa Demi Sesama

KONFRONTASI-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, pentingnya untuk mendukung tenaga medis dan rumah sakit di Indonesia atas kerja keras mereka dalam menangani pandemi corona (covid-19).

"Tenaga medis dan rumah sakit itu benteng pertahanan terakhir menghadapi Covid-19. Mereka adalah saudara kita tercinta," ujar Haedar melalui akun Twitter resminya pada Ahad (29/3).

Pages