23 August 2019

Modal Asing

RI Dibanjiri Modal Asing, This Time is Different?

KONFRONTASI -   Arus modal asing mengalir deras ke pasar keuangan Indonesia. Hot money ini berhasil menopang penguatan nilai tukar rupiah sehingga menjadi salah satu yang terkuat di Asia. 

Gubernur BI: Arus Modal Asing ke Indonesia Makin Deras Capai Rp14,75 Triliun

KONFRONTASI -- Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal tahun 2019, maupun terhadap beberapa mata uang asing lainnya sebagai suatu sinyal positif kepada market. Hal ini seiring derasnya aliran modal asing di bulan Januari yang mencapai Rp14,75 Triliun.

Rizal Ramli: Jokowi Bebaskan Asing Kuasai 100% UKM, Itu Merugikan Bangsa Indonesia

KONFRONTASI- Mantan Menko Ekuin/Menko Kemaritiman  Rizal Ramli (RR) terkejut atas keputusan Presiden Jokowi membolehkan  kebijakan bagi modal asing untuk masuk ke UKM dan menguasai  sektor  yang seharusnya untuk rakyat itu. Modal asing oleh  Jokowi  dibebaskan 100% untuk menguasai UKM yang  sangat merugikan bangsa Indonesia.

“Ini namanya bukan membangun Indonesia tetapi membangun di Indonesia,” tegas RR, alumnus ITB, Sophia University Tokyo dan Boston University,AS  yang juga anggota keluarga besar Pondok Gontor dan Pesantren Tebu Ireng Jombang.

Modal Asing Banyak Masuk di Surat Utang Negara

KONFRONTASI - Bank Indonesia menyatakan arus modal asing masuk ke pasar keuangan Indonesia sepanjang triwulan I 2016 mencapai 4,9 miliar dolar AS, melampui aliran dana yang masuk pada triwulan I dan II 2015

Pasokan modal asing itu telah mendorong penguatan nilai tukar rupiah sebesar 3,96 persen ke level Rp13.260 per dolar AS hingga Maret sejak Januari 2016 (year to date/YTD), kata Direktur Eksekutif Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung di Jakarta, Kamis.

PMA Perlu Diarahkan untuk Kembangkan Energi Terbarukan

KONFRONTASI-Penanaman modal asing (PMA) perlu lebih diarahkan untuk mendukung sektor energi alternatif, khususnya yang terbarukan, kata Kepala Pusat Studi Energi Universitas Gadjah Mada Yogakarta Deendarlianto.

"Perlu diarahkan untuk mendukung eksplorasi energi alternatif dari pada hanya menyasar sektor minyak dan gas nasional," katanya di Yogyakarta, Kamis.

Ia mengatakan apabila pemodal asing terus-menerus diberikan peluang untuk mengelola sektor minyak dan gas bumi, dikhawatirkan alokasi cadangan migas untuk kebutuhan domestik justru mengalami kelangkaan.