Minyak Mentah

Pecah Kongsi Antara Arab Saudi-Rusia, Minyak Mentah Ambles 25%

KONFRONTASI -    Harga minyak mentah ambles di pekan ini setelah Arab Saudi dan Rusia pecah kongsi, selain itu pandemi virus corona atau COVID-19 memperburuk outlook permintaan di tahun ini.

Harga minyak mentah jenis Brent sepanjang pekan ini merosot 24,9%, sementara jenis West Texas Intermediate (WTI) anjlok 23,13%.

Tensi Geopolitik Stabil, Minyak Mentah Menguat

KONFRONTASI --  Harga minyak mentah menguat di tengah kembali stabilnya pasar komoditas setelah diterpa gejolak geopolitik dalam sepekan terakhir.

Harga minyak mentah WTI untuk pengiriman Februari menguat 0,15 poin ke level US$58,23 per barel di New York Mercantile Exchange pada akhir perdagangan Selasa (14/1), setelah sebelumnya menyentuh level intraday terendah sejak 6 Desember di US$57,72.

Ketegangan Timur Tengah Reda, Harga Minyak Mentah Melemah

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah menetap di level terendah sejak awal Desember pada perdagangan Senin (13/1/2020) karena meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Berdasarkan data Bloomberg, minyak mentah Brent untuk kontrak Maret turun 0,78 poin ke level US$64,20 per barel di ICE Futures Europe Exchange setelah melemah 5,3 persen minggu lalu.

Harga Minyak Naik, Rupiah Terpukul

Konfrontasi - Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, mengatakan meningkatnya harga minyak dunia akibat dampak geopolitik di Timur Tengah, memengaruhi pergerakan nilai tukar hari ini Jumat (3/1/2020).

Di pasar spot Jakarta, rupiah ditutup melemah 37 poin atau 0,27 persen di level Rp 13.930 per dolar AS, berbanding posisi hari sebelumnya Rp 13.893 per dolar AS.

Data Bloomberg: Cadangan AS Diproyeksi Meningkat, Minyak Mentah Anjlok

KONFRONTASI -   Minyak mentah melemah menyusul proyeksi kenaikan cadangan minyak AS serta prospek pembicaraan perdagangan AS-China yang terhenti.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun 1,84 poin ke level US$55,21 per barel di New York Mercantile Exchange pada akhir perdagangan Selasa (19/11/2019), penurunan terbesar sejak 30 September.

 

Harga Minyak Mentah Lanjutkan Pelemahan di Tengah Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Global

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah melanjutkan pelemahan pada akhir perdagangan Senin (21/10/2019) di tengah kekhawatiran bahwa prospek ekonomi yang rapuh akan membebani permintaan bahan bakar.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate untuk kontrak November melemah 0,9 persen atau 0,47 poin ke level US$53,31 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak Brent untuk kontrak Desember turun 0,46 poin ke level US$58,96 di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London.

Harga Minyak Mentah Melemah, Pasar Tunggu Isyarat Saudi

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah bergerak melemah pada awal perdagangan Selasa (24/9/2019) karena para pelaku pasar menimbang laporan yang bertentangan mengenai upaya Arab Saudi mengembalikan produksinya yang hilang.

Harga minyak West Texas Intermediate untuk kontrak November melemah 0,44 persen atau 0,26 poin ke level US$58,38 per barel pada pukul 07.56 WIB setelah ditutup menguat 0,55 poin ke level US$58,64 per barel.

Sementara itu, minyak Brent untuk kontrak November ditutup menguat 0,76 persen atau 0,49 poin ke level US$64,77 per barel.

Dilansir Reuters, Laporan API Bullish, Minyak Mentah Menghapus Pelemahan

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah menghapus pelemahan sebelumnya sebelumnya setelah rilis data persediaan AS yang menunjukkan penurunan yang lebih besar dari perkiraan.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober menguat 0,02 persen ke level US$57,87 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 17.15 waktu setempat setelah menetap di posisi US$ 57,40.
 

Sementara itu, minyak Brent kontrak November menguat 0,20 poin ke level US$62,79 di ICE Futures Europe Exchange setelah menetap di US$62,38.

Jatuhnya Drone Iran di Selat Hormuz, Sebabkan Harga Minyak Mentah Tetap Melemah

KONFRONTASI -  Penembakan jatuh drone Iran di Selat Hormuz tidak cukup untuk mengangkat harga minyak mentah, yang merosot ke level terendah dalam hampir satu bulan pada perdagangan Kamis (18/7/2019), di tengah pesimisme ekonomi global.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk kontrak Agustus ditutup melemah 2,6 persen atau 1,48 poin ke level US$55,30 di New York Mercantile Exchange, jatuh ke level terendah sejak 19 Juni.

Pages