Minyak

Corona Mereda, Harga Minyak Terkerek

KONFRONTASI-Harga minyak naik lebih dari tiga persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), ketika China melaporkan jumlah terendah harian kasus virus corona baru sejak akhir Januari, yang memicu investor untuk berharap bahwa permintaan bahan bakar di konsumen minyak terbesar kedua di dunia itu mulai pulih.

Data Bloomberg Sebut, Perlambatan Ekonomi Ancam Permintaan, Harga Minyak Anjlok

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik tipis ke zona hijau, setelah turun tajam pada akhir perdagangan Senin (30/9/2019) akibat tertekan kekhawatiran perlambatan ekonomi global yang dipicu perang dagang AS-China.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak November 2019 naik 23 sen ke level US$54,31 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 08.23 pagi waktu Sydney.

Aramco Saudi Diserang, Bagaimana Dampaknya Terhadap Indonesia?

KONFRONTASI-Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara mengatakan serangan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco akan berdampak pada kondisi di Indonesia. Menurut Marwan, besar-kecilnya dampak kejadian di Saudi Aramco terhadap Indonesia tergantung perkembangan geopolitik di dunia internasional, terutama Timur Tengah.

"Dampaknya ke Indonesia ialah kenaikan harga minyak dunia hingga harga BBM," ujar Marwan saat dihubungi Republika di Jakarta, Selasa (17/9).

Kedalaman Bor Sumur Minyak PetroChina Kalahkan Tingginya Gunung Everest

Konfrontasi - Perusahaan minyak Cina, PetroChina, mengebor hampir 9 kilometer sumur minyak dan menjadi salah satu pengeboran terdalam di daratan Asia. Rekor ini sebelumnya dipegang oleh perusahaan minyak Cina lain.

Menurut RT.com, Sabtu, 27 Juli 2019, pengeboran sumur minyak Luntan One di ladang minyak Tarim, provinsi Xinjiang, selesai pada Kamis kemarin. PetroChina dilaporkan satu tahun lebih untuk menyelesaikan pengeboran karena hambatan struktur tanah dan suhu yang tinggi.

Pipa Pertamina Bocor, Pantai Utara Karawang Tercemar Tumpahan Minyak

KONFRONTASI -  Wilayah pesisir utara Karawang tercemar minyak mentah, Minggu 21 Juli 2019. Diduga kuat, minyak tersebut berasal dari kebocoran pipa Pertamina yang berlokasi sekira 7 mil dari bibir pantai Cilamaya.

Minyak tersebut dikhawatirkan mengancam kehidupan biota laut. Sejumlah petugas dari kepolisian, aparat pemerintah, dan masyarakat berupaya mengumpulkan cairan tersebut dan memasukannya ke dalam karung.

Konflik di Libya Lambungkan Harga Minyak

KONFRONTASI-Kecamuk perang di Libya telah melambungkan harga minyak ke level tertinggi dalam lima bulan pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta).

Selain itu, masih berjalannya program pemangkasan produksi oleh OPEC dan beberapa negara sekutu dan juga sanksi AS terhadap Iran dana venezuela juga menjadi pendorong kenaikan harga minyak.
Mengutip CNBC, Selasa (9/4/2019), harga minyak Brent yang menjadi patokan harga internasional naik 69 sen atau 1 persen menjadi USD 71,03 per barel.

Harga Minyak Mentah Terkerek Optimisme Berakhirnya Perang Dagang AS-China

KONFRONTASI -  Harga minyak mentah dunia menguat sekitar 1 persen pada perdagangan Senin (4/3), waktu Amerika Serikat (AS). Penguatan dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap perundingan damai perang dagang yang terjadi antara AS dan China. 

Selain itu, penguatan juga tertopang oleh sentimen pemangkasan produksi minyak mentah yang dilakukan Rusia. Dilansir dari Reuters, Selasa (5/3), harga minyak mentah berjangka Brent menguat US$0,6 atau 0,9 persen menjadi US$65,67 per barel.

1 Orang Terluka Akibat Sumur Minyak Ilegal di Jambi Terbakar

Konfrontasi - Sumur miyak ilegal di Desa Pompa Air, Batanghari, Jambi, meledak. Sumur minyak itu milik warga setempat.

"Yang terbakar sumur minyak ilegal. Sumur ilegal itu milik masyarakat setempat," kata Asset 1 PR And Govrel Assisten Manager Pertamina EP Jambi, Andrew kepada wartawan, Sabtu (16/2/2019).

Pages