menunggu perahu

Puisi Robi Akbar : Menunggu Perahu

Menunggu perahu

Siapakah yang terbaring di lengkung pelangi
Sesaat setelah hujan
Menepikan sore pada sebuah pantai
Menyisir garis waktu
Sebuah dermaga bisu menunggu perahu

bi'14

Nanyikan

Nyanyikanlah dengan tenang
Dengan hati yang riang

Hari yang beringas
Cuaca panas
Dan berjuta bayangbayang yang cemas

Di kota yang selalu bergegas
Waktu adalah dengus nafas
Dari sebuah perjalanan yang tak pernah tuntas
Dimana tak ada peta dan tandatanda yang bisa kita baca