Menteri Luar Negeri

Menlu RI: Indonesia-Nauru Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Maritim

Konfrontasi - Indonesia dan Nauru menyepakati peningkatan kerja sama di bidang maritim dan upaya mengelola perubahan iklim.

"Tantangan utama termasuk di bidang perubahan iklim, terutama naiknya level air laut," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ditemui di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat (8/12/2017).

Menlu mendampingi Presiden Joko Widodo menerima Presiden Nauru, Baron Waqa, di istana bersama Ibu Negara Iriana Jokowi.

Besok, Komisi I DPR Panggil Menlu Bahas Rohingya

Konfrontasi - Komisi I DPR RI akan mengundang Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, untuk membahas pembantaian terhadap Muslim Rohingya besok (Senin, 11/9).

"Besok kita akan bicarakan dalam rapat kerja bersama Menlu," ujar anggota Komisi I asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (10/9/2017).

Inggris Desak Negara-negara Arab Akhiri Boikot Terhadap Qatar

Konfrontasi - Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson pada Sabtu (8/7) mendesak negara-negara Arab mengakhiri boikot mereka terhadap Qatar.

Johnson bertemu dengan Menteri Luar Negeri Kuwait Sheikh Sabah Khaled Al-Sabah pada Sabtu dan dijadwalkan mengunjungi Qatar di hari yang sama.

“Yang perlu dilihat orang-orang adalah deeskalasi dan progres dalam menangani pendanaan teroris di kawasan ini, dan progres untuk mengakhiri blokade ini," ucap Johnson, menyuarakan dukungan kepada Kuwait sebagai mediator dalam krisis tersebut.

Ini Isi 'Buah Tangan' Presiden Jokowi ke Korea dan Rusia

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 15 hingga 20 Mei lalu melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan dan Rusia. Dalam kunjungan ini, terdapat beberapa pembahasan kerja sama bilateral dan bisnis antara Presiden Jokowi dengan pemerintah dan kalangan pebisnis.

Untuk kunjungan ke Korea, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan, terdapat beberapa komitmen yang sangat kuat dari Pemerintah Republik Korea (Korsel) untuk meningkatkan kerja sama pada berbagai bidang dengan Indonesia.

Menlu Prancis Ungkapkan Bela Sungkawa Kepada 100 Keluarga Korban EgyptAir MS804

Konfrontasi - Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Marc Ayrault mengatakan bahwa dia dan para pejabat lain --perwakilan Paris Aeroport, kejaksaan, maskapai Mesir EgyptAir, dan duta besar Mesir di Paris-- telah bertemu dengan 100 keluarga dari para penumpang EgyptAir MS804 untuk mengungkapkan duka cita mendalam mereka kepada para keluarga korban.

Jean-Marc Ayrault juga menyatakan semua teori mengenai penyebab jatuhnya pesawat itu akan dikaji tim penyelidik.

Menlu Amerika Dukung Reformasi Demokrasi Myanmar

Konfrontasi - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry akan menyambut reformasi demokrasi di Myanmar dan menggarisbawahi kebutuhan untuk lebih banyak perubahan termasuk tentang HAM. Hal itu diungkapkan Kerry selama kunjungannya yang pertama sejak pemerintah Myanmar terbentuk dari pemilihan demokratis, Minggu (22/5/2016).

"Kami sedang mencari cara baru untuk mendukung pemerintahan baru ini," kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri yang bepergian dengan Kerry.

Menlu Retno: Indonesia-Korsel Jalin Kerja Sama Bisnis Capai Kesepakatan Bisnis 18 Miliar USD

Konfrontasi - Forum bisnis antara pengusaha Indonesia dan Republik Korea Selatan (Korsel) yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghasilkan kesepakatan bisnis senilai 18 miliar dolar Amerika Serikat (AS), kata Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi, di Jakarta, Sabtu (21/5/2016).

Menlu Retno: Sandera WNI Abu Sayyaf Masih Aman

Konfrontasi - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan kondisi 14 warga negara Indonesia yang menjadi sandera di Filipina saat ini kondisinya masih baik. Menurut dia, pemerintah terus berkomunikasi dengan pemerintah Filipina untuk memantau perkembangan pembebasan sandera.

"Informasi yang kami peroleh, alhamdulillah warga negara Indonesia masih dalam kondisi baik. Upaya terus kami lakukan," kata Retno setelah kembali dari kunjungan kerja ke Eropa di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (23/4/2016).

Kapolri Tolak Bantuan Umar Patek, Ini Alasannya

Konfrontasi - Kepala Kepolisian RI, Jenderal Badrodin Haiti menilai penawaran Umar Patek, terpidana kasus terorisme, untuk menjadi negosiator pembebasan 10 WNI yang ditawan kelompok Abu Sayyaf di Filipina sulit dikabulkan. Badrodin tidak mau mengganggu koordinasi dan negosiasi yang tengah dilakukan Kementerian Luar Negeri dengan pemerintah Filipina. 

"Itu agak sulit diterima," katanya di sela-sela acara pameran 'Together We Can Turn Back Crime' di pusat perbelanjaan Gandaria City Jakarta, Minggu (10/4/2016).

Pages