Menteri

A. Yurianto: Hasil Tes Corona Presiden dan Menteri Tidak akan Diumumkan ke Publik

KONFRONTASI -   Achmad Yurianto Juru Bicara Pemerintah Khusus untuk Penanganan Virus Corona mengatakan, Joko Widodo Presiden, Iriana Ibu Negara dan para Menteri Kabinet Indonesia Maju sudah menjalani tes kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan itu untuk memastikan mereka semua tidak terinfeksi Virus Corona (COVID-19) yang mewabah di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.

Jubir Presiden: Capim BUMN Diserahkan Kepada Menteri

KONFRONTASI -   Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, nama-nama calon pimpinan sejumlah perusahaan BUMN merupakan tanggung jawab Menteri BUMN Erick Thohir.

“Terkait mengenai nama orang atau tugas, mengenai fungsi dan sebagainya semuanya diserahkan kepada Pak Erick Thohir sebagai Menteri BUMN,” kata Fadjroel di halaman Istana Negara, Jakarta, Senin (18/11), menjawab pertanyaan wartawan mengenai kabar Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk perusahaan BUMN.

Iba juga dengan Menteri Agama

Oleh:   Erizal Sastra

 

Kadang saya iba juga dengan Menteri Agama yang baru ini. Entah kenapa? Ia seperti terjebak atau terjerat seorang diri. Agak repot juga ia terlihat, memperbaiki ucapannya sendiri. Mungkin terlalu bersemangat, lalu keliru menempatkan diri, sehingga ia seperti dikecam seantaro republik. Padahal, ia seorang tentara yang mestinya terbiasa dekat dengan rakyat.

Menteri Kehakiman Jepang Mundur dari Kabinet Terkait Skandal Hadiah Kentang dan Jagung

KONFRONTASI -   Menteri Kehakiman Jepang mengundurkan diri pada Kamis - pengunduran diri kedua dari kabinet yang baru dibentuk Perdana Menteri Shinzo Abe dalam waktu kurang dari seminggu - setelah sebuah laporan media bahwa kantornya memberikan hadiah antara lain kentang dan jagung kepada konstituen.

Laporan di majalah mingguan Shukan Bunshun juga mengatakan istri Menteri Kehakiman Katsuyuki Kawai, anggota parlemen Partai Demokrat Liberal, Anri Kawai, telah membayar staf kampanye lebih dari apa yang diizinkan oleh hukum.

Soal Pemilihan Menteri di Kabinet, Wapres Ma'ruf Amin: Saya dan Pak Jokowi Juga Tidak Puas

Konfrontasi - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menanggapi santai terkait ada beberapa pihak yang kecewa terkait pemilihan 34 Menteri di Kabinet Indonesia Maju. Dia menjelaskan bukan hanya pihak-pihak tertentu saja yang tidak puas, dirinya bersama Presiden Joko Widodo juga ada rasa ketidakpuasan terkait komposisi kabinet.

Sri Mulyani dan Luhut Panjaitan jadi Menteri Lagi, Bagus itu

KONFRONTASI- Presiden Joko Widodo pagi tadi sudah mengumumkan dan melantik para menteri yang jadi pembantunya. Komentar dan respon pun berhamburan. Ada yang pro, juga kontra. Biasa.

Seperti telah diduga sebelumnya, masuknya Prabowo Subianto dalam jajaran pembantu Joko menyita porsi lumayan dominan dalam parade komentar. Yang pro bilang, Prabowo masuk untuk memperbaiki dari dalam, untuk meningkatkan kualitas pertahanan dan kedaulatan NKRI dari rongrongan musuh eksternal, dan seterusnya, dan sebagainya. 

Walikota Surabaya Tolak Dipanggil "Bu Menteri Risma", Secara Gamblang Ungkap Untung dan Ruginya

KONFRONTASI -   Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku menolak tawaran menjadi menteri pada Kabinet Jokowi-Maruf Amin karena ingin menyelesaikan tugasnya memimpin Kota Pahlawan. Risma merasa, secara hitung-hitungan, dirinya rugi menolak tawaran menteri tersebut karena jabatannya sebagai wali kota hanya tinggal satu tahun. Sementara jika menerima tawaran menteri, jabatannya bisa sampai lima tahun.

Sandi Tegaskan Tak Mau Jadi Menteri di Kabinet Jokowi

KONFRONTASI   -  Sandiaga Uno memberikan respons terkait isu yang menyebutkan namanya sebagai salah satu kandidat menteri dalam kabinet yang tengah disusun Presiden Jokowi di periode keduanya.

Sandi awalnya terkesan menghindar untuk menjawab soal komposisi menteri. Menurutnya, saat ini Jokowi memang membutuhkan masukan dari sudut pandang lain. Lalu, Sandi bercerita soal angka pengangguran.

Jokowi Tak Libatkan KPK Pilih Menteri pada Kabinet Kerja Jilid II

KONFRONTASI -  Presiden Joko Widodo tidak melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penentuan menteri-menteri yang akan membantunya pada periode kedua pemerintahannya. Ini berbeda dengan penentuan menteri periode pertama, yang mempertimbangkan masukan dari KPK. "Kami tidak diikutkan tetapi kami berharap bahwa yang ditunjuk oleh Presiden adalah orang-orang yang mempunyai track record yang bagus," Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK RI, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Pages