Megawati

Pemimpin Tanpa Ideologi Hasilkan Kebijakan Ngawur, Megawati Ingatkan Jokowi soal Ideologi PDI Perjuangan

KONFRONTASI - Saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (19/9), Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengingatkan presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) untuk benar-benar mengawal ideologi partai dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurut Megawati, pemimpin tanpa ideologi hanya akan menghasilkan kebijakan yang ngawur.

Jokowi Bakal 'Digilas' Megawati dan JK

KONFRONTASI - Dosen ilmu politik UIN Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago (Ipang) mengatakan, dari awal ia sudah memprediksi bakal terjadi adu kekuatan penempatan orang-orang Jokowi dengan orang-orang JK di kabinet.

Menurutnya, gagasan Jokowi menempatkan orang-orang bukan kabinet neolib sulit untuk dipraktekkan.

"Dari awal saya kurang yakin Jokowi bisa membentuk kabinet rakyat, pengaruh gelombang JK dan mbak Mega lebih kuat dan lebih dasyat dibandingkan Jokowi. Ini pertarungan kabinet rakyat dengan kabinet neolib," kata Ipang kepada redaksi, Selasa (16/9).

Wakil Kemal: Jokowi Jangan Mau Diintervensi Megawati

KONFRONTASI - Presiden terpilih Joko Widodo diminta menolak segala bentuk intervensi dalam menyusun kabinet. Baik intervensi dari pimpinan partai politik pengusung dan pendukungnya, NasDem, PKB dan Hanura, termasuk dari PDI Perjuangan. Bahkan, jika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengintervensi IMC meminta agar Jokowi menolaknya. Demikian masukan Direktur Indonesia Monitoring Center, Wakil Kamal.

Megawati Disebut Sombong, PDI Perjuangan: Koalisi Merah Putih Rapuh

KONFRONTASI - Ketua DPP Gerindra, Desmond J. Mahesa menyebut  Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri sombong. Menurut Politikus PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, Desmond salah analisis. "Karena yang ditangkap Desmond gejala di permukaan. Misal ibu lebih cenderung diam. Dalam politik ada arus atas dan arus bawah. Yang dilihat Desmond arus permukaan," katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat 12 September 2014.

Gara-gara Sikap Angkuh Megawati, Koalisi Merah Putih Makin Solid

KONFRONTASI - Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran (Unpad) Idil Akbar mengatakan sikap angkuh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri  memiliki pengaruh terhadap soliditas Koalisi Merah Putih (KMP). Pasalnya, sikap ketidaksukaan terhadap Megawati tersebut membuat koalisi menjadi kompak dan kuat.

"Jika apa yang dikatakan Desmond (Politikus Gerindra) soal sikap Megawati dulunya terhadap beberapa parpol, saya kira ini bisa menjadi alasan mengapa KMP sekarang tetap komit dalam koalisi," kata Idil Akbar Kamis, 11 September 2014.

Taklukan Jokowi, JK Tepat Dekati Megawati

KONFRONTASI - Pengamat politik dari Universitas Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf, mengatakan tepat bila Jusuf Kalla mendekati Megawati untuk menaklukan Jokowi. Penaklukan yang dimaksud adalan menitipkan orang-orang untuk masuk dalam kabinet. Pasalnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tokoh satu-satunya yang sangat dihormati Jokowi.

"Dengan segala hormat, Jokowi menunjukkan kepatuhan penuh sama Megawati," katanya, (Jumat, 12/9)

Tunggu Saatnya, Jokowi Pasti Telikung Mega

KONFRONTASI-Selama ini Jokowi selalu dicitrakan sebagai presiden boneka Megawati dan petugas partai PDIP. Namun Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syarif Hidayat, berkeyakinan pada saatnya nanti mantan Walikota Solo tersebut akan melepaskan diri dari bayang-bayang Megawati

"Ini soal momentum saja. Jika waktunya menurut Jokowi sudah tepat, dia pasti akan melepaskan diri sebagai bayang-bayang Megawati dan menghapus citra presiden boneka dan petugas partai," kata Syarif Hidayat seperti dilansir JPNN, Kamis (4/9).

Kebijakan Jokowi Yang akan Menaikkan Harga BBM Sama Persis Ketika Megawati Berkuasa

KONFRONTASI - Tidak perlu heran apalagi kaget dengan rencana capres terpilih Joko Widodo (Jokowi) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). "Saya tidak heran. UUD liberal itu akan melahirkan free market oriented. Jadi kerugian negara itu harus ditutup dengan, artinya rakyat yang membayar," kata Politisi senior Rachmawati Soekarnoputri usai menghadiri Sarasehan Kebangsaan di Universitas Bung Karno, Jakarta (Rabu, 3/9).

Jokowi-JK Gelar Pertemuan dengan Megawati

KONFRONTASI - Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla didampingi Ketua Tim Transisi Rini Suwandi, akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan Fraksi PDI Perjuangan DPR RI. Acara itu juga dihadiri oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, selasa (26/8) sore ini.

Dalam undangan yang beredar di kalangan wartawan, pada pertemuan tersebut akan berlangsung dialog antara Jokowi-JK dengan pimpinan Fraksi PDI Perjuangan DPR. 

Kata Putri Bung Karno, Jokowi Anteknya Megawati, Putusan MK Kemenangan Imperialis

KONFRONTASI - "Keputusan MK adalah kemenangan imperialis dan musibah hukum bagi Indonesia, pemerkosaan terhadap hak konstitusi warga negara," jelas tokoh nasional, Rachmawati Soekarnoputri dalam pesan singkatnya  (Jumat, 22/8). 

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan yang diajukan pasangan Prabowo-Hatta terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014.

Keputusan yang meneguhkan kemenangan Jokowi-JK tersebut tidak selayaknya disambut dengan gegap gempita. Karena hal itu akan membawa malapetaka bagi Indonesia.

Pages