8 April 2020

Megawati

Tjipta Lesmana Ungkap Retaknya Hubungan Jokowi dan Megawati: PDIP Punya Kaki Dua

KONFRONTASI -   Pakar Komunikasi Politik,Tjipta Lesmana mengungkap hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dilansir TribunWow.com, Tjipta Lesmana menyinggung adanya gelagat renggangnya hubungan kedua tokoh tersebut.

Bahkan, ia menyebut Megawati kini sudah mulai kesal pada Jokowi.

Hal itu disampaikan Tjipta Lesmana melalui tayangan YouTube realita TV, Sabtu (14/3/2020).

Sindir Kader PDIP, Megawati: Jangan Paksakan Anaknya Maju Pemilu 2024 Dong..

(Catatan redaksi: judul ini kami ubah, sebelumnya berjudul 'Megawati Sindir Kader PDIP yang Paksakan Anaknya Maju Pilkada', setelah kami cek kembali, ternyata yang dimaksud Pemilu 2024, bukan Pilkada. kumparan mengubah judul berita menjadi 'Megawati Sindir Kader PDIP yang Paksakan Anaknya Maju Pemilu 2024'. Mohon maaf atas ketidakakuratan')

 

KONFRONTASI -  

Megawati Sindir Kader PDIP yang Paksakan Anaknya Maju Pilkada

Megawati Soekarnoputri ketika memberikan pengarahan usai pengumuman calon kepala daerah di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (19/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

 

KONFRONTASI -  Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam arahannya di depan puluhan kandidat yang akan diusung di Pilkada 2020 mengingatkan agar kadernya tak memaksa anaknya maju di Pemilu.

Rizal Ramli: Mbak Mega Nyindir Sopo Yo?

KONFRONTASI-Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap elite politik yang memaksakan anaknya masuk menjadi pemimpin politik.

Pernyataan yang disampaikan Megawati dalam acara pengumuman pasangan calon Pilkada 2020 di Kantor DPP PDIP Jakarta pada Rabu 19 Februari kemarin itu mengundang pertanyaan sejumlah pihak.

Salah satunya Rizal Ramli. Ekonom yang pernah beberapa kali menjabat menteri ini penasaran dengan pernyataan Megawati.

Minta Tak Paksa Anak Jadi Pemimpin, Megawati Sindir Jokowi?

KONFRONTASI-Sindiran Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang meminta kadernya tidak memaksakan anak masing-masing atau keluarga masuk dunia politik menimbulkan spekulasi. 

Menurut Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Arif Nurul Imam, sindiran Megawati Soekarnoputri itu ditujukan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Megawati Marah-marah dan Jatuhkan Sanksi kepada Kader PDIP yang Merokok Keluar Arena Rakernas

KONFRONTASI -    Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan sanksi kepada 26 kader partainya, lantaran tidak displin selama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP berlangsung pada hari kedua.

Pelanggaran disiplin itu mencakup beberapa hal, termasuk merokok di luar arena pelaksanaan Rakernas.

Deelneming : Kasus Wahyu Setiawan Patut Menjerat Megawati, Hasto dan Yasonna Laoly

“Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto serta bapak Yasonna Laoly dapat diduga telah turut serta menerbitkan dugaan perbuatan tindak pidana yang dilakukan oleh Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan caleg PDIP Harun Masiku serta mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang swasta bernama Saeful yang sudah resmi dijadikan tersangka KPK,”

 

Oleh : Mr. Kan

 

Merokok Keluar Arena Rakernas, Kader PDIP Kena Sanksi Megawati

KONFRONTASI -   Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan sanksi kepada 26 kader partainya, lantaran tidak displin selama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP berlangsung pada hari kedua.

Pelanggaran disiplin itu mencakup beberapa hal, termasuk merokok di luar arena pelaksanaan Rakernas.

Megawati sudah Capek: Konon Hasto sudah sering Lolos dari Jerat hukum Korupsi. Benarkah?

KONFRONTASI- Para analis menyebut bahwa, konon Hasto sudah sering lolos dari jerat hukum korupsi karena perlindungan politik, dengan alasan demi menjaga nama baik partai nya. 

Ada Tanda Tangan Megawati di Surat PAW PDIP yang Diusut KPK

 

KONFRONTASI -   Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyebut ada tanda tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam surat permohonan pergantian antarwaktu (PAW) Harun masiku untuk menggantikan caleg terpilih yang meninggal dunia, Nazarudin Kiemas.

Permohonan PAW dari PDIP ini membuat Komisioner KPU Wahyu Setiawan ditetapkan sebagai tersangka.

Pages