12 December 2019

Megawati

Megawati Minta Pendukung Khilafah Diusir dari Indonesia

KONFRONTASI -  Pendukung khilafah harus diusir dari Indonesia karena merusak ideologi bangsa dan negara. “Jadi untuk apa hidup di Indonesia ini. Jangan rusak negara ini. Pergilah kalian,” kata Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan sambutan di Gedung Konvensi TMP Kalibata, Jakarta, Senin (9/12) dikutip dari kumparan.

Megawati Soekarnoputri Desak Pendukung Khilafah Diusir dari Indonesia

KONFRONTASI- Pendukung khilafah harus diusir dari Indonesia karena merusak ideologi bangsa dan negara. “Jadi untuk apa hidup di Indonesia ini. Jangan rusak negara ini. Pergilah kalian,” kata Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan sambutan di Gedung Konvensi TMP Kalibata, Jakarta, Senin (9/12) dikutip dari kumparan.

PKS Anggap Pernyataan Megawati Merendahkan Prabowo

KONFRONTASI-Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengkritik pernyataaan Megawati Soekarnoputri yang menyebut Prabowo Subianto pernah keleleran di luar negeri.

Pernyataan Prabowo pernah keleleran atau telantar diungkapkan Megawati kepada wartawan saat datang ke Istana Negara, Jakarta, Selasa 3 Desember 2019. (Baca juga: Cerita Megawati yang Marah Tahu Prabowo 'Keleleran' di Luar Negeri)

Megawati Ungkap Alasan Dekat dengan Prabowo

KONFRONTASI-Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menceritakan mengapa ia dapat dekat dengan Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Sampai orang bingung kok saya bisa sobatan sama Prabowo Subianto? Memangnya kenapa? karena kalau buat saya, Pancasila itu musuh harus dirangkul, kalau Pak Prabowo musuh saya, saya suruh dia pulang," kata Megawati di Istana Negara Jakarta, Selasa.

Pimpinan MPR Temui Megawati, Perwakilan dari NasDem Tak Terlihat

KONFRONTASI -   Jajaran pimpinan MPR RI bertandang ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta Pusat. Dari 10 pimpinan MPR, hanya dari Partai NasDem, yakni Lestari Moerdijat yang tidak terlihat sosoknya.

Pertemuan tersebut digelar di kediaman Megawati yang berada di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019). Jajaran pimpinan MPR tiba di lokasi mulai pukul 15.45 WIB.

Viral, Video Megawati Tolak Salaman dengan Surya Paloh dan AHY

KONFRONTASI-Ramai dibicarakan saat Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri melewati Agus Yudhoyono atau Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh.

Sejumlah kalangan warganet bisa melihat fakta yang beralasan dari video yang beredar luas dari siaran langsung Kompas TV.

Dalam kaitan itu, ada juga publik yang berseloroh, bisa jadi di Metro TV, yang merupakan televisi yang didirikan oleh Surya Paloh, Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh bersalaman.

Rizal Ramli Ingatkan: Menkeu ‘Terbalik’ Sri Mulyani Untungkan Kreditor dan Rugikan Rakyat Rp317,7 Triliun

KONFRONTASI- Masih banyak yang belum paham bahwa kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani merugikan rakyat Indonesia. Kebijakan itu terkait dengan bunga utang yang begitu tinggi. Demikian disampaikan Begawan Ekonomi Rizal Ramli dalam keterangan yang diterima KedaiPena.Com, Selasa (27/8/2019). “Akademisi, media, bahkan ekonom banyak yang belum paham bahwa kebijakan Menkeu “terbalik” sangat merugikan rakyat Indonesia. Karena Indonesia memberikan yield atau bunga utang lebih tinggi,” kata Rizal.

Beda Muhaimin dan Megawati di Depan Jokowi Menurut Pengamat

KONFRONTASI -  Sikap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar terlihat berbeda 180 derajat dalam pembukaan Muktamar di Nusa Dua, Bali. Cak Imin, sapaan akranya, bahkan tidak menyinggung jumlah kursi menteri di hadapan Presiden terpilih Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komrudin menilai, PKB atau Cak Imin sebenarnya telah mengeruk banyak keuntungan. Dia mengatakan, PKB sukses mencalonkan salah satu pendiri mereka Ma'ruf Amin sebagai pendamping Jokowi lima tahun ke depan.

Prabowo soal Hidupkan GBHN: Kita Ingin Kembali ke UUD 1945 yang Asli

KONFRONTASI- Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menyatakan tak mempermasalahkan wacana menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) melalui amandemen UUD 1945.

Prediksi Rizal Ramli Ekonomi RI 'Nyungsep', Cek Faktanya Nih!

Perekonomian Indonesia bakal 'nyungsep' di tahun 2019. 

Itulah anggapan dari Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli. Dalam sebuah dialog di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rizal memperkirakan target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah tidak akan tercapai.

Pages