media

Media Islam Moderat Harus Berbagi Peran dalam Hadapi Narasi Radikalisme

KONFRONTASI - Media-media Islam moderat memiliki peran penting untuk melakukan edukasi dan kontra narasi terhadap propaganda kelompok radikal. Media ini menjadi sangat strategis dalam mempromosikan nilai islam rahmatan lil alamin, Islam yang sejuk, NKRI, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika. Namun, media-media moderat harus berbagi peran dengan cara mengetahui peta narasi radikalisme baik kekuatan maupun kelemahanya.

Koran Besar, TV dan Majalah Maintream di Indonesia sudah Membebek Penguasa? Buktinya, Tidak Kritis dan Tidak jadi Watch Dog lagi

Menurut tokoh nasional Rizal Ramli,zaman kemerdekaan sampai tahun 1980’an, pemilik-pemilik media adalah wartawan-pejuang & pejuang-wartawan, sehingga idealismenya sangat kuat. Hari ini pemilik media kebanyakan tokoh  bisnis dan politisi ambisius, yg banyak kepentingan & sangat mudah ditekan oleh kekuasaan. Qua vadis press  Indonesia?

Prabowo: Media Nunggu Gue Salah Ngomong

KONFRONTASI  -   Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyindir media televisi dalam pidatonya saat kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (7/4/2019).

 

“Kamera TV jangan ngambil (gambar, Red) gue terus. Ambil itu tuh (menunjuk ke pendukung di lapangan, Red) mereka jauh-jauh. Jangan-jangan kamera ini ngambii gue, dia nunggu gue salah ngomong,” teriak Prabowo.

Rizal Ramli: Pentingnya Media Bersikap Kritis

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli ingatkan, kebohongan-kebohongan publik memang memberikan sudut pandang berbeda tentang Indonesia. Di Amerika hanya Fox News yang beritakan versi resmi, semua media lainnya bersikap kritis. Media yang bersikap kritis dan fair, lebih bermanfaat dalam mendorong perubahan sosial.

‘’ Di Indonesia, hampir semua media mainstream sibuk beritakan versi resmi, yang lebih banyak isi propagandanya,’’ kata RR, Menko Ekuin era Presiden Gus Dur.

Pasca Matinya Walisongo Media: Melakukan Pemlintiran/Penggelapan

Oleh: Dhimam Abror Djuraid, Jurnalis Senior

Banyak yang mengira media adalah organisasi sosial yang seharusnya setia kepada idealisme.

Padahal, media adalah perusahaan yang--tidak ada bedanya dengan perusahaan-perusahaan lain--bertujuan mencari untung.
Banyak yang mengira pemimpin redaksi adalah pengambil keputusan tertinggi yang menentukan berita apa saja yang bisa ditayangkan atau tidak.

HTI: Sisi Politik dan Pemberitaan Media Bagian Kedua

Oleh: Hanif Kristianto
Analis Politik dan Media

HTI menjadi obyek pemberitaan. Dalam kamus media, bad news is good news. Selama ini media kerap menjadikan HTI sebagai obyek penderita. Karena nya, setiap keputusan yang dijatuhkan kepada HTI menjadi menarik untuk diliput. Berdasar pengamatan pemberitaan sebelum HTI dicabut SK BHP-nya, peliputan HTI sepi. Meski HTI tiap tahun mengadakan agenda kolosal, tak juga menjadi minat media untuk memberitakan.

Politik Uang di Pilkada: Media, Popularitas dan Elektabilitas

Oleh:   Abrar Agus

 

Selain praktik curang seperti politik uang (money politic) dan kampanye negatif (black campaign) yang menyerang lawan politik, satu hal yang patut dikhawatirkan menjelang suksesi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)yang digelar serentak tahun ini adalah penggunaan media massa untuk kepentingan politik tertentu.

Pages