Masri Sitanggang

Catat, Saya Seorang Radikal!

Oleh Dr.  Masri Sitanggang*

Sebagai seorang muslim, jenuh juga mendengar kata “radikal”. Ibarat makan, sudah tidak selera untuk menyuap lagi. Kalau dipaksa juga, maka yang terjadi adalah muntah. Nneg, mungkin ungkapan dalam bahasa Jawa inilah yang tepat untuk menggambarkannya.   

Tangisku untuk Polisi

Oleh: DR. Masri Sitanggang*

Seperti tikus got di Papua. Berlagak singa di luarnya. Menjadi Kucing di hadapan anak-anak STM dan SMA. Kembalilah jadi pengayom, negeri ini milik anak-anak kita.

Terenyuh betul hati ini. Polisi seperti tikus got, diburu untuk dihabisi. Tunggang-langgang, terjatuh, tersungkur , bangkit dan terseok-seok menyelamatkan diri dari amukan massa. Banyak yang terluka, ringan atau pun berat. Tubuh-tubuh mereka bersimbah darah dan muka mereka pucat lemah tak berdaya. 

Tangisku Untuk Polisi

Oleh : DR. Masri Sitanggang

*Seperti tikus got di Papua. Berlagak singa di luarnya. Menjadi Kucing di hadapat anak-anak STM dan SMA. Kembalilah jadi pengayom, negeri ini milik anak-anak kita.*

Terenyuh betul hati ini. Polisi seperti tikus got, diburu untuk dihabisi.  Tunggang-langgang, terjatuh, tersungkur , bangkit dan terseok-seok menyelamatkan diri dari amukan massa. Banyak yang terluka, ringan atau pun berat. Tubuh-tubuh mereka bersimbah darah dan muka mereka pucat lemah tak berdaya. 

Pages