9 December 2019

Masri Sitanggang

Catat, Saya Seorang Radikal!

Oleh Dr.  Masri Sitanggang*

Sebagai seorang muslim, jenuh juga mendengar kata “radikal”. Ibarat makan, sudah tidak selera untuk menyuap lagi. Kalau dipaksa juga, maka yang terjadi adalah muntah. Nneg, mungkin ungkapan dalam bahasa Jawa inilah yang tepat untuk menggambarkannya.   

Masri Sitanggang: Komunis Itu Bengis dan Buas

Oleh : DR. Masri Sitanggang

Ikan dalam Kolam dan Pesan Muhammad Natsir untuk Kaum Gerakan

Oleh : Dr. Masri Sitanggang

Tangisku untuk Polisi

Oleh: DR. Masri Sitanggang*

Seperti tikus got di Papua. Berlagak singa di luarnya. Menjadi Kucing di hadapan anak-anak STM dan SMA. Kembalilah jadi pengayom, negeri ini milik anak-anak kita.

Terenyuh betul hati ini. Polisi seperti tikus got, diburu untuk dihabisi. Tunggang-langgang, terjatuh, tersungkur , bangkit dan terseok-seok menyelamatkan diri dari amukan massa. Banyak yang terluka, ringan atau pun berat. Tubuh-tubuh mereka bersimbah darah dan muka mereka pucat lemah tak berdaya. 

Tangisku Untuk Polisi

Oleh : DR. Masri Sitanggang

*Seperti tikus got di Papua. Berlagak singa di luarnya. Menjadi Kucing di hadapat anak-anak STM dan SMA. Kembalilah jadi pengayom, negeri ini milik anak-anak kita.*

Terenyuh betul hati ini. Polisi seperti tikus got, diburu untuk dihabisi.  Tunggang-langgang, terjatuh, tersungkur , bangkit dan terseok-seok menyelamatkan diri dari amukan massa. Banyak yang terluka, ringan atau pun berat. Tubuh-tubuh mereka bersimbah darah dan muka mereka pucat lemah tak berdaya. 

Di Balik Pindah Ibu Kota Negara

Oleh : DR. Masri Sitanggang

Melawan Komunisme

Oleh : Dr. Masri Sitanggang

Pemerintah Berkewajiban Jalankan Syariat Islam

OLEH: DR. MASRI SITANGGANG
 
Dekrit Presiden “kembali ke UUD 1945” telah berusia 60 tahun. Tapi,  masih saja ada yang memusuhi Syariat Islam. Gagalkah pemerintah ? 
 

Saatnya Rebut Kekuatan Politik

Oleh: Dr. Ir. Masri Sitanggang*

PII dan HMI: Berharap KAHMI Berperan 'Masyumi'

Oleh: Dr. Ir. Masri Sitanggang

Pages