Masjid al-Aqsa

Warga Israel Nodai Kesucian Masjid al-Aqsa

KONFRONTASI - Puluhan warga distrik Zionis Israel yang dikawal aparat keamanan Israel menyerbu Masjid al-Aqsa dan menodai tempat suci dan Kiblat Pertama Umat Islam ini.

Menurut Pusat Informasi Palestina, puluhan warga Zionis memasuki area Masjid al-Aqsa melalui pintu gerbang Bab al-Magharibah pada hari Kamis, (7/6/2018).

Aparat keamanan Israel membuat keributan dengan jemaah Palestina sehinga para jemaah shalat melempari mereka dengan sepatu dan batu.

Palestina Desak Masyarakat Dunia dan Negara Arab Lindungi Al Aqsa

Konfrontasi - Kementerian Urusan Luar Negeri Palestina mendesak masyarakat internasional dan Dunia Arab serta Islam untuk secepatnya memikul tanggung jawab guna menyelamatkan Masjid Al-Aqha, demikian laporan media lokal pada Minggu (16/7/2017). Di dalam satu pernyataan, kementerian tersebut mengutuk tindakan Israel menutup Masjid Suci tersebut.

Israel menutup Masjid Al-Aqsha dan melarang orang Shalat Jumat, setelah serangan di dekatnya sehingga menewaskan tiga orang Palestina dan dua polisi Yahudi.

Malaysia Kutuk Israel yang Tutup Masjid al-Aqsa

Konfrontasi - Pemerintah Malaysia mengutuk sekeras-kerasnya penutupan Mesjid Al-Aqsa oleh penguasa Israel pada Jumat lalu.

"Malaysia mengutuk sekeras-kerasnya tindakan Israel menutup Masjid Al-Aqsa dan menafikan hak umat Islam menunaikan shalat Jumat," kata Perdana Menteri Malaysia, Mohd Najib Tun Razak, melalui twitter-nya @NajibRazak, Minggu (16/7/2017).

Anggota Parlemen Desak Pemerintah Batalkan Kesepakatan Damai Dengan Israel

Konfrontasi - Sebagai respon atas kekerasan selama tiga hari berturut-turut di Masjid Al-Aqsa, anggota parlemen Yordania Hind Al-Fayiz mendesak pemerintahnya membatalkan perjanjian damai dengan Israel, Rabu (16/9/2015).

Dia juga meminta duta besar Israel diusir dari Yordania. Al-Fayiz mengatakan kepada Al-Resalah Yordania harus mengambil langkah tegas dan tidak mengeluarkan pernyataan.

Ini Konspirasi Baru Israel Terhadap Masjid al-Aqsa

KONFRONTASI - Perwakilan Islam dan Kristen Pendukung al-Quds dan Tempat Suci Palestina menyampaikan peringatan keras mengenai konspirasi rezim Zionis untuk membagi Masjid al-Aqsa dari sisi waktu dan tempat.
 
Kantor penerangan Palestina melaporkan Perwakilan Islam dan Kristen Pendukung al-Quds dan Tempat Suci Palestina dalam pernyataan bersama yang disampaikan hari Rabu (5/2) mengecam statemen menteri konstruksi Israel mengenai pembagian Masjid al-Aqsa di tahun 2015.
 

Kerry Jamin Al-Aqsha Sepenuhnya Milik Umat Islam

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, Kamis (13/11) atau Jumat pagi WIB, menjamin bahwa Masjid Al-Aqsa masih sepenuhnya milik umat Islam. Hal ini ditegaskan .

Ia mengatakan para pemimpin Israel dan Yordania sudah menyetujui langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan antara Israel dan Palestina.

Kesepakatan dicapai setelah Kerry menggelar pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Raja Abdullah dari Yordania di Amman, Yordania, Kamis (13/11).

Israel dan Yordania adalah pelindung tempat suci di Jerusalem.

Polisi Israel Bentrok dengan Warga Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Konfrontasi - Polisi Israel terlibat bentrokan dengan warga Palestina, yang melemparkan batu dari dalam kompleks Masjid Al-Aqsa, Jerusalem, Rabu (5/11) setelah kelompok Yahudi mengumumkan rencana mengunjungi tempat itu, kendati terjadi ketegangan berminggu-minggu.

Kunjungan itu, yang direncanakan kelompok Yahudi, termasuk politisi ultra-nasionalis, akan dilakukan sepekan setelah pembunuhan seorang pegiat terkemukanya oleh seorang pria Palestina, yang memicu Israel menutup tempat itu, yang merupakan tempat suci bagi umat Islam dan juga kaum Yahudi.

Indonesia Kutuk Israel Terkait Penutupan Masjid al-Aqsa

KONFRONTASI - Pemerintah Indonesia mengutuk keras tindakan Israel yang menutup akses ke Masjid Al Aqsa, di Yerusalem, Palestina. "Indonesia mengecam Israel, agar segera membuka kembali Masjid Al Aqsa," demikian rilis berita Kementerian Luar Negeri Indonesia, di Jakarta, Jumat.

Menurut keterangan itu, penutupan tempat ibadah adalah pelanggaran HAM secara mendasar, khususnya menyangkut kebebasan beragama bagi umat Islam di Yerusalem, Palestina.