17 July 2018

Malaysia

China Disebut Ikut Terlibat Dalam Skandal 1MDB di Malaysia

KONFRONTASI-Pemerintah baru Malaysia mengklaim perusahaan-perusahaan amat mungkin terlibat dalam skandal keuangan yang menyeret badan investasi 1MDB dan pendirinya, mantan Perdana Menteri Najib Razak.

Kementerian Keuangan Malaysia telah membekukan tiga proyek besar dengan perusahaan-perusahaan Cina. Dua di antaranya merupakan proyek jaringan pipa, lainnya adalah rel kereta api.

Seorang pejabat senior kementerian tersebut mengatakan kepada BBC bahwa proyek jaringan pipa digunakan untuk mencuci uang pemerintahan Malaysia sebelumnya yang dipimpin mantan Perdana Menter Najib Razak.

Najib sendiri kalah dalam pemilihan umum, pada Mei lalu. Kemudian pada 5 Juli dia disidang dengan dakwaan menerima suap senilai 42 juta ringgit atau sekitar Rp143 miliar dan tiga dakwaan lain melanggar kepercayaan.
Masing-masing dakwaan diancam dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara jika terbukti.

Kehadirannya di ruang pengadilan hanya sehari setelah dia ditangkap di rumahnya oleh pihak penyidik kasus penggelapan miliaran dolar dari Badan Investasi Negara Malaysia, 1MDB.

Mantan PM Malaysia, Najib Razak, meghadiri sidang dugaan korupsi di Pengadilan Kuala Lumpur, 5 Juli lalu.

Bekukan proyek

Sejak Najib kehilangan tampuk kekuasaan, hubungan Malaysia dan Cina tampak masam.

Sehari setelah Najib disidang, Kementerian Keuangan membekukan tiga proyek besar dengan perusahaan-perusahaan besar Cina. Dua proyek jaringan pipa itu jika digabungkan bernilai US$2,3 miliar atau hampir mencapai Rp33 triliun.

Para pejabat baru kementerian itu kaget ketika menemukan bahwa 88% dari uang proyek telah dibayarkan ke Biro Jaringan Pipa Petroleum Cina—tapi hanya 13% dari proyek yang rampung.

Tony Pua, pejabat khusus di Kementerian Keuangan Malaysia, mengatakan kepada BBC bahwa pembangunan bahkan belum dimulai. Baru kajian dari konsultan yang sejauh ini sudah rampung.

"Seluruh proyek ini berbau penipuan. (Ada banyak) elemen-elemen pencucian uang yang jelas terjadi. Kami menggelontorkan uang ke perusahaan Cina dan kami duga uang ini disalurkan ke pihak-pihak yang terkait dengan pemerintahan sebelumnya," papar Pua.

Menurutnya, Kementerian Keuangan meyakini uang itu dipakai untuk menutup utang 1MDB, yang didirikan Najib Razak pada 2009.

Pua mengungkap bahwa 1MDB, yang sejatinya didirikan untuk mendanai pembangunan ekonomi di Malaysia, kini berutang lebih dari US$12 miliar atau Rp172 triliun.

BBC mencoba menghubungi Biro Jaringan Pipa Petroleum Cina dan menanyakan mengenai tuduhan Tony Pua terkait proyek pipa Malaysia, namun perusahaan itu tidak menjawab.

Bagaimanapun, Kedutaan Besar Cina di London memberikan tanggapan.

"Kami telah mencatat laporan yang relevan. Cina selama ini telah melakoni kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi dengan Malaysia, begitu pula dengan negara lain, dengan prinsip sama-sama menguntungkan dan hasil sama-sama menang," sebut juru bicara kedutaan.

Dalam kunjungan ke luar negeri pertama sejak terpilih menjadi perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad bertandang ke Jepang.

Otoritas Malaysia Lakukan Razia Tenaga Kerja Ilegal, Ada TKI Tidur di Hutan dan Kontainer?

KONFRONTASI -   Operasi pemberantasan pendatang asing tanpa izin (PATI) di Malaysia resmi dilancarkan pada awal bulan ini setelah proses pemutihan lewat program penggajian dan penempatan kembali dinyatakan selesai pada 30 Juni lalu.

Program tersebut dijalankan sejak Februari 2016. Namun kenyataannya masih banyak tenaga kerja asing yang tidak mengikuti pemutihan atau gagal memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan sehingga banyak di antara mereka merasa ketakutan terkena razia.

Najib Razak Dibebaskan dengan Jaminan 1 Juta Ringgit

KONFRONTASI-Mantan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak dibebaskan setelah mendapat jaminan dari dua anaknya, yang membayar sebagian dari jaminan 1 juta ringgit, yang ditetapkan Mahkamah Tinggi Kualalumpur, Rabu.

Najib Razak Akhirnya Ditahan Terkait Skandal 1MDB

KONFRONTASI-Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak ditangkap pada Selasa di tengah penyelidikan uang miliaran dolar, yang hilang dari dana negara, yang didirikannya hampir satu dasawarsa lalu, kata tiga sumber, yang mengetahui perkara itu.

Lari dari Malaysia, Saksi Kunci Skandal 1MDB Ditangkap di Jakarta

KONFRONTASI-Aparat kepolisian menangkap seorang tersangka kasus korupsi skandal 1MDB yang menyeret bekas Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak.

Pria bernama Jamal itu, yang merupakan saksi kunci dalam kasus ini di tangkap di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/18).

Jamal sendiri, telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian Diraja Malaysia.

Politikus Malaysia Ditangkap di Kawasan Tebet

KONFRONTASI - Politikus Malaysia Jamal Md Yunos yang melarikan diri dari tahanan di Malaysia, ditangkap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan kepolisian Diraja Malaysia. Kepala United Malaysia National Organization (UMNO) Divisi Sungai Besar itu ditangkap saat berada di tempat cukur rambut di kawasan tebet, Jakarta Selatan, Senin (2/7) sekitar pukul 18.15 waktu Malaysia.

Otoritas Malaysia Bekukan 408 Rekening Terkait Skandal 1MDB

KONFRONTASI-Gugus tugas (Task Force) 1MDB telah membekukan sebanyak 408 rekening bank dengan dana RM1,1 miliar (sekira Rp3,9 triliun) yang merupakan rekening milik individu, partai politik dan LSM (NGO) pada 26 dan 29 Juni 2018 lalu.

Alamak, Tokoh Agama Ini Ingin Jadikan Gadis 11 Tahun Sebagai Istri Ketiga

KONFRONTASI-Seorang pria di Kelantan, Malaysia, bersikukuh akan tetap menikah dengan bocah usia 11 tahun meski mendapat pertentangan. Pria berusia 41 tahun itu mengklaim dia telah mendapat restu dari orang tua istrinya itu. 

Dilansir The Star, Minggu (1/7/2018), pria itu mengatakan dia tidak kawin lari dengan istri ketiganya itu. Dia mengklaim telah mendapat restu dari orang tua calon istrinya yang menghadiri pernikahan mereka di Sungai Golok, pada 18 Juni lalu.

Mempertanyakan Sumber Kekayaan Najib Razak

KONFRONTASI -   Barang-barang mewah yang disita oleh polisi, termasuk ribuan perhiasan, tas mewah, disebut mantan PM Malaysia Najib Razak sebagian besar merupakan hadiah termasuk dari tamu asing, pernyataan yang menyebabkan perdebatan di media sosial.

Dari Rumah Najib Razak, Polisi Sita Barang Mewah Senilai Rp3,8 Triliun

KONFRONTASI-Polisi Malaysia menyita barang mewah dari tempat tinggal mantan perdana menteri Najib Razak senilai lebih US$270 juta atau Rp3,8 triliun.

Para pejabat menggambarkan operasi ini sebagai penyitaan terbesar dalam sejarah Malaysia.

Petugas menghabiskan waktu satu bulan untuk menghitung nilai berbagai barang tersebut. Polisi negara itu akan segera memanggil Najib dan istrinya Rosmah Mansor untuk ditanyai.

Pages