Majelis Ulama Indonesia (MUI)

AstraZeneca Bantah Produk Vaksin Covid-19 Mengandung Babi, Negara Arab Buktinya

Konfrontasi - AstraZeneca membantah Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyebut vaksin mereka mengandung enzim babi. Sebaliknya, AstraZeneca menegaskan bahwa vaksin yang mereka produksi tidak mengandung babi.

Hal itu disampaikan melalui keterangan resmi AstraZeneca, Sabtu (20/3/2021).

“Tidak bersentuhan dengan produk turunan babi atau produk hewani lainnya. Kami menghargai pernyataan yang disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia,” tegas pernyataan tersebut.

Politikus PKS Ingatkan Program Vaksinasi Bisa Gagal karena AstraZeneca

Konfrontasi - Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf angkat bicara terkait keputusan MUI membolehkan penggunaan vaksin buatan AstraZeneca yang mengandung babi karena alasan kedaruratan. Dia meminta pemerintah untuk, secara tegas, lebih cermat memilih vaksin dengan mengutamakan pertimbangan aspek kehalalan di samping aspek efikasi.

"Kami meminta kepastian kehalalan dari pemerintah untuk vaksin lain yang akan disuntikkan ke masyarakat," kata Bukhori, Sabtu, 20 Maret 2021.

MUI Bogor Telusuri Asal Usul Aliran Hakekok di Cibungbulang

Konfrontasi - Aliran Hakekok Balaka Suta menggemparkan Pandeglang Banten lantaran 16 pengikutnya kedapatan mandi bareng tanpa busana di area perkebunan sawit pada Kamis (11/3) lalu.

Aliran Hakekok disebut-sebut berasal dari Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Aliran yang diduga sesat itu pertama kali diajarkan oleh guru spritual berinisial E, warga Cibungbulang, Bogor. Setelah E meninggal, aliran Hakekok dilanjutkan oleh muridnya bernama Supri, warga Pandeglang Banten.

Pesan MUI untuk Buzzer Perusak Bangsa "Seperti Memakan Bangkai Saudaranya"

Konfrontasi - Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Cholil Nafis angkat bicara soal buzzer atau pendengung bayaran di media sosial.

Belakangan ini banyak tokoh masyarakat yang mengeluhkan keberadaan buzzer yang dianggap makin meresahkan dan memecah belah anak bangsa.

Ada yang beranggapan bahwa buzzer digunakan untuk menyerang dan membunuh karakter mereka yang kritis kepada pemerintah.

MUI Tetapkan Fatwa Vaksin Covid-19 Sinovac Halal, Ini Komentar Wapres Ma'ruf Amin

Konfrontasi - Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin mengapresiasi kerja cepat Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah mengumumkan bahwa Vaksin Covid-19 produksi Sinovac asal China, suci dan halal.

Wapres mengatakan, adanya fatwa MUI tersebut dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat.

Jumlah Halaman UU Omnibus Law Berubah, Ini Kata Rocky Gerung

Konfrontasi - Pengamat politik Rocky Gerung angkat bicara terkait perubahan jumlah halaman UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Pasalnya, MUI dan Muhammadiyah baru saja mengumumkan bahwa pihaknya menerima draf terbaru UU Omnibus Law Cipta Kerja dari Istana dengan 1.187 halaman. Padahal DPR sendiri mengatakan versi resminya hanya berjumlah 812 halaman saja.

Menurut Rocky Gerung, adanya perubahan ini tidak akan mengubah persepsi publik soal buruknya UU Omnibus Law Cipta Kerja dan hanya akan menambah persepsi serta rasa curiga saja.

Pastikan Kehalalan Vaksin Covid-19, MUI Kirim 2 Tim ke China

Konfrontasi - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan dilibatkan dalam proses verifikasi vaksin Covid-19, yang dilakukan di China pada November 2020. MUI akan memastikan vaksin halal sebelum didistribusikan ke Indonesia.

Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, mengatakan keterlibatan MUI tidak akan menghambat proses penyediaan vaksin Covid-19 bagi masyarakat khususnya terkait kehalalannya.

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Berjalan Lancar, Erick Thohir: Insya Allah Januari-Februari 2021 Vaksinasi Massal

Konfrontasi - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir memastikan uji klinis untuk vaksin Covid-19 berjalan dengan baik. Menurut dia, diperlukan waktu setidaknya selama enam bulan untuk tahapan uji klinis.

4 Kali Mediasi, Dua Keluarga Sumpah Pocong Gara-gara Kasus Sengketa Tanah

Konfrontasi - Menindak lanjuti hasil mediasi sengketa tanah dan bangunan yang terletak di Desa Prajekan Kidul Kecamatan Prajekan Kabupaten Bondowoso.

Dijelaskan Bahwa Tanah Register nomor petok C.288 persil 2 luas tanah 250 M2 atas nama Tanja Boesandi antara ibu Rukyati sebagai penggugat dan ibu Sri Widiarti sebagai tergugat.

Pages