Mahfud MD

Mahfud Usulkan Presidential Threshold Disamakan dengan Parlementary Threshold

KONFRONTASI-Peraturan pemilu mengenai presidential threshold sebesar 20 persen sebagai syarat partai politik agar bisa mengusung capres-cawapres menjadi sorotan bagi mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Mahfud menilai syarat 20 persen perlu dikaji ulang.

Mahfud mengaku setuju dengan adanya presidential threshold sebagai syarat parpol mengusung capres-cawapres. Hanya saja presidential threshold sebesar 20 persen dianggap terlalu tinggi dan berpotensi menimbulkan konflik politik.

Mahfud Kritik KPU: Masak Salah Input Data Sampai 9 Daerah?

KONFRONTASI-Prof. Dr. Mahfud MD lewat akun twitternya pada 21 April 2019 menuliskan: "Kekisruhan yang sekarang terjadi, antara lain, disebabkan juga oleh kurang antisipatifnya KPU dalam penanganan IT, sehingga terkesan kurang profesional. Masak salah input data sampai 9 daerah?. Masak dalam 3 hari baru terinput 5 persen. Penghitung swasta / perorangan saja sudah lebih di atas 50 persen." 

Mahfud Minta Peserta Pemilu tak Bertindak di Luar Konstitusi

Konfrontasi - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menegaskan jika hingga saat ini belum ada pemenang resmi dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. "Pemenang Pemilu, termasuk pilpres baru bisa diketahui saat pengumuman rekapitulasi suara pada 22 Mei 2019 oleh KPU," kata Mahfud MD di Sleman, Jumat (19/4/2019).

Mahfud: Golput Itu Haram Jika...

KONFRONTASI-Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD ikut angkat bicara soal fatwa haram MUI terhadap orang yang memilih golput pada pemilu 2019. Menurut Mahfud, sesuatu yang haram menurut agama, belum tentu menurut hukum.

Mahfud kemudian menganalogikan golput dengan orang yang menikah yang hukumnya bisa berubah-ubah.

Mahfud MD Klarifikasi Pernyataan soal Penetapan Rektor di UIN Jakarta

Konfrontasi - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD bantah menyebut penetapan rektor tiga universitas negeri di bawah Kemenag dinodai praktik jual beli jabatan. Tiga kampus dimaksud adalah UIN Makassar, UIN Jakarta, dan IAIN Meulaboh.

"Semua hanya ada tiga (kampus), semua ada subjeknya yang bisa dikonfirmasi sebagai sumber, ada yang salah paham. Contohnya di UIN Makassar, subjeknya adalah Andi Faisal Bakti," kata Mahfud lewat akun resmi Twitternya.

Rommy Diciduk KPK, Mahfud: Everything is Matter of Time!

KONFRONTASI-Operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang pagi tadi berhasil menciduk Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy ikut mendapat sorotan dari Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD..

Melalui cuitannya di Twitter @mohmahfudmd, Mahfud menggunakan bahasa Inggris dengan menyertakan judul serta link berita daring tentang penangkapan Rommy.

Andi Arief Ditangkap, Mahfud Minta Generasi Milenial Jangan Main-main dengan Narkoba

KONFRONTASI-Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD ikut menanggapi berita tertangkapnya Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief karena diduga menggunakan narkotika jenis sabu.

Mahfud menjawab mention seorang netizen yang mengingatkan bahwa sebelum tertangkap polisi, Andi Arief sempat menyerang Mahfud lewat pernyataan-pernyataannya di Twitter.

Demi NKRI, Mahfud MD Ajak Masyarakat Jangan Pilih Presiden Secara Emosional

Konfrontasi - Tokoh Nasional, Mahfud MD mengajak masyarakat untuk cerdas daalam memilih calon presiden di Pemilu 2019. Ia meminta masyarakat memilih Presiden secara rasional bukan secara emosional.

"Mari kita memilih presiden secara rasional, jangan emosional, dan jangan memilih seorang pemimpin dengan pertimbangan marah," kata Mahfud MD di Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (3/2/2019).

Pages