23 June 2018

Mahasiswa

BEM SI Sesalkan Penahanan 2 Mahasiswa sebagai Tersangka Demo di Istana Presiden

KONFRONTASI- Sebanyak 14 orang mahasiswa yang ikut berdemo di depan Istana Kepresidenan, Jumat (20/10) diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Meski 12 orang sudah dipulangkan, namun 2 orang mahasiswa masih ditahan oleh Polda Metro Jaya.
Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyayangkan penahanan tersebut. Mereka menyesalkan aksi penahanan dan penetapan tersangka kepada para mahasiswa itu.

Darurat Demokrasi: Satu Bungkam, Seribu Melawan

'Dua orang kawan kami masih ditahan, diperlakukan bagaikan seorang teroris!' 

"Saya kangen sebetulnya didemo, karena apa? Pemerintah itu perlu dikontrol, jadi sekarang saya ngomong dimana-mana, 'tolong saya didemo' Pasti saya suruh masuk." Ujar Jokowi

Kekecewaan yang mendalam kami rasakan atas ketidakpedulian penguasa pada suara mahasiswa. Bukan pertemuan guna berdiskusi tentang permasalahan rakyat yang kami dapatkan, melainkan pengepungan, pengeroyokan, hingga provokasi yang mengkambinghitamkan mahasiswa.

20 Oktober Vs 28 Oktober: Mahasiswa Versus Mahasiswa

Anda bingung dgn judul tulisan ini ? Bagus. Segera Saya jelaskan.

Mahasiswa BEI SI, Masih Bertahan di Depan Istana Jokowi Sampai Jelang Tengah Malam

KONFRONTASI -  Massa mahasiswa yang berdemo di depan Istana Merdeka belum juga membubarkan diri menjelang tengah malam. Mahasiswa masih bertahan, duduk-duduk di depan Istana.

Pantauan di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017), pada pukul 22.25 WIB, massa masih mengumpul. Informasinya, mereka menunggu kepulangan Presiden Joko Widodo.Polisi masih berjaga di lokasi. Terpantau ada Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis.
 

Mengapa Demonstrasi Mahasiswa 3 Tahun Jokowi-JK Berakhir Ricuh kemarin ?

KONFRONTASI- Mahasiswa yang berdemonstrasi mengusung isu kepemimpinan 3 tahun Jokowi-JK atau Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sejak siang tadi, Jumat, 20 Oktober 2017, akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 23.26 WIB.

Ingin Jadi Pengusaha, Mahasiswa Wajib Magang Dulu

KONFRONTASI-Mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha perlu magang atau kerja dulu untuk mendapatkan pengalaman terlebih dahulu sebelum menjadi pengusaha, kata Ketua Harian Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara.

"Sebaiknya memang harus magang atau kerja di perusahaan terlebih dahulu, minimal dua tahun," ujar Ketua Harian Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara, Hadi Cahyadi, di Jakarta, Rabu.

Magang atau kerja di perusahaan lain, hendaknya di perusahaan yang bergerak di bidang yang digeluti.

Diajak Mengenal Budaya Subang, Bule Slovakia 'Mager'

Konfrontasi - Para mahasiswa peserta Art Camp termasuk para perwakilan dari 18 negara, antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung di Kampung Bolang, Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang. Suasana pedesaan yang dihadirkan, seperti berbaur dan menginap di warga yang membuat mereka betah.

Apalagi dilokasi, peserta bisa keliling pesawahan hingga berenang di sungai. Malahan ada di antara perwakilan peserta yang tak mau pulang, dan ingin lebih lama lagi berada di Kampung Bolang.

Itu dikatakan, Lejla Zamecnikova asal Slovakia saat berbincang-bincang dengan warga. "Saya betah disini, tak mau pulang. Di sini alamnya bagus dan warga ramah, jadinya ingin tinggal lebih lama lagi," kata dia.

Dia juga mengungkapkan terkesan selama mengikuti Art Camp di Kampung Bolang. Ketika datang disambut hangat warga, lalu diajak mengikuti hajat lembur. "Pas hari pertama, kami bisa joget ramai-ramai bersama warga, dan merasakan naik kuda ronggeng, jadi senang disini," ujarnya.

Art Camp yang berlangsung dua hari itu merupakan kerjasama Sanggar Budaya Kampung Bolang dengan AICAD (Asia Internasional Conference Art And Design), dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.

Selain kegiatan yang sudah dijadwalkan, peserta juga mendapat "bonus" diajak menikmati fenomena awan di bukit Pamoyanan dan mengunjungi perajin golok Barlen di Desa Cibeureum.

Di hari terakhir, Sabtu peserta mengikuti outbond permainan tradisional. Mereka antusias saat diajarkan membuat wawayangan menggunakan daun singkong. Setelah itu dilanjutkan dengan memainkan bedil jepret, main lumpur dan ditutup dengan papalidan di sungai.

Mahasiswa Jaman Now Terkikis Oleh Sosial Media

KONFRONTASI - Dosen Psikologi di Universitas Indonesia Bona Sardo, merasa mahasiswa di era milenial telah merubah cara berinteraksi dengan seseorang hanya melalui media sosial. Sehingga tak sedikit mahasiswa cenderung tidak sopan dalam berkomunikasi saat berinteraksi.

"Umumnya mahasiswa era milenial ini lebih sering menggunakan sosial media untuk berinteraksi. Menurut mereka jika sudah berinteraksi langsung melalui sosial media telah mempermudah seseorang untuk berkomunikasi langsung," kata Bona saat berbincang dengan detikcom, Jumat (6/10/2017).

GMKI: Gerakan Mahasiswa Mau Dibungkam Rezim Lewat Dana Rp1,5 M

JAKARTA- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta melakukan aksi protes keras terhadap upaya pembungkaman dan pengebirian gerakan mengkritisi pemerintahan Jokowi.

Parpol Gagal dan Ekonomi RI Diambang Kehancuran: Mahasiswa, Intelektual dan Tentara Jangan Diam. Musti Bergerak, kata aktor pergerakan

KONFRONTASI- Mahasiswa, intelektual dan TNI jangan diam saja,  dengan cara damai mereka musti bergerak karena parpol gagal dan  demokrasi liberal gagal sejahterakan rakyat. Keadilan sosial hancur dan harapan bagi masa depan yang baik sudah tak ada, ekonomi bangkrut, daya beli rakyat terpuruk dan pengangguran naik tajam,  semua itu harus mendorong TNI, mahasiswa dan kaum intelektual berani bergerak  secara  damai menghentikan kemunduran dan kehancuran NKRI.

Pages