M Qodari

Bandingkan Era Jokowi, M Qodari Kritik Pemerintahan Anies Baswedan: Kotanya Cantik, Banjirnya Dalam

KONFRONTASI -   Direktiur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menyampaikan kritikannya terhadap pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dilansir TribunWow.com, M Qodari lantas membandingkan pemerintahan era Anies Baswedan dengan era Joko Widodo (Jokowi).

Melalui tayangan YouTube Kompas TV, Kamis (16/1/2020), M Qodari lantas mempertanyakan keseriusan Anies Baswedan dalam menangani DKI Jakarta.

Mulanya, M Qodari mengungkap dua permasalahan besar yang terjadi di DKI Jakarta.

Disayangkan, PDIP Depak Muruarar Sirait dari Kepengurusan Partai

KONFRONTASI-Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menyayangkan beberapa kader potensial Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDIP) tidak masuk lagi dalam jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan hasil Kongres IV di Bali.

"Sangat disayangkan memang, kader-kader muda potensial, berkualitas dan pekerja keras membesarkan partai seperti Maruarar Sirait, Rieke dan Eva justru didepak," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Jakarta, Sabtu.

M.Qadari: Jangan Dipaksakan Reshuffle, Nanti Kontroversi

KONFRONTASI - Terkait desakan politikus PDIP Eva Kusuma Sundari agar Presiden Joko Widodo mencopot menteri yang tidak menunjukkan kerja yang baik dalam satu tahun, Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan sebagai partai pendukung Presiden Jokowi, PDIP harus mengawal pemerintahan agar tetap berada dalam rel yang benar.

Jokowi-JK Tak Perlu Halalkan Segala Cara Raih Dukungan Parpol

KONFRONTASI - Presiden dan Wapres terpilih,  Joko Widodo-Kusuf Kalla harus menambah anggota koalisi sehingga bisa menopang pemerintahannya di parlemen."Kalau bisa menambah partai anggota koalisi agar bisa berperan besar di parlemen," kata Pengamat politik dari Indo Barometer Muhammad Qodari saat diskusi di Kantor DPP PKB, Jakarta, Selasa (27/8).

Meski demikian, kata Qodari, dalam mencari tambahan anggota koalisi, Jokowi-JK tidak perlu memaksakan diri, apalagi sampai menghalalkan segala cara.

Bertemu SBY, Pengamat: Jokowi Banyak Ngomong

KONFRONTASI - Pengamat politik, M Qodari mengatakan Jokowi akan banyak bicara saat menggelar pertemuan dengan Presiden SBY. "Saya kira Jokowi akan lebih dulungomong. Dia akan meminta penjelasan dari SBY mengenai apa saja yang perlu dilakukan," katanya, Senin malam (25/8).

Dari pihak SBY, lanjut Qodari, pasti tidak akan sembarangan menghadapi pertemuan itu. SBY dikenal sebagai orang yang rapi, tertata, dan terencana. 

SBY pasti mempersiapkan banyak hal untuk pertemuan itu. Mulai dari data-data APBN sampai skenario kenaikan BBM.

Kata M Qodari, Kejanggalan Data C1 di Situs KPU Masalah Besar

KONFRONTASI-Masalah terus berdatangan seusai digelarnya Pemilu Presiden 9 Juli lalu. Setelah sebelumnya saling klaim kemenangan, kini giliran data C1  yang diunggah di situs resmi kpu.go.id dinilai bermasalah. Mulai dari tidak adanya tanda tangan saksi hingga jumlah total suara yang berbeda dengan perolehan masing masing calon.

M Qodari : Pertemuan SBY dengan Prabowo Pengaruhi Pilihan Masyarakat

KONFRONTASI-Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengatakan, dukungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa menjadi salah satu variabel yang menguntungkan bagi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Sebab, dukungan dari pihak manapun akan menguntungkan pihak yang sedang menjaring suara di tengah ketatnya persaingan dalam Pemilihan Presiden 2014 ini.