17 November 2019

lumpur lapindo

Tanggul Lumpur Lapindo yang Ambles Belum Bisa Diperbaiki

KONFRONTASI -   Sampai hari keempat, tanggul lumpur Lapindo Sidoarjo yang ambles belum bisa diperbaiki. Dalihnya, volume air di dalam tanggul masih terlalu tinggi.

Pantauan di lokasi, Senin (8/10) siang, air di dalam tanggul baru turun sekitar 30 centimeter dibanding ketika tanggul ambles, Jumat (5/10) lalu.

"Perbaikan tanggul baru bisa kami lakukan setelah ada penurunan air sampai sekitar satu meter. Artinya, sekarang ini belum bisa," cetus Andi Sudirman, Kabid Pelaksanaan PPLS di lokasi tanggul ambles, Senin (8/10) siang.

Tanggul Amblas, Lumpur Lapindo Luber

KONFRONTASI-Tanggul lumpur yang berada di titik 67 meluap kemarin (5/10). Hal itu membuat warga RT 11 dan 12, RW 4, Dusun Pologunting, Desa Gempolsari, Tanggulangin, heboh. Pasalnya, tanggul tersebut berada di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kondisi itu terjadi karena tanggul dengan tinggi 11 meter tidak kuat menahan debit air yang keluar. Dorongan membuat bagian bawah tanggul berongga. Air beserta lumpur akhirnya keluar. Tanggul sepanjang 200 meter pun ambles 5 meter. "Jumatan tadi lumpur mulai amber keluar," kata Habib, salah seorang warga.

Kena Lumpur Sidoarjo, Via Vallen Sempat Menolak Diberi Rumah Mewah oleh Om-om dan Memilih Tinggal di Sini

Konfrontasi - Memiliki nama asli Maulidia Octavia, Via Vallen kini menjadi salah satu penyanyi dangdut yang diperhitungkan. Gadis cantik berumur 26 tahun ini selalu jadi sorotan publik dari semua kelangan.

Via memulai karirnya mulai umur 15 tahun dari panggung ke panggung di daerah Jawa Timur.

Punya suara yang bagus, sejak kelas 5 SD Via sering mengikuti ayahnya yang seorang musisi dangdut manggung.

Namanya mulai melambung setelah single dangdut berjudul 'Sayang' miliknya viral. Fans Via pun kini sudah tersebar di penjuru negeri dengan nama Vyanisty.

Awalnya, Via disebut-sebut mirip dengan penyanyi pop wanita Indonesia Isyana Sarasvati. Namun lambat laun karena karya-karyanya, Via melejit dan kini menjadi salah satu penyanyi dangdut paling ditunggu pemirsa.

Selalu tampil sederhana dan tak neko-neko, follower Via di media sosial bahkan mencapai nilai milyaran.

Berita tentang dirinya kini juga membanjiri media-media tanah air.

Tak hanya soal karirnya, nama Via akhir-akhir ini juga sering dibandingkan dengan penyanyi dangdut Ayu Ting Ting. Namun Via sepertinya tak ambil pusing dan masa bodoh pada nyinyiran netizen yang sering membandingan dirinya dengan pelantun single Sambalado itu.

Sudah mulai laris dan mulai sering terlihat di layar televisi, tahukah kalian wanita cantik ini ternyata punya rumah yang mewah?

Via saat itu menjadi bintang tamu di salah satu acara TV swasta. 

Tak tanggung-tanggung, acara itu secara langsung manyambangi kediaman penyanyi dangdut ini. Rumah Via sendiri berada di daerah Tanggulangin Sidoarjo.

Dalam tanyang itu, terlihat kemegahan rumah penyanyi lagu Sayang itu. Dibuka dengan pintu tinggi berwarna putih, rumah Via ini baru ditempati selama 2 tahun.

Apa Kabar Lumpur Lapindo? Masihkah Terus Menyembur?

KONFRONTASI-Bertahun-tahun berlalu, semburan lumpur Lapindo masih belum berhenti. Peninggian tanggul penahan pun terus dilakukan. Saat ini, proses peninggian tanggul penahan lumpur Lapindo di lokasi Kedung Bendo, Sidoarjo, Jawa Timur, atau utara pusat semburan lumpur sudah mencapai 75 persen dari total panjang peninggian tanggul 1,7 kilometer.

Humas Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo Hengki Listria Adi di Sidoarjo, Senin, mengatakan, tanggul tersebut ditinggikan dari ketinggian awal 10 meter menjadi 12 meter.

Gempa Malang Tingkatkan Suhu Lumpur Lapindo

KONFRONTASI- Suhu lumpur Lapindo meningkat dari yang biasanya 20-30 derajat naik menjadi 40-60 derajat pasca gempa di Tenggara Kabupaten Malang pada Rabu (16/11).

Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Hengky Listria Adi di Sidoarjo mengatakan, adanya kenaikan suhu semburan lumpur tersebut salah satunya diketahui melalui asap pekat yang ada di lokasi tersebut.

“Semalam memang ada kenaikan suhu dari yang biasanya 20-30 derajat naik menjadi 40-60 derajat di ujung titik 25 semburan lumpur,” kata dia, Kamis (17/11).

Lumpur Lapindo Mengandung Logam Berat yang Bisa Picu Kanker

KONFRONTASI-Sejak 10 tahun lalu, semburan lumpur Lapindo masih belum juga berhenti. Riset Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Timur, Lumpur Lapindo mengungkapkan lumpur Lapindo sangat berbahaya karena mengandung dua jenis logam berat.

“Sesuai riset yang dilakukan Walhi Jawa Timur, di 2008 telah ditemukan dua jenis logam berat berbahaya dengan kandungan di atas ambang batas normal,” ujar Rere Christanto, Kepala Divisi Advokasi Walhi Jatim.

Korban Lumpur Lapindo Belum Dibayar, Memohon Bantuan Presiden Jokowi

 

 

 

Lumpur Lapindo Ical Bakrie era SBY: Negara Gelontorkan Rp 10,311 triliun

KONFRONTASI- Pemerintah Presiden Joko WIdodo alias Jokowi merumuskan solusi untuk penanganan sisa dana talangan bagi masyarakat yang terkena dampak lumpur Lapindo--perusahaan yang dimiliki keluarga Abrurizal Bakrie--di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Namun ini terjadi setelah pemerintah menggelontorkan dana yang sangat mahal, yaitu sekitar Rp 9,53 triliun.

Dana Talangan Rp781 M Dari Menko Perekonomian Untuk Pemulihan Korban Lapindo

Konfrontasi - Dana talangan sebesar Rp781 M dari Menko Perekonomian guna menutupi sisa ganti rugi kewajiban PT Minarak Lapindo terhadap korban semburan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur, hanya untuk mempercepat masa pemulihan korban.

"Sekarang Minarak tidak punya uang, dipailitkan pun tidak ada uangnya. Pemerintah ingin membantu masyarakat supaya jangan terlalu lama menderita, maka dari itu pemerintah menalanginya," kata Sofyan Djalil di Jakarta, Jumat (19/12).

"Survivor di Lumpur Lapindo, JokoWidodo & Bintang Jatuh!"

                                                              Amien Kamil *)