Lingkungan

Dampak Positif WFH, Sampah Jakarta Berkurang 620 Ton Per Hari

KONFRONTASI-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta mencatat terjadinya pengurangan tonase sampah dari Jakarta menuju TPS Bantargebang rata-rata 620 ton per hari.

Kepala DLH DKI Jakarta Andono Warih menyatakan penurunan itu disebabkan penerapan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah atas kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dimulai 16 Maret 2020.

Walhi Ingatkan Pemerintah Perhatikan Dampak Lingkungan dari Proyek Nasional

KONFRONTASI-Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) meminta pemerintah agar lebih memerhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat dari pembangunan-pembangunan proyek strategis nasional.

"Selama lima tahun terakhir Walhi melihat presiden banyak menerbitkan aturan yang berisiko terhadap lingkungan," kata Kepala Departemen Advokasi Eksekutif Nasional Walhi Zenzi Suhadi pada kegiatan bertajuk Serangkaian Legislasi yang Mengancam Kedaulatan Rakyat di Jakarta, Selasa.

Deklarasi Nasional Penyelamatan Lingkungan Diikrarkan di Kampus La Tansa

KONFRONTASI-Para aktivis lingkungan, pemuka agama, akademisi, budayawan, seniman, TNI, Polri, mahasiswa, pejabat dan tokoh masyarakat berkumpul di Kampus Perguruan Tinggi La Tansa Mashiro, Lebak, Banten beberapa waktu lalu (27/09/19l) untuk melakukan Deklarasi Nasional Penyelamatan Lingkungan Hidup.

Inilah 3 poin deklarasi yang dibacakan secara kolosal dipimpin oleh sastrawan dan Direktur Eksekutif Rifa'i Center (RICE) Chavchay Syaifullah:

Ribuan Kontainer Sampah Plastik Berbahaya Masuk Indonesia

KONFRONTASI-Sepanjang 2019, Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan telah menindak 2.305 kontainer yang diduga berisi atau terkontaminasi sampah plastik impor yang tercampur dengan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Sampah plastik inn berasal dari sejumlah negara seperti Australia, Jerman, Belgia, hingga Amerika Serikat.

Anak Muda Harus Ikut Turun Tangan Selamatkan Hutan

KONFRONTASI-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menyebut, penyelamatan ekosistem hutan tidak bisa sendiri. Melainkan memerlukan sinergi semua pihak, salah satunya ialah generasi muda.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta Ahmad Munawir mengatakan, banyak yang bisa dilakukan oleh generasi muda. Untuk itu, generasi mudah diharapkan ikut aktif dalam penyelamatan ekosistem hutan.

Kata Pevita Pearch Soal Pemindahan Ibukota

Konfrontasi - Aktris Pevita Pearce ikut mengomentari pemindahan ibu kota ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Pesohor kelahiran 6 Oktober 1992 itu pun berharap agar nantinya lingkungan di Kalimantan tetap bisa dijaga meski akan ada pembangunan infrastruktur.

“Aku berharap siapapun yang berpartisipasi dalam proyek itu bisa bijaksan dalam penggunaan lahan dan lain-lainnya,” kata Pevita Pearce ditemui di kawasan Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Terus Menyusut, Hutan Rawa Tripa Diperkirakan Hanya Tersisa 5.000 Hektar

KONFRONTASI-Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) menyatakan kawasan hutan rawa gambut Tripa yang berada di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat Daya kini diperkirakan hanya tersisa 5.000 hektare.

"Alih fungsi lahan serta dugaan pembalakan liar diduga menjadi penyebab menyusutnya kawasan hutan rawa gambut Tripa," kata Koordinator YEL Aceh, Teuku Muhammad Zulfikar di Banda Aceh, Kamis.

Sebelumnya, luas kawasan hutan rawa gambut Tripa berdasarkan hasil pemetaan pada 2003 mencapai 11 ribu hektare lebih. 

Amankah Kesehatan Makanan, Manusia dan Lingkungan dengan Styrofoam?

KONFRONTASI -  Pedagang yang selama ini mengemas makanan dan minuman dengan styrofoam harus siap-siap menggantinya dengan kemasan lain.

Pasalnya, mulai 1 November 2016, akan diberlakukan larangan menggunakan styrofoam di Kota Bandung. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan larangan itu berdasarkan alasan kesehatan dan lingkungan.

Alih Fungsi Hutan Berbuah Banjir di Aceh

KONFRONTASI-Banjir dan tanah longsor yang belakangan melanda beberapa bagian Aceh menyebabkan permukiman tergenang, sejumlah rumah warga rusak, jalan terputus, tanggul jebol, kegiatan sekolah terganggu, dan petani gagal panen.

Warga Kabupaten Pidie, Aceh Barat, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Jaya termasuk yang ikut merasakan dampaknya.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh Muhammad Nur menyebut alih fungsi hutan dan daerah resapan sebagai penyebab utama banjir yang melanda bagian-bagian provinsi di ujung paling barat Sumatera itu.

Perambahan hutan lindung, pencurian kayu, penanaman kelapa sawit di daerah resapan dan kegiatan penambangan membuat sebagian wilayah "Bumi Serambi Mekah" menjadi langganan banjir.

"Penyebab utama banjir adalah deforestasi," katanya di Banda Aceh, Senin.

"Pengalihan fungsi hutan dan daerah resapan di Provinsi Aceh tergolong parah dan setiap tahun 23 ribu hektare lebih hutan lindung Aceh hilang karena aktivitas illegal logging dan pertambangan serta pembukaan lahan pertanian," ia menambahkan.

Pages