Lahat

Kemendikbud Putuskan Ijazah Bupati Lahat Cik Ujang Tidak Sah ?

KONFRONTASI- Surat keputusan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terkait duagaan ijazah palsu atas nama Bupati Lahat Cik Ujang beredar luas 19/9/2020. Surat itu sebagai jawaban permohonan informasi terkait dugaan ijazah palsu atas nama Cik Ujang.

Kisruh Pilkada Lahat, Tim Bursah-Parhan Menggelar Konfrensi Pers

KONFRONTASI- Berkembangnya Isu Kisruh Pilkada Lahat, Tim Bursah-Parhan Menggelar Konfrensi Pers

Kasus money politic di pilkada Lahat yang lalu hingga kini masih mencuat, isu ini berkembang bahkan telah menjadi berita nasional. Oleh karenanya Tim Paslon Nomor Urut Empat Bursah-Parhan menggelar konfrensi pers di kediaman Bursah Zarnubi. (30/6)

Konfrensi pers ini dipimpin oleh Nico Pransisco selaku Ketua Tim Pemanangan Bursah-Parhan. Berikut poin-poinya :

Langkah Nyata Bawaslu Sumsel Ditunggu. Bursah Zarnubi: Warga Lahat Ingin Pilbup Bersih dan Jurdil

KONFRONTASI-  Sebaiknya Bawaslu Sumsel segera bertindak merespon aspirasi warga Lahat yang ingin Pilbup Lahat itu bersih dan  jurdil. Ini penting agar tidak jadi api dalam sekam sehingga suasana dan situasi  sosial di Lahat bisa kondusif dan damai. Langkah Bawaslu Sumsel ditunggu masyarakat Lahat secepatnya.

Pilbub Lahat Diguyur kasus politik Uang, Bursah Zarnubi Korban Kecurangan akibat Politik Uang

KONFRONTASI-  Para analis dan peneliti menilai Pilkada  Lahat memang gila-gilaan, sebab ada ratusan ribu amplop berisi Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu dibagikan kepada masyarakat untuk coblos Paslon no.3.  Dan  media massa sudah melaporkan semua kecurangan itu, yang terstruktur, sistematik dan massif.

Para analis dan peneliti  berharap, mudah-mudahan  paslon no.3 di diskwalifikasi dari Pilkada karena dicurigai curang dengan politik uang yang massif. Sekarang masalahnya sudah di tangan Bawaslu Sumsel.

Lakukan Politik Uang, Tim Paslon No. Urut 3 Dilaporkan Ke Panwaslu Lahat

LAHAT- Pilkada Kab.Lahat mulai tercoreng atas tindakan bagi-bagi uang atau money Politik yang diduga dilakukan Syahrul selaku tim Pasangan calon No urut 3 Cik Ujang-Haryanto di desa Sukajadi, Pseksu, kabupaten Lahat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pukul 15 : 00 WIB. Masyarakat Sukajadi Pseksu mendapat amplop yang berisikan uang 150 ribu dan 100 rb untuk meminta agar pada saat pemilihan nanti masyarakat mau memilih paslon no urut 3.

Bursah Zarnubi Paling Siap dan Amanah untuk Pimpin Kabupaten Lahat

LAHAT-  Pemilihan Bupati (Pilbub) Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan tampaknya akan berlangsung aman hingga keputusan terakhir dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Duet Bupati Bursa Zarnubi dan calon Wakil Bupati Parhan Berza menjadi kandidat terkuat dari calon lainnya di Pilbub Lahat. Hampir pasti Bursah menangi Pilbup di Lahat kali ini.

Bursah Zarnubi, Salam dari Amsterdam. Bursah, Sang Tokoh Pergerakan, kembali ke Lahat untuk Mengabdi

AMSTERDAM - Masyarakat Lahat, juga  para aktivis dan mahasiswa mengabarkan pada saya siap berbuat dan berdoa mendukung Bursah Zarnubi terpilih  menjadi Bupati di Lahat, Sumatera Selatan. Tentu tak mungkin seratus persen warga Lahat semua memilih Bang Bursah.

''Bang Bursah cukup memperoleh suara  mayoritas di Lahat maka bakal terpilih.Salam dari Amsterdam'' kata seorang mahasiswa  yang mengenalnya di Amsterdam sebelum saya bertolak ke Den Haag, lalu ke Leiden dengan kereta api.

Bursah Zarnubi Bertekad Wujudkan Keadilan Sosial bagi Rakyat Lahat, Sumatera Selatan

KONFRONTASI- Pulang ke kampung halaman untuk bertanding di pilkada guna memimpin Kabupaten Lahat Sumatera Selatan, dengan rendah hati Drs  Bursah Zarnubi menuturkan bahwa dirinya merasa bertanggung jawab dan terpanggil untuk membangun/mewujudkan keadilan sosial di daerahnya.

Heboh! Ular Piton Berperut Besar, Dimuntahkan Isinya babi Hutan

KONFRONTASI -   Kehebohan terjadi di Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, Sumsel.

Salah seorang warga menemukan ular piton sepanjang enam meter. Ular dengan kulit corak seperti batik itu ditemukan tak berdaya saat melintas di ruas jalan desa itu.

Perut ular itu cukup besar, seperti habis memangsa makanan. Warga pun langsung menangkap, kemudian membawa ular ke permukiman.

"Ular ini ditemukan warga Sabtu sore (8/7)," kata Riyanto (52), warga Tanjung Kurung.