Kurdi

Hadapi Kurdi, Turki Kirimkan Pasukan Khusus ke Irak

KONFRONTASI-Pemerintah Turki mengaku mengerahkan pasukan khusus dengan dukungan angkatan udara dan artileri ke utara Irak dalam operasi melawan pemberontak Kurdi.

"Operasi Claw-Tiger telah dimulai. Para pasukan khusus kami telah berada di Haftanin. Komando kami, yang didukung helikopter tempur dan drone, telah diangkut ke lokasi oleh angkatan udara kami," kata Kementerian Pertahanan melalui kicauan di Twitter pada Rabu (17/6).

Ngeri, Erdogan Ancam Hancurkan Kepala Kelompok Kurdi Jika Tak Mundur dari Perbatasan

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Sabtu mengancam akan menghancurkan kepala orang-orang Kurdi di Suriah jika mereka tidak menarik pasukannya atau mundur dari zona aman perbatasan.

Ancaman muncul ketika Turki dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi saling tuduh satu sama lain telah melanggar ketentuan gencatan senjata 120 jam yang ditengahi oleh Turki dan Amerika Serikat pada Kamis lalu.

Erdogan Ultimatum Kurdi Segera Tinggalkan Perbatasan

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengultimatum para pejuang Kurdi untuk segera meninggalkan daerah perbatasan di timur laut Suriah mulai malam ini. Jika itu dilakukan, Turki akan menghentikan serangan militernya.

Pernyataan itu dilontarkan Erdogan di Parlemen Turki di tengah tekanan baginya untuk menyerukan gencatan senjata dan menghentikan serangannya ke Suriah, seperti dikutip dari Miami Herald, Rabu (16/10/2019).

Salah sasaran, Dua Jet Tempur AS Malah Serang Sekutu Sendiri

KONFRONTASI-Dua pesawat jet tempur koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) membom pasukan Kurdi Suriah dalam insiden salah target. Insiden pada hari Rabu itu dilaporkan menewaskan enam orang pasukan Kurdi dan melukai 15 orang lainnya.

Sumber diplomatik dan militer di Suriah yang dikutip kantor berita RIA, Kamis (18/10/2018) mengatakan insiden itu terjadi karena kurangnya koordinasi dan profesionalisme AS.

Kurdi Tawarkan Perundingan dengan Irak

KONFRONTASI-Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) menawarkan perundingan dengan pihak berwenang Irak terkait dengan kedudukan bandar udara Kurdi, pos perbatasan dan sejumlah bank, yang dikenai pembatasan setelah referendum kemerdekaan.

Pemerintah Irak di Baghdad mengambil tindakan tersebut dalam upaya mengucilkan KRG setelah referendum didominasi keinginan Kurdi Merdeka pada bulan lalu.

Ratusan Anggota ISIS Serahkan Diri Pada Otoritas Kurdi

KONFRONTASI-Ratusan terduga anggota kelompok ISIS menyerahkan diri pada pekan lalu kepada otoritas Kurdi, setelah terusir dari markas terakhirnya di Irak utara, kata petugas keamanan Kurdi, Selasa (10/10).

Mereka adalah bagian dari sekelompok orang yang melarikan diri ke sebuah daerah yang dikuasai oleh Kurdi, ketika pasukan Pemerintah Irak merebut markas kelompok ISIS di Hawija, ucap petugas yang meminta tidak disebut namanya itu kepada kantor berita Reuters.

Laporan tentang para petempur ISIS yang lebih memilih melarikan diri dibandingkan melakukan pertempuran, menunjukkan semangat mereka telah hancur, menurut Hisyam al-Hashimi, kata seorang pakar tentang kelompok ISIS.

"Mereka sepertinya tidak lagi percaya pada pergerakannya," katanya. Hisyam telah bertemu dengan beberapa dari tersangka di kamp Dibis dekat Kirkuk.

Ia mengatakan bahwa mereka melarikan diri ke wilayah yang dikuasai Kurdi untuk menghindari eksekusi di tangan suku Arab dan paramiliter Syiah bersenjata yang dilatih Iran, kelompok yang membantu serangan tentara Irak terhadap Hawija.

Balas Referendum Kurdi, Irak Hentikan Penjualan Dolar

KONFRONTASI-Irak menghentikan penjualan dolar kepada bank-bank terkemuka di wilayah Kurdistan dan melarang pengiriman mata uang asing ke daerah swatantra itu pada Selasa, meningkatkan pembalasan terhadap referendum kemerdekaan Kurdi.

Sanksi keuangan tersebut diterapkan menyusul larangan penerbangan internasional langsung ke wilayah tersebut yang mulai diberlakukan oleh pemerintah pusat pada Jumat.

Pages