KSAD

KSAD Minta 2 Istri TNI-AD yang Nyinyiri Penusukan Wiranto Dipidana

KONFRONTASI -   Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mendapati, dua istri anggotanya yang berkomentar nyinyir di sosial media, terkait kasus penusukan Menko Polhukam Wiranto. Dia mendorong agar dua orang tersebut segera diproses hukum dengan jeratan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). "Dua individu ini melakukan postingan yang kami duga melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Maka akan kami dorong prosesnya ke peradilan umum," kata Andika di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Rizal Ramli: Mas KSAD Andika, Jangan Uber-Uber Letkol, Panggil RR Saja

KONFRONTASI- Tokoh nasional/Ekonom Senior Rizal Ramli angkat bicara perihal pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa yang menyebut akan mencari Letnan Kolonel Angkatan Darat yang memberi infomasi kepada dirinya.

Diketahui, polemik ini bermula ketika RR menyebut dapat informasi dari seorang Letkol AD tentang perhitungan Pilpres 2019. Letkol AD tersebut, jelas RR menyampaikan Prabowo-Sandi menang berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa).

KSAD dan Pangkostrad Ziarah ke Makan Soeharto

KONFRONTASI-Prajurit Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat (Kostrad) berziarah ke makam presiden Republik Indonesia (RI) ke-2 Jenderal Besar Soeharto beserta istri sebagai pendiri Kostrad di Astana Giribangun, Matesih, Ahad (29/3). Ziarah tersebut dipimpin KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo didampingi Panglima Kostrad Letjen Mulyono.

Bila Swasembada Pangan Gagal, KSAD Siap Mundur

KONFRONTASI - Bila  tiga tahun mendatang Indonesia gagal dalam swasembada pangan, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan akan mundur dari jabatannya.  Itu tak lain karena ia mendapat target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar TNI membantu mewujudkan swasembada pangan dalam kurun tiga tahun. 

Mandat itu didapatkan Gatot di Jakarta belum lama ini dalam rapat bersama seluruh kepala dinas se-Indonesia yang terkait dengan pangan.

Prajurit TNI Tak Disiplin seperti Gerombolan Bersenjata, KSAD Minta Maaf

KONFRONTASI - KSAD Letjen Gatot Nurmantyo meminta maaf kepada Polri dan masyarakat terkait insiden bentrokan anggota TNI dan Brimob di Batam. Siapapun yang terlibat akan diproses.

Prajurit yang tak disiplin sama artinya dengan gerombolan bersenjata," kata Letjen Gatot Nurmantyo di Mapolda Kepulauan Riau di Kota Batam, Kamis (20/11/2014).

KSAD menyebut ada sikap insubkoordinasi anggota dalam kejadian di Batam. Dalam situasi perang, prajurit yang insubkoordinasi bisa dihukum mati. Dalam kondisi damai, prajurit tersebut dipecat.

Bahas Bentrok, Kapolri Gelar Pertemuan Tertutup dengan KSAD

KONFRONTASI - Kapolri Jenderal Sutarman dan Kepala Staf Angkatan Darat ‎Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menggelar pertemuan tertutup di Mapolda Kepri, Kamis (20/11/2014) siang. Sebelumnya, Sutarman juga menggelar rapat dengan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo dan sejumlah pejabat pemerintah.

KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tiba di Mapolda Kepri sekira pukul 11.15 WIB dan disambut langsung oleh Kapolri Jenderal Sutarman. Selanjutnya, kedua petinggi dari dua kubu yang bentrok tersebut langsung menuju ke ruang rapat utama (rupatama) di lantai dua Mapolda Kepri.

KSAD Kembali Ungkit Bahaya Proxy War, Konspirasi Internasional Hancurkan Generasi Muda Lewat Narkoba

KONFRONTASI - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan, penyalahgunaan narkoba di Indonesia memiliki keterkaitan strategi "proxy war" (perang proxy).

"Kondisi ini untuk merusak generasi muda Indonesia sehingga bangsa ini di masa depan tidak memiliki generasi berkualitas tinggi," kata Jenderal Gatot pada Kuliah Umum Mahasiswa di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Jumat.

Menurut Jenderal Gatot, perederan nakoba di Indonesia sudah merajalela dengan berbagai bentuk dan sampai ke daerah perbatasan serta pelosok pedalaman.

Pages