22 March 2019

kriminal

Haruskah Penyebar Hoax Dijerat dengan UU Terorisme? Ini Respon Polri

KONFRONTASI-Polri menjawab pernyataan Menkopolhukam Wiranto yang menyebut UU Terorisme bisa menjerat para pelaku penyebar hoax. Polri mengatakan pelaku penyebar hoax bisa dijerat UU Terorisme jika terindikasi jaringan teroris.

Ekspesi Habib Bahar Ditolak Hakim

KONFRONTASI-Nota keberatan (eksepsi) terdakwa tindak pidana penganiayaan, Bahar bin Smith, ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Hakim memerintahkan kepada jaksa untuk melanjutkan agenda sidang pemeriksaan saksi.

“Menimbang bahwa eksepsi terdakwa tidak bisa diterima. Dengan begitu majelis hakim menolak eksepsi dan memerintahkan jaksa penuntut umum (JPU) untuk melanjutkan persidangan,” kata Ketua Majelis Hakim Edison Muhammad di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan, Kota Bandung, Kamis (21/03/2019).

Rommy Mengeluh Sakit, KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Romahurmuziy alias Rommy, tersangka kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019 pada Jumat (22/3).

"RMY (Romahurmuziy) akan dijadwalkan ulang besok," kata Juru Bicra KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, Rommy mengeluh sakit sebelum diperiksa sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah itu pada Kamis.

Pura-pura Beli Salak, Perampok Bacok Nenek 75 Tahun Hingga Kritis

KONFRONTASI-Ronia Pasaribu, 75, warga Parsalakan, Desa Pansurnapitu, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara, Sumut, menjadi korban perampokan.

Selain kehilangan uang saku serta anting-anting, korban dibacok hingga bersimbah darah hingga kehilangan jari tangannya serta luka di sekujur tubuhnya.

Peristiwa sadis tersebut terjadi, Senin (18/3) sekira pukul 18.30 WIB di kebun salak miliknya di Desa Pancur Napitu.

Kasus ini masih dalam penanganan personel Sat Reskrim Polres Taput.

Curi Ponsel, Andika Nyaris Jadi Bulan-bulanan Warga

KONFRONTASI-Kekompakan Adi dan Andika, dua remaja asal Simolawang, ini berujung penjara. Sebab, mereka kompak masuk rumah orang lain dan mencuri ponsel sebelum akhirnya tepergok warga.

Untung saja, polisi segera datang. Jika tidak, mereka bisa bonyok dipukuli massa. Semua bermula ketika keduanya berjalan-jalan dan lewat Simolawang V.

Mereka melintas di rumah Yusril Alfarizy yang pintunya agak terbuka. Mereka melihat dua ponsel tergeletak di atas meja.

KPK Bisa Usut Dugaan Jual-Beli Jabatan di UIN Alauddin

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri dugaan suap jual beli jabatan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta dan UIN Alauddin Makassar yang melibatkan Kementerian Agama (Kemenag).

Jurubicara KPK Febri Diansyah mengaku pihaknya bisa saja mengungkap kasus tersebut.

“Bisa saja. Sepanjang memang nanti ditemukan bukti-bukti atau petunjuk yang mengarah ke sana,” ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Studi: Konsumsi Ganja Picu Gangguan Psikosis

KONFRONTASI-Legalisasi ganja terus dikampanyekan di berbagai penjuru dunia, terlepas dari belum jelasnya risiko atau manfaat dari penggunaan zat ini.

Namun, studi terbaru di Eropa mengungkapkan penggunaan ganja secara rutin meningkatkan risiko seseorang terkena gangguan psikosis, yang merupakan pencetus utama dari banyak gangguan mental dan kejiwaan.

Walah, Pasutri Ini Konsumsi Sabu Biar Kuat di Ranjang

KONFRONTASI-Pasangan Nur Hidayati, 42, dan Wahyudi Satriyo Wibowo, 40, ingin sama-sama kuat di ranjang. Tapi, cara mereka salah. Pasutri ini mengonsumsi sabu-sabu (SS).

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kemarin (19/3), mereka menjelaskan alasan sehingga menggunakan serbuk haram tersebut.

Meskipun dengan malu-malu. Majelis hakim yang diketuai Pudjo Saksono ingin mempertegas alasan keduanya dengan bertanya apakah narkoba tersebut mereka konsumsi agar lebih kuat saat berhubungan badan.

Terduga Teroris Perempuan Bunuh Diri Dalam Rutan

KONFRONTASI- Salah satu terduga teroris berinisial Y alias Khodijah (39) tewas usai melakukan aksi bunuh diri di dalam Rutan Polda Metro Jaya pada Senin (18/3) lalu.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku sempat dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur sebelum menghembuskan napas terakhir.

“Diduga meminum cairan pembersih saat di tahanan,” kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/3).

Terbukti Halangi Penyidikan, Advokat Lucas Diganjar 7 Tahun Penjara

KONFRONTASI- Advokat Lucas divonis 7 tahun penjara ditambah denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan karena terbukti merintangi penyidikan terhadap tersangka Eddy Sindoro.

Pages