29 March 2020

KPU

Rakyat Tuntut Pemilu Jurdil dan Audit atas KPU/IT KPU, Rakyat Tak Bisa Dibohongi

KONFRONTASI- Pemerintah Jokowi nampak bakal sulit dan kerepotan dengan tuntutan rakyat akan pemilu jurdil dan bersih karena  kecurangan masif dan kekecewaan publik meluas atas pemilu yang sangat buruk dan sarat tekanan/intimidasi itu. Pengamat politik Muslim Arbi  menuturkan hal itu, dan dia melihat, tuntutan audit menyeluruh (investigasi, forensik dll) terus bergema di kalangan  rakyat dan kubu 02 yang ingin KPU bersikap fair dan adil.

Temuan Kecurangan Bukti Pilpres Bobrok

Oleh: Marvin Ardana

BPN Prabowo Sandi akhirnya melaporkan puluhan ribu bukti kecurangan Pemilu 2019 ke Bawaslu. Itu semata-mata dilakukan agar kita tak lupa. 

Pengamat politik 'berakal sehat' terus menerus menyuarakan bahayanya sistem demokrasi yang bobrok karena kecurangan, semata-mata agar kita tak lupa.

Memang, siapapun yang terlibat andai sekalipun para elite atau KPU sendiri, memang harus diperkarakan. Semua dilakukan agar kita tak lupa, ya tak lupa ada dugaan kuat 'pemilu curang' di negeri kita.

Kembang Kempis Suara Pilpres

Oleh: Alfian Dimas

Kesalahan hitung yang dilakukan petugas KPU tidak bisa dianggap main. Alasan human error tidak bisa dijadikan dalih untuk mentoleransi kesalahan itu. Salah hitung satu suara bisa fatal.

Data yang diserahkan oleh relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Bawaslu harus ditindaklanjuti.

KPU Gudang Masalah

Oleh: Birendra Prihadi

Satu per satu mulai terbuka. Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus dicecar berbagai persoalan. Dari mulai sistem informasi dan teknologi yang lemah, hingga soal 'Linux Gratisan'. Lantas, masih mau percaya pemilu ini jujur, adil, dan bersih?

Pertama, mari kita bicara tentang bagaimana para pakar mengkritisi beberapa hal terkait sistem informasi dan teknologi KPU. Yang pertama, ternyata masalah KPU tak sebatas cakupan server saja. Ada yang lainnya.

Tuntut Pertanggungjawaban KPU, Fahri Minta Keluarga KPPS Meninggal Tak Diam

KONFRONTASI -  

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagai lembaga yang paling bertanggung jawab dari peristiwa banyaknya petugas KPPS yang meninggal di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu yang digelar serentak 17 April 2019 lalu. 

Fahri menyatakan, pihak keluarga dari petugas TPS yang meninggal dunia bisa menuntut pertanggungjawaban dari KPU.

Kacau, IT KPU Tidak Miliki Sertifikat ISO 27001

KONFRONTASI - Koordiantor Relawan IT BPN Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya menyoroti lemahnya manajemen sistem keamanan IT yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasalnya, server yang dimiliki lembaga penyelenggara Pemilu tersebut tidak memiliki sertifikat ISO 27001.

KPK Mesti Investigasi Situng KPU

KOORDINATOR Relawan Informasi Teknologi (IT) BPN 02, Mustofa Nahrawardaya, membawa lebih dari 73 ribu lembar temuan kesalahan dari input sistem informasi hitung atau Situng milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Bukti tersebut dibawanya ke Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu untuk ditindaklanjuti sebagai dugaan pelanggaran Pemilu 2019

KPU Tak Menduga Reaksi Keras Rakyat

Oleh:  Asyari Usman 

 

 

Ketika KPU Ingin Mencurangi Kemenangan Prabowo

Kalau mau disebut ada aspek yang tak terduga oleh KPU dalam rencana mereka untuk mencurangi kemenangan Prabowo, maka aspek itu adalah reaksi keras rakyat. Sungguh di luar kalkulasi mereka. Inilah yang membuat eksekusi pencurangan menjadi berantakan. KPU tidak mengira ‘resolve’ (tekad) masyarakat begitu keras dan tak kenal lelah dalam melawan kecurangan.

Pemilu Dicurangi, Prabowo tetap Menang, Puluhan Juta Rakyat Dukung dan Doakan di Jakarta & Seluruh Tanah Air

KONFRONTASI- Prabowo Subianto telah menang,  puluhan juta rakyat  sudah mendukung, mendoakan dan  sembahyang di Jakarta, kota-kota lain dan di seantero Tanah air di Indonesia, bahkan (mungkin turun ke jalan) di  hari-hari Ramadan ini, merayakan kemenangan Prabowo-Sandi (02), sebab KPU dipastikan paksa kemenangan Jokowi (01) yang sudah mengalami krisis kepercayaan dan delegitimasi. Prabowo sudah Menang, Puluhan Juta Rakyat mendukung dan mendoakan di Jakarta dan Seantero Tanah Air demi keselamatan banssa dan demokrasi kita.

Pages