4 April 2020

KPU

Bawaslu Akhirnya Ungkap Temuan 15 Ribu Pelanggaran Pemilu, termasuk pelanggaran oleh ASN dan Polri

KONFRONTASI- - Hingga 28 Mei 2019 Bawaslu mencatat terdapat sekitar 15 ribu pelanggaran Pemilu 2019. Data pelanggaran itu diperoleh dari dugaan pelanggaran pidana, administrasi, kode etik, dan pelanggaran hukum lainnya.

"Terkait data pelanggaran, bahwa sampai 28 Mei 2019 Bawaslu telah menerima 15.052 temuan, baik pidana, administrasi, ataupun yang ketiga bukan termasuk pidana maupun administrasi," ujar anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019), seperti dikutip detikcom.

Hadapi Gugatan Pemilu, KPU Siapkan 60 Pengacara

KONFRONTASI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan 60 pengacara untuk memberikan bantuan hukum dalam menghadapi gugatan Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami masih kumpulkan dokumen dan data dalam memperkuat jawaban dan bukti untuk membantah pokok permohonan yang diajukan para pemohon," kata Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi di Jakarta, Selasa.

Komisioner KPU Mulai Kaji Pokok Gugatan BPN Prabowo-Sandi

KONFRONTASI -       Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mengajukan gugatan mereka atas hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi, Jumat, 24 Mei 2019 malam. Komisi Pemilihan Umum sebagai tergugat pun langsung mempelajari pokok permohonan seluruh sengketa yang diajukan Prabowo-Sandi.

Prabowo Nilai Janggal KPU Tetapkan Hasil Pilpres

KONFRONTASI -  Calon Presiden 02 Prabowo Subianto angkat bicara megenai keputusan KPU terkait hasil Pemilu 2019. Ia menilai KPU terburu-buru dalam menetapkan hasil Pilpres bahkan dilakukan pada dini hari.

"Senyap-senyap begitu. Bisa jadi orang yang lagi tidur atau belum tidur gitu," kata Prabowo dalam konfrensi pers di kediamannya, Jl. Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Prabowo menambahkan, pengumuman yang dikakukan KPU aneh dan janggal. "Kami menilai ini janggal di luar kebiasaan," ujar Prabowo.

KPU Tetapkan Jokowi-Ma'ruf Pemenang Pilpres 2019

KONFRONTASI  -   Komisi Pemilihan Umum (KPU) menuntaskan rekapitulasi nasional hasil Pilpres 2019. Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2019.

"Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239," ujar komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik dalam rapat pleno KPU di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari.

Tolak Bentuk TPF Petugas Pemilu, Pemerintah Tak Hormati Nyawa Pejuang Demokrasi

KONFRONTASI - Pemerintah memastikan tidak akan membentuk tim pencari fakta atas meninggalnya ratusan petugas KPPS, keputusan ini sungguh disayangkan, terlebih in merupakan peristiwa luar biasa yang dibiarkan begitu tanpa penanganan yang memuaskan, keputusan ini sekaligus menunjukkan betapa nihilnya komitmen pemerintah terhadap penegakan demokrasi.

KPK Tutup Mulut Tahu dan Saksikan Praktek KPU dan Panwaslu Ketahuan "Disogok' Pilkada dan Pilpres

KONFRONTASI -  Buka mata, buka hati nurani, buka pikiran, buka wawasan

Demo mulai 22 Mei 2019 Didukung Oleh para Mantan Danjen Kopassus dan PPIR

KONFRONTASI- Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol (Purn) Mohammad Sofjan Jacoeb membeberkan sebuah fakta menarik. Menurutnya demo kubu 02 pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang untuk menolak kejahatan pemilu curang, akan didukung oleh sejumlah mantan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Prajurit Pejuang Indonesia Raya (PPIR).

Komisioner KPU Mesti Diseret ke Ranah Pidana

KONFRONTASI-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diharapkan tidak hanya menyatakan KPU melanggar tata cara dan prosedur penginputan data sistem informasi penghitungan suara (Situng), tapi harus membawa kasus itu ke ranah pidana.

Ketua Umum Benteng Prabowo, Syafti Hidayat mengaku mengapresiasi keputusan Bawaslu yang telah menyatakan KPU bersalah.

"Keputusan Bawaslu ini harus diapresiasi dan KPU harus memperbaiki apa yang selama ini dianggap salah," kata Syafti dilansir RMOL.id, Sabtu (18/5).

Usai 'Disemprot' Bawaslu, Kekacauan Situng KPU Malah Tambah Parah

KONFRONTASI-Ahli IT Badan Pemenangan Nasional (BPN), Agus Maksum mencatat pada Jumat (17/5/2019) atau sehari pasca vonis Bawaslu akan kesalahan Situng, justru terjadi lagi lonjakan kesalahan situng KPU yang mencapai 10 ribu lebih.

“10.898 KESALAHAN JUMLAH PADA SITUNG PASCA VONIS BAWASLU, KEKACAUAN MASIH TERUS BERLANJUT.

Hari ini jumat tgl 17-5-2019 ada 10.898 Kesalahan penjumlahan pada situng pasca vonis Bawaslu.

Kesalahan penjumlahan tertinggi dalam satu hari justru pasca vonis Bawaslu.

Pages