11 December 2019

KPU

KPU mempertontonkan Pemilu paling tidak Legitimate di Indonesia

Oleh: Abdul Rasyid

 

Sampai saat Pemilu 17 April 2019 telah diadakan, penyelesaian dan verifikasi Data Pemilih Siluman sebanyak 17,5 Juta tidak ada kabarnya. 

KPU: Petugas KPPS yang Meninggal Bertambah Jadi 119 Orang, 548 Sakit

KONFRONTASI-- KPU mengatakan jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pada saat proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 kembali bertambah. Saat ini tercatat sebanyak 119 orang meninggal dunia.

Muhammadiyah Minta KPU dan Bawaslu Jujur dan Adil

KONFRONTASI-PP Muhammadiyah menilai perlu adanya pemulihan suasana di masyarakat usai Pemilu untuk meredam gejolak politis.

“Jadi Pemilu sudah selesai, bikin masyarakat kembali kepada tempatnya untuk beraktivitas lalu ada suasana jeda bahkan suasana ‘recovery’,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir ditulis Selasa (23/4).

Menurut Haedar, jika terus terjadi mobilisasi massa menentang kecurangan Pemilu, maka ketegangan usai Pemilu tidak akan pernah selesai.

Ketidakpercayaan terhadap proses Pemilu terjadi di Semua Lini Masyarakat

KONFRONTASI- Ketidakpercayaan terhadap proses pemilu terjadi di semua lini masyarakat, ungkap Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subiyanto- Sandiaga Uno, Dian Fatwa.

Dia juga mengatakan, rencana bertemu cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin belum menjadi fokus Sandiaga Uno dan BPN Sandiaga saat ini. Hal ini disampaikan Dian menanggapi keinginan Ma'ruf Amin untuk bertemu Sandiaga. "Bertemu dengan Kiai Ma'ruf bukan fokus Mas Sandi dan BPN," kata Dian saat dihubungi Kompas.com, Selasa (23/4/2019).

Adakah KPU Gol-kan Kecurangan Masif Untuk Jokowi?

KONFRONTASI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dinilai telah melakukan kejahatan yang terstruktur dan masif. Banyak form C1 yang di inputnya ke website resmi milik lembaga penyelenggara pemilu 2019 ini telah terindikasi ''bukan dari C1 plano asli'' demi memenangkan salah satu paslon capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

HMI: KPU Lalai, Banyak Salah Input, Bawaslu ke Mana?

KONFRONTASI-Pemungutan suara Pemilihan Umum telah dilakukan pada 17 April 2019. Namun rekapitulasi suara yang dilakukan berjenjang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) membutuhkan waktu yang lama. Rekapitulasi hasil Pemilu telah dimulai pada 18 April 2019 dan dijadwalkan selesai pada 22 Mei 2019.

DKPP: KPU Jangan Coba Main-main Dalam Rekapitulasi Suara

KONFRONTASI-Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengingatkan bagi para penyelenggara pemilu agar tak main-main dalam melaksanakan pemilu. Terlebih dalam melakukan rekapitulasi surat suara.

"Kami dari dewan kehormatan pemilu tentunya, selalu mengingatkan jangan coba main-main, khususnya bagi pemilu agar tidak ada pelanggaran kode etik," kata Anggota DKPP Alfitra Salam di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4).

Polisi Didesak Tangkap Semua Komisioner KPU

KONFRONTASI-Aparat Kepolisian diminta untuk segera menangkap dan memproses hukum para Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebab, mereka diduga telah melakukan kejahatan demokrasi dan melanggar prinsip-prinsip moral sesuai UUD 1945.

Desakan itu sebagaimana disampaikan Koordinator Barisan Masyarakat Peduli Pemilu Adil dan Bersih, Marwan Batubara dalam konferensi pers di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

"KPU tidak hanya langgar aturan administratif, tapi langgar kejahatan kriminal," katanya.

Ini Penyebab Rezim Jokowi dan KPU Delegitimasi: Lebih 121 Ribu Laporan Kecurangan Nodai Pemilu 2019

KONFRONTASI- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mencatat setidaknya ada ribuan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di sejumlah TPS pada Pemilu 2019 yang tidak netral. Mereka mengerahkan pemilik suara untuk memilih calon tertentu.Bawaslu mencatat total laporan masalah Pemilu yang masuk mencapai 121.993. Afif mengatakan laporan ini merupakan respon cepat dan datanya akan terus bergerak. Masyarakat menilai, Kecurangan pemilu sudah masiv dan massal.

KPU Tidak Kredibel.Mahfud MD: Masak Salah Input Sampai 9 Daerah?

KONFRONTASI- KPU tidak kredibel, banyak masalah dan mendapat sinisme masyarakat luas.Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD membahas profesionalitas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pemilu 2019 khususnya dalam Pilpres 2019.

Hal itu diungkapkannya melalui cuitan di Twitternya, @mohmahfudmd, Minggu (21/4/2019).

Mahfud MD menuliskan bahwa KPU harus lebih profesional.

Pages