KPU

Pengacara Rachmawati: Dengan Putusan MA, KPU Kehilangan Pijakan Menetapkan Pemenang Pilpres 2019

KONFRONTASI -    Kuasa pemohon Rachmawati Soekarnoputri, Mohamad Taufiqurrahman meluruskan polemik terkait putusan Mahkamah Agung (MA) No. 44 P/HUM/2019. Terutama mengenai substansi permohonan.

Taufiqurrahman menjelaskan, konteks guguatan Rachmawati dkk adalah permohonan keberatan hak uji materiil terhadap ketentuan Pasal 3 ayat (7) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 5/2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum.

KPU Sebut Pemilu 2024 Kemungkinan Diundur 2027, Alasannya?

KONFRONTASI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut ada wacana yang sedang digodok pemerintah dan DPR RI untuk mengundur pilkada serentak tahun 2024 ke tahun 2027.

Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan wacana itu saat ini sedang digodok oleh pemerintah dan DPR RI dalam proses revisi Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Wacana yang belakangan muncul adalah keserentakan pilkada pada 2024 digeser untuk diterapkan 2027.

Jutaan Data KPU Dijual di Forum Hacker?

KONFRONTASI - Akun @underthebreach mengungkap data  2,3 juta warga dan pemilih Indonesia diduga bocor di forum hacker.

akun @underthebreach  sebelumnya mengungkap soal penjualan data 91 juta pengguna Tokopedia.

Penjual data mengaku mendapat data ini secara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Data tersebut dijual dalam bentuk PDF.

Dampak Wabah Covid-19, KPU Buka Opsi Tunda Pilkada 2020 Selama 1 Tahun

KONFRONTASI -   Komisi Pemilihan Umum ( KPU) mengeluarkan opsi untuk menunda pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 selama satu tahun Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, salah satu skenario yang disusun KPU dalam penundaan Pilkada 2020 akibat wabah Covid-19 ini adalah mengundurkan hari pemungutan suara hingga September 2021. "Awalnya kami mau (diundur hingga) Juni 2021. Kalau penundaan berkali-kali, tidak cukup ruang.

Jokowi Pecat Evi Novida dari KPU secara Tidak Terhormat

KONFRONTASI -   Presiden Joko Widodo resmi memecat Evi Novida Ginting Manik dari jabatan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI secara tidak terhormat per hari ini, Kamis (26/3).

Keputusan Jokowi tertuang dalam surat bernomor B-III/Kemensetneg/D-3/AN.01.01/03/2020, sebagai tindak lanjut dari putusan DKPP RI bernomor DKPP 317-PKE-DKPP/2019.

Wahyu Setiawan Dicokok KPK, KPU Minta Jokowi Segera Lantik Penggantinya

KONFRONTASI- Komisi Pemilihan Umum atau KPU meminta kepada Presiden Joko Widodo segera melantik pengganti Wahyu Setiawan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka perkara kasus korupsi.  Pengganti Wahyu pun sudah ditetapkan yaitu I Dewa Raka Sandi.

"Kita berharap ya tentu presiden bisa segera melakukan pelantikan terhadap pengganti anggota KPU sehingga kerja kita lebih optimal," kata Komisioner KPU, Evi Novida Ginting di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Februari 2020. 

Saeful Bahri Akui Sumber Duit Suap Untuk Komisioner KPU Berasal Dari Hasto

KONFRONTASI -   Saeful Bahri, orang kepercayaan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto resmi mengenakan rompi oranye sebagai tersangka kasus suap soal anggota DPR RI Pergantian Antar Waktu (PAW).

 Saeful keluar dari ruang penyidik KPK sekitar pukul 02.19 WIB. Saat menuju mobil tahanan, Saeful tak bicara banyak mengenai detail kasus yang menyeretnya. "Prosesnya sudah selesai, tinggal tanya ke penyidik," kata Saeful di Gedung Merah Putih KPK, Jumat dini hari (10/1).

Bidik Tersangka Baru, KPK Terus Kembangkan Kasus Suap Eks Komisioner KPU

KONFRONTASI -   Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar memastikan pihaknya akan terus mengembangkan kasus suap terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR.

Lili mengatakan, KPK akan terus memeriksa saksi-saksi yang relevan dan diduga mengetahui konstruksi perkara tersebut.

Dari keterangan para saksi, tidak menutup kemungkinan penyidik akan menetapkan tersangka baru.

Wahyu Setiawan Resmi Mundur dari KPU

KONFRONTASI -   Wahyu Setiawan akhirnya resmi mengundurkan diri sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu dilakukan karena Wahyu sudah resmi menjadi tersangka kasus suap proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Pak Wahyu Setiawan telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota KPU yang diantarkan oleh keluarganya," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, saat konferensi Pers di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).

Pages