KPK

KPK harus panggil lagi Cak Imin

konfrontasi -  Dengan tertangkapnya buronan Djoko Soegiarto Tjandra, seharusnya KPK malu dong sama lembaga kepolisian. Kepolisian saja bisa menangkap buronan Djoko Soegiarto Tjandra, tetapi sampai sekarang buronan KPK yang bernama Harun Masiku seperti dibiarkan.

Belum tertangkapnya Harun Masiku oleh KPK, berarti lembaga anti rasuah ini masih berutang dosa kepada Publik. Makanya saat ini, KPK harus menuntaskan menangkap buronan Harun Masiku, baru publik puas dengan kinerja KPK.

Orang Kepercayaan Bupati Malang Diduga Terima Gratifikasi Rp7,1 Miliar

KONFRONTASI-Eryck Armando Talla (EAT) bersama-sama dengan Bupati Malang periode 2010-2015 dan 2016-2021 Rendra Kresna (RK) diduga menerima uang gratifikasi sebesar Rp 7,1 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata saat konferensi pers penahanan terhadap tersangka Eryck, Kamis malam (30/7).

KPK akan Panggil Nadiem Makarim Terkait Polemik POP Kemendikbud

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim untuk menanyakan beberapa hal soal sengkarut program organisasi penggerak (POP) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar saat menjadi pembuka acara webinar bertajuk "Menjaga Integritas Dalam Implementasi Kebijakan PPDB" yang juga dihadiri oleh Nadiem Makarim pada Rabu (29/7).

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Cak Imin dan Elite PKB

KONFRONTASI -   Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan akan mendalami dugaan aliran dana ke Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, alias Cak Imin, terkait perkara suap proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Adanya aliran uang ke Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, itu mulanya terungkap dalam surat permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan mantan politikus PKB, Musa Zainuddin, yang telah menjadi terpidana perkara suap tersebut.

KPK akan Dalami Dugaan Aliran Dana ke Cak Imin dan Elite PKB Terkait Kasus PUPR

KONFRONTASI- - Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan akan mendalami dugaan aliran dana ke Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, alias Cak Imin, terkait perkara suap proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Adanya aliran uang ke Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, itu mulanya terungkap dalam surat permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan mantan politikus PKB, Musa Zainuddin, yang telah menjadi terpidana perkara suap tersebut.

Tak Bisa Diperpanjang Lagi, KPK Kebut Pencarian Harun Masiku

KONFRONTASI -  Waktu pencegahan terhadap Harun Masiku untuk bepergian ke luar negeri tinggal 6 bulan lagi. Oleh karena itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus benar-benar memanfaatkan waktu tersebut, karena Imigrasi tak bisa memperpanjang lagi masa pencegahan terhadap tersangka kasus suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan itu.

KPK: Negara Dirugikan Rp202 Miliar Dalam Kasus 14 Proyek Fiktif Waskita Karya

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan negara mengalami kerugian sampai Rp202 miliar dari kasus dugaan korupsi 14 proyek fiktif PT Waskita Karya Tbk sepanjang 2009-2015. Kerugian negara ini hasil pemeriksaan investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Jumlah kerugian ini bertambah dari sebelumnya yang sebesar Rp186 miliar.

KPK Tahan 5 Tersangka Kasus Proyek Fiktif Waskita Karya

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan lima tersangka kasus dugaan suap terkait proyek fiktif di PT Waskita Karya (Persero) Tbk tahun 2009-2015.

Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan, pihaknya telah menetapkan dua orang sebagai tersangka yang telah diumumkan pada 17 Desember 2018.

Keduanya ialah Fathor Rachman (FR) selaku Kepala Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk Periode 2011-2013 dan Yuly Ariandi (YAS) selaku Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya periode 2010-2014.

Pages