Kota Bandung

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintahan Tetap Jalan Meski Ikut Pilgub

Konfrontasi - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil memastikan roda pemerintahan tetap berjalan meski tiga pucuk pimpinan Kota Bandung mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018.

"Pengganti ini tidak usah khawatir karena sistem sudah berjalan," ujar Ridwan Kamil di Bandung, Jumat (12/1/2018).

Polisi Duga Ibu Kandung Bocah di Video Porno dengan Perempuan Terlibat

Konfrontasi - Polisi menemukan fakta baru terkait video mesum tak bermoral antara anak di bawah umur dengan perempuan dewasa yang direkam di Bandung. Orang tua bocah lelaki diduga terlibat dalam pembuatan video tak bermoral itu.

Hal itu diungkapkan Dir Reskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana berdasarkan analisa dua video porno, dan rekaman CCTV dua hotel yang masih dianalisa polisi. 

Polisi: Bocah di Video Porno dengan Perempuan adalah Anak Jalanan

konfrontasi - Polisi telah menganalisa dua video porno bocah lelaki dan perempuan dewasa. Hasil analisa, polisi menyebut tiga bocah dalam dua video tersebut merupakan anak jalanan.

"Dari kalimat yang dimunculkan dalam video menunjukan anak jalanan yang bisa dibilang uneducated atau tidak begitu berpendidikan," ujar Dir Reskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Sabtu (6/1/2018).

2 Video Porno Bocah-Perempuan, Polisi: Pemerannya Berbeda

Konfrontasi - Polisi telah menyelidiki rekaman CCTV hotel di dua video mesum tak bermoral antara anak di bawah umur dan perempuan dewasa. Hasilnya, polisi memastikan pelaku di dua video mesum tak bermoral itu merupakan orang yang berbeda.

"Memang berbeda pemeran bocah dan perempuan dewasa di dua video yang kita lidik. Itu berdasarkan analisis sementara CCTV," ungkap Direktur Reskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Sabtu (6/1/2018).

Astaga, Kota "Ridwan Kamil" Jadi Kota dengan Persentase Suap Tertinggi

Konfrontasi - Survei Transparency International Indonesia (TII) menempatkan Bandung sebagai kota dengan persentase suap tertinggi. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengakui masih ada kekurangan dalam manajemen perizinan, tapi meyakinkan sudah ada perbaikan signifikan dalam upaya memperbaiki indeks antikorupsi.

Dalam survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia 2017 yang dirilis Rabu 22 November 2017 lalu di Jakarta, TII menyebut persepsi suap di Kota Bandung mencapai 10,8 persen dari total biaya produksi. Makassar diketahui sebagai kota dengan persepsi suap terendah, yakni 1,8 persen dari total biaya produksi.

Ada 12 kota di Indonesia yang disurvei oleh TII. Bandung dipilih sebagai representasi Jawa Barat. Ke-12 kota tersebut adalah Bandung, Jakarta Utara, Pontianak, Pekanbaru, Balikpapan, Banjarmasin, Padang, Manado, Suarabaya, Semarang, Makassar, dan Medan. Survei yang dikerjakan sepanjang Juli hingga Agustus 2017 tersebut melibatkan 1.200 pelaku usaha sebagai responden.

Untuk IPK, Jakarta Utara ditetapkan sebagai kota paling bersih dengan IPK tertinggi, yakni 73,9, sementara Medan menjadi kota paling korup dengan IPK 37,4. Rata-rata IPK ke-12 kota adalah 60,8.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengakui masih adanya kekurangan Pemkot dalam mengelola perizinan. Namun menurut dia, seluruh kota di Indonesia juga memiliki kekurangan masing-masing. Ia justru mengajak warga melihat hasil survei dalam kacamata positif.

Ditemui di kantor Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan Kota Bandung, Jumat 24 November 2017 siang, Ridwan menyodorkan sudut lain dari survei tahunan TII tersebut. IPK Kota Bandung menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir.

"Jangan ejek Kota Bandung. Lihat ranking IPK 2015, bandingkan dengan ranking 2017. Ada kemajuan pemberantasan korupsi, sementara ada kota yang turun," tuturnya.

Pada 2017, capaian IPK Kota Bandung adalah 57,9. Angka ini naik sekitar 20 poin dari capaian tahun 2015. Diyakini Ridwan, kecenderungan kenaikan IPK ini akan terus terjadi sehingga suatu saat nanti IPK Kota Bandung bakal bisa mengejar kota-kota lain dengan IPK tinggi.

Menurut Ridwan, kenaikan siginifikan IPK ini tidak lepas dari berbagai inovasi yang dilakukan Pemkot dalam dua tahun terakhir. Ia menyebut di antaranya adalah penerapan perizinan daring dan e-budgeting.

"Medan, Semarang, Surabaya, Banjarmasin (IPK) turun. Kalau dari perspektif itu, Bandung mengalami kemajuan dalam pemberantasan korupsi. Tapi masalahnya (kemajuan ini) belum selesai," katanya.

Si Jago Merah Lahap Habis Gudang Mebel di Bandung

Konfrontasi - Gudang Mebel di Jalan Indsutri Barat, Kelurahan Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung habis dilalap si jago merah, Sabtu (25/11). Belum dipastikan ada korban jiwa atau tidak dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materil diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Menurut warga, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Gudang mebel yang mempekerjakan 15 orang itu terbakar hebat, api membumbung tinggi dan melahap bahan-bahan yang didominasi kayu dan bahan mebel lainnya. 

Peluru Tembus Leher, Begini Kronologi Pengemudi Ojek Online Tewas Kena Tembak Polisi di Bandung

Konfrontasi - Agus Maulana (23) warga Babakan Cisereuh RT 04 RW 04 Kelurahan Karasak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, tewas setelah peluru dari senjata api milik anggota polisi bersarang di lehernya, Minggu (1/10/2017) dini hari.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku penembakan adalah Bripka Pepe Ahmad Mustofa, anggota polisi dari Satserse Polsek Bojongloa Kidul.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo membeberkan kronologi tewasnya Agus yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Ayah Durjana, Rebut Masa Depan Anak Kandung Sendiri di Kamar Kos

Konfrontasi - Ayah durjana. Julukan ini tepat disematkan kepada TDW (52), warga Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung. Pria ini tega merusak masa depan putri kandungnya, U (15), yang masih duduk di kelas 3 SMP, dengan memerkosanya berkali-kali.

Perbuatan bejat TDW terungkap setelah korban mengadu ke pemilik kos, yang selanjutnya melapor ke ketua RT setempat. Kemudian ketua RT/RW melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung. 

Ketua MPR: Tidak Mungkin Ulama Mengubah Pancasila

Konfrontasi - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan menegaskan, peran ulama dalam meningkatkan pembangunan di Indonesia sejauh ini dipastikan tak ada upaya menghilangkan ideologi Pancasila. Menurutnya, ulama sejak perjuangan kemerdekaan membantu pembangunan negara.

Hal tersebut ditegaskan Zulkifli dalam keynote speaker Seminar Nasional Mosi Integral M. Natsir 'Upaya Pemersatu Bangsa' di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu 5 Agustus 2017.

Pages