Korut

Korsel Kecam Aksi Rudal Korut di Tengah Wabah Corona

KONRONTASI-Militer Korea Selatan (Korsel) menganggap aksi Korea Utara (Korut) menembakkan dua proyektil yang diduga rudal balistik jarak dekat itu sangat tidak pantas saat dunia menghadapi wabah virus corona (Covid-19).

"Rudal itu ditembakkan menuju laut lepas pantai timur semenanjung Korea dari Sonchon, provinsi North Pyongan, sekitar pukul 6.45 hingga 6.50 pagi," ungkap Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS).

Sonchon berada di atas Pyongyang, dekat sudut barat laut semenanjung Korea.

Geger Corona, Korut Karantina Warga Asing dari China Selama Sebulan

KONFRONTASI-Korea Utara akan melakukan karantina selama satu bulan pada semua warga asing yang tiba dari China dalam upaya mencegah penyebaran virus corona baru, kata Kedutaan Besar Rusia di Pyongyang, Selasa.

Bagian protokol Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengumumkan langkah itu melalui pemberitahuan dalam pesan yang disampaikan kepada kedutaan tersebut, Selasa, kata misi Rusia di halaman Facebook-nya.

Kim Jong-un Ancam Hancurkan Resort Wisata Korsel di Gunung Kumgang

KONFRONTASI-Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-Un, mengecam keberadaan sebuah resor wisata Korea Selatan (Korsel) yang dibangun di Gunung Kumgang yang masuk wilayah Korut. Kim Jong-Un lantas berjanji akan menghancurkan resor wisata itu dan pembangunan kembali dengan cara modern sesuai metode Korut.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (23/10/2019), kantor berita Korut, Korean Central News Agency (KCNA) menyebut bahwa hal tersebut disampaikan saat Kim Jong-Un menginspeksi tujuan wisata di pantai timur Korut tersebut, pekan ini.

AS Desak China Tekan Pyongyang untuk Kembali ke Meja Perundingan

KONFRONTASI-Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) untuk Urusan Keamanan Indo-Pasifik, Randall Schriver mendesak China untuk meningkatkan penegakan sanksi terhadap Korea Utara (Korut). Dia juga berharap China mengambil langkah lain untuk menekan Pyongyang agar lebih konstruktif dalam pembicaraan dengan AS.

Jepang Kecam Peluncuran Rudal Korut

KONFRONTASI-Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengecam keras peluncuran misil balistik yang dilakukan oleh Korea Utara, Rabu, dan mengatakan langkah tersebut melanggar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
PM Abe mengatakan Pyongyang telah meluncurkan dua peluru kendali balistik.

Peluncuran itu terjadi sehari setelah Korea Utara mengumumkan akan mengadakan pembicaraan tingkat kerja dengan Amerika Serikat pada akhir pekan.

Tahun Depan, Korut Diprediksi Miliki 40 Hulu Ledak Nuklir

KONFRONTASI-Seorang peneliti dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) memperkirakan Korea Utara (Korut) dapat melipatgandakan gudang senjata nuklirnya pada tahun depan.

Dan Smith memprediksi bahwa Pyongyang akan memiliki antara 30 hingga 40 hulu ledak nuklir yang dapat digunakan pada tahun 2020. Demikian laporan surat kabar Korea Selatan (Korsel), Chosun Ilbo, mengutip pernyataannya di kediaman Duta Besar Swedia di Seoul.

Menlu Korut: Kami Siap Dialog atau Konflik

KONFRONTASI-Korea Utara memperingatkan bahwa negara itu "siap untuk berdialog atau berkonflik" dengan AS, seraya memperingatkan bahwa Pyongyang telah memberi Washington "cukup waktu" untuk mengubah pendekatannya terhadap pembicaraan nuklir yang macet.

Dalam pesan yang dimuat di kantor berita KCNA, Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho juga mengatakan akan terjadi "miskalkulasi" jika Washington memberlakukan sanksi-sanksi lagi terhadap Pyongyang.

Rakyat Korut Terancam Kelaparan, Kim Jong-un Bisa Makin Beringas

KONFRONTASI-Kim Jong-un bisa menjadi semakin berbahaya karena rakyatnya di Korea Utara (Korut) terancam kelaparan selama musim dingin mendatang. Demikian peringatan peneliti kondisi Korea Utara, Srinivasan Sitaraman, daru Universitas Clark yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Menurut Sitarman, negara komunis Korea itu menghadapi kekurangan makanan setelah dijatuhi serentetan sanksi keras AS dan PBB terkait uji coba senjata nuklir dan rudal.

Korut Kembali Tembakkan Dua Proyektil ke Laut Lepas Sabtu Pagi

KONFRONTASI -   Militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan Korea Utara (Korut) kembali menembakkan dua proyektil tidak dikenal ke laut lepas pantai timurnya pada Sabtu (10/8/2019). Ini adalah peluncuran kelima yang dilakukan Korut dalam dua pekan terakhir.Peluncuran terbaru ini datang tak lama setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia telah menerima "surat yang sangat indah" dari pemimpin Korut Kim Jong-un.

Trump mengecilkan peluncuran rudal yang dilakukan Korut baru-baru ini ketika ia berbicara kepada wartawan Jumat kemarin.

Pages