korupsi

Rumah Dinas Edhy Prabowo Digeledah KPK

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan nonaktif Edhy Prabowo (EP) di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu.

"Benar, saat ini penyidik KPK sedang melakukan kegiatan penggeledahan di rumah jabatan Menteri KKP (Edhy Prabowo)," kata Plt Juru Bicara KPK melalui keterangannya di Jakarta, Rabu.

Ali menyatakan kegiatan penggeledahan di rumah dinas Edhy tersebut masih berlangsung sampai saat ini.

Ini Penjelasan KPK Soal Status Ngabalin Terkait Kasus Edhy Prabowo

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan status Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin terkait dengan kasus yang menjerat Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan.

"Kalau mungkin ibarat kata seorang Ali Ngabalin diberikan sesuatu yang sifatnya oleh-oleh misalnya, ya, jelas itu kategorinya 'kan lain," kata Deputi Penindakan KPK Karyoto di Gedung KPK, Jakarta, Selasa.

Namun, lanjut dia, jika memang nantinya ada dugaan aliran dana kepada Ngabalin dalam kasus tersebut, KPK akan mendalaminya lebih lanjut.

Rizal Ramli: Kalau Kita mau Berantas Korupsi, Kita Harus Pegang dari Kepalanya

KONFRONTASI- Masih semaraknya korupsi oleh pejabat negara terakhir ditangkapnya Edhy Prabowo yang saat itu menjabat menteri KKP, dikritik ekonom senior Rizal Ramli sebagai bentuk bahwa Korupsi di Indonesia biasanya terjadi mulai dari atasannya. Dia mengibaratkan kepala ikan busuk dari kepala baru menjalar sampai ke perut dan ekor.

Edhy Korupsi di Tengah Pandemi, Sekjen MUI: Apa Tak Punya Nurani?

KONFRONTASI-Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengaku heran Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo tega melakukan korupsi di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19).

Hal itu ia sampaikan untuk merespons operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Edhy, Rabu (25/11) dini hari tadi.

Tangkap Edhy Prabowo, KPK Diingatkan Waspadai Serangan Balik

KONFRONTASI-Indonesia Corruption Watch (ICW) mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo atas kasus dugaan korupsi penetapan izin ekspor baby atau benih lobster.

Namun peneliti ICW, Kurnia Ramadhana, mengingatkan lembaga antirasuah atas risiko serangan balik dari operasi tangkap tangan tersebut.

Anggota Polri Akui Tukar Valas Milik Jaksa Pinangki

KONFRONTASI-Anggota Polri Beni Sastrawan mengakui diminta untuk menukarkan valuta asing (valas) milik jaksa Pinangki Sirna Malasari.

"Saya tidak diminta Pinangki, tetapi diminta sama Pak Yogi, pimpinan saya langsung karena Pak Yogi mendapat WhatsApp dari Bu Pinangki," kata Beni di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu.

Beni menjadi saksi untuk terdakwa mantan Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung Pinangki Sirna Malasari.

KPK Tahan Politikus PPP atas Dugaan Terima Uang Rp100 Juta

KONFRONTASI-Anggota DPR RI Fraksi PPP periode 2014-2019, Irgan Chairul Mahfiz (ICM) diduga menerima uang Rp 100 juta terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan APBN 2018 di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar mengatakan, terdapat dua penerimaan uang transfer yang diterima oleh Irgan Chairul Mahfiz. Yakni Rp 20 juta pada 4 Maret 2018 dan Rp 80 juta pada 2 April 2018.

Kasus Dugaan Korupsi Asabri Naik ke Tingkat Penyidikan

KONFRONTASI-Kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Darat Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri kini telah naik ketingkat penyidikan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menyampaikan, dalam kasus dugaan korupsi ini, terdapat tiga laporan polisi (LP).

"Sudah kami koordinasikan dengan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya bahwasannya ada beberapa laporan polisi terkait dengan laporan Asabri," kata Awi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (10/11).

Saksi Sebut Jaksa Pinangki Kerap Berpenampilan Glamor

KONFRONTASI-Saksi dalam persidangan menyebut Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung Pinangki Sirna Malasari berpenampilan glamor.

"Mengapa saudara dalam berita acara menyebut terdakwa Pinangki berpenampilan glamor?" tanya jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung KMS Roni di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin.

"Ya mobilnya mewah, berbeda dengan jaksa-jaksa yang lain," jawab saksi Rahmat.

Pages