Korea Utara

Internet Kolaps, Korut Dapat Serangan Balasan

Konfrontasi - Jaringan internet Korea Utara mati total setelah berjam-jam mengalami ketidakstabilan, Senin (22/12). Pakar siber mengatakan jaringan internet kemungkinan diserang setelah insiden peretasan Sony Pictures.

''Internet Korea Utara benar-benar mati total,'' kata presiden analisis data dari Dyn Research, Earl Zmijewski.

Firma yang keamanan siber tersebut mengatakan koneksi internet antara Korut dan luar negeri mulai tidak stabil sejak akhir pekan.

Korea Utara Tolak Denuklirisasi, Siapkan Nuklir

KONFRONTASI-Republik Rakyat Demokratik Korea Utara pada Sabtu (20/12) menyatakan denuklirisasi Semenanjung Korea telah "kehilangan arti" di tengah kebijakan bermusuhan Amerika Serikat (AS) dan Pyongyang akan meningkatkan lagi semua kemampuan pertahanan termasuk kekuatan nuklir.

Pada Kamis (18/12), Sidang Majelis Umum PBB melakukan pemungutan suara untuk mendukung tindakan merujuk Democratic People's Republic of Korea(DPRK) ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di dalam satu resolusi yang digagas oleh Uni Eropa dan Jepang.

Sony Pictures Beberkan Alasan Pembatalan Film "The Interview"

Konfrontasi - Perusahaan film Sony Pictures Entertainment mengaku tidak memiliki pilihan lain selain membatalkan penayangan "The Interview." dan Obama menganggap ini merupakan langkah yang salah. Menurut Sony, hanya ini pilihan yang bisa mereka lakukan untuk meredam aksi peretasan.

"Ini merupakan pilihan kami satu-satunya. Jaringan bioskop yang bekerja sama dengan kami memutuskan untuk mundur dan tidak mau meluncurkan atau menayangkang film tersbeut. Kami tidak punya pilihan lain," ujar juru bicara Sony, seperti dikutip News Sky, Sabtu 20 Desember 2014.

Sony Pictures Jadi "Kelinci Percobaan" Pasukan Elit Cyber Korut

Konfrontasi - Perusahaan film Sony Pictures menduga mereka hanya "kelinci percobaan" bagi pasukan elit cyber Korea Utara sebelum menyasar ke target yang lebih besar seperti sistem telekomunikasi dan energi di negara-negara seteru. Dugaan tersebut disampaikan oleh sejumlah pelarian eksil dari Korea Utara.

Menurut mereka, kapabilitas militer non-konvensional seperti perang-cyber dan teknologi nuklir adalah pilihan bagi Korea Utara untuk mengimbangi musuh-musuhnya.

The Interview Gagal, Sony Picture Rugi USD 100 Juta

Konfrontasi - Divisi studio Sony Picture Entertainment terus diserang para peretas akhir bulan lalu sehingga rilis film kontroversial 'The Interview' pada  25 Desember batal. 

Banyak ancaman dari peretas agar tak merilis film yang dianggap menghina Korea Utara itu, perusahaan teknologi Jepang dikabarkan tak jadi menayangkan film tersebut. 

Akibat pembatalan itu, Sony ditaksir kehilangan US$100 juta, setara Rp1,26 triliun. Kerugian ini mencakup biaya produksi, pemasaran, dan penalti akibat pembatalan rilis film. 

Pyongyang Lupakan Tiongkok Jelang Peringatan Wafat Kim Jong Il

Konfrontasi - Pemerintah Korea Utara diduga lalai tidak mengundang Tiongkok pada peringatan tiga tahun kematian mantan  Kim Jong-il. Tokoh fenomenal ini wafat pada Desember 2011.

Kim Jong-il, dengan kepemimpinan tangan besi serta kebijakan senjata nuklirnya memicu ketegangan regional selama lebih dari satu dasawarsa, telah meninggal karena gagal jantung pada 17 Desember 2011 dalam usia 69.

Kekuasaannya dilanjutkan oleh putra termuda, Kim Jong-un yang sekarang memimpin Korea Utara.

Korut Bantah Bobol Sistem Komputer Sony

KONFRONTASI- Terkait pembobolan sistem komputer Sony Pictures oleh hacker, Korea Utara sempat dituding sebagai dalang atas aksi tersebut sebagai balasan atas produksi sebuah film yang menggambarkan tentang pemimpin negara itu. Namun negara pimpinan KIm Jong-un tersebut membantah tudingan tersebut. Meski demikian, negara komunis ini memuji aksi peretasan tersebut sebagai 'perbuatan yang benar'.

Pihak Korea Utara mengatakan mungkin 'pendukung dan simpatisannya' yang melakukan peretasan itu, tetapi mereka sendiri tidaklah terlibat, demikian laporan BBC.

Korea Utara Dukung Hacker Pembobol Sony Pictures

Konfrontasi - Pemerintah Korea Utara mengaku senang dengan perbuatan hacker yang merusak sistem komputer Sony Pictures. Korut menilai Sony pantas 'dilukai' setelah rilis film yang merusak citra pemimpin Pyongyang.

Serangan ini melumpuhkan sistem komputer Sony serta membocorkan film-film yang akan dirilis Sony dan data pribadi para pegawainya di internet.

Korea Utara mengatakan mungkin 'pendukung dan simpatisannya' yang melakukan peretasan itu tetapi mereka sendiri tidaklah terlibat.

Mereka menggambarkan film yang berjudul The Interview sebagai "tindakan terorisme".

Kim Jong-Un: Washington Negara Kanibal

Konfrontasi – Pertikaian antara Kim Jong Il dengan pemerintah Amerika Serikat belum berakhir. Rasa benci masih ditunjukkan oleh Kim Jong-un, pemimpin tertinggi Korea Utara.

Kim Jong Un menilai Amerika adalah "kanibal" karena tidak meredakan aksi kekerasan pada warga sipil. Pernyataan keras ini disampaikan pada tur ke museum anti-AS, Museum of American War Atrocities, Sinchon, Korea Utara.

Dua Warga AS Dibebaskan Korea Utara

KONFRONTASI-Korea Utara (Korut) dilaporkan telah membebaskan dua warga negara Amerika Serikat (AS) yang ditahan. Kini keduanya dilaporkan tengah dalam perjalanan kembali ke negara asal. 

Seorang juru bicara Direktur Intelijen Nasional James Clapper mengatakan tengah menemani warga AS Kenneth Bae dan Matthew Miller kembali ke negaranya. Bae dan Miller merupakan warga AS terakhir yang ditahan oleh Korut menyusul pembebasan Jerry Fowle pada bulan lalu. 

Pages