Korea Utara

Korea Utara dilaporkan punya kamp khusus corona, 50.000 orang diperkirakan tewas

KONFRONTASI -    Kantor berita yang fokus pada kabar Korea Utara namun berbasis di Korea Selatan, Daily NK, melaporkan bahwa lebih dari 50.000 orang telah tewas dalam fasilitas karantina Covid-19 rahasia di Korea Utara.

Daily NK dijalankan oleh para pembelot Korea Utara yang sangat kritis terhadap pemerintahan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebagaimana dilansir dari The Washington Times. Kantor berita tersebut juga menyebutkan bahwa di antara korban yang tewas tersebut, sebanyak 4.200 di antaranya merupakan personel angkatan bersenjata Korea Utara.

Korea Selatan dan AS awasi aktivitas komplek nuklir Korea Utara yang meningkat

KONFRONTASI -    Korea Selatan dan Amerika Serikat kembali mengawasi dengan seksama pergerakan di kompleks nuklir utama Korea Utara yang berada di Yongbyon. Berdasarkan laporan otoritas militer Korea Selatan, dilaporkan bahwa terdapat tanda-tanda aktivitas yang cukup besar di kawasan tersebut.

Kim Jong-un Bersumpah Senjata Nuklir Korut Hanya Digunakan untuk Pertahanan

KONFRONTASI-Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, memamerkan rudal balistik dan ribuan pasukan melalui Pyongyang dalam acara terbesar di negara itu. Dalam kesempatan itu, diktator muda tersebut bersumpah hanya akan melepaskan senjata nuklirnya untuk mencegah serangan.

"Kami akan terus memperkuat kemampuan pencegahan perang kami, untuk mencegah semua jenis upaya dan ancaman berisiko - termasuk ancaman nuklir yang terus-menerus diperburuk oleh kekuatan musuh," kata Kim Jong-un kepada kerumunan massa dari balkon.

Cegah Corona, Kim Jong-un Perintahkan Tembak Semua Orang yang Dekati Perbatasan

KONFRONTASI-Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un dilaporkan memerintahkan aparat menembak siapa saja yang melintasi perbatasan dengan China untuk mencegah penyebaran virus corona.

Melansir dari express.co.uk Jumat (28/8) kebijakan itu dilaporkan Radio Free Asia yang mengutip berbagai sumber di Korea Utara.

Seorang penduduk Provinsi Hamgyong mengaku telah diberi tahu bahwa kebijakan itu akan berlaku di sepanjang perbatasan Korea Utara-China sampai pandemi virus corona berakhir.

Pembelot Bikin Pyongyang Murka, Korut Siap Kerahkan Militer ke Korsel

KONFRONTASI-Korea Utara (Korut) memperingatkan tindakan pembalasan terhadap Korea Selatan (Korsel) yang dapat melibatkan militer. Ini menandai peningkatan terbaru ketegangan kedua negara, yang disebabkan oleh pembelot yang telah mengirim kembali propaganda dan makanan dari Korsel ke Korut.

Kim Yo Jong, adik sekaligus tangan kanan pemimpin Korut, Kim Jong-un mengatakan, dia telah memerintahkan ke departemen terkait untuk bersiap memberikan respon keras terhadap apa yang dia sebut musuh negara.

PBB Khawatirkan Krisis Pangan di Korut

KONFRONTASI-Seorang ahli hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyuarakan kekhawatiran tentang "kekurangan pangan yang meluas dan malnutrisi" di Korea Utara, Selasa.

Kondisi tersebut diperburuk dengan hampir lima bulan penutupan perbatasan antara Korea Utara dengan China dan langkah-langkah karantina ketat untuk melawan wabah COVID-19.

Kim Jong-un Kirim Surat ke Bashar al-Assad, Mau Apa?

KONFRONTASI-Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, telah mengirim surat kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad di tengah laporan tentang kesehatannya yang dikatakan dalam "bahaya besar" setelah operasi jantung.

Surat itu adalah surat balasan setelah sebelumnya Presiden Suriah mengirim surat berisi pesan ucapan selamat kepada Kim Jong-un pada 11 April lalu untuk menandai ulang tahun pendiri negara itu sekaligus kakek Kim Jong-un, Kim Il-sung.

Korea Selatan Kalah, Ini Dia Standar Ketampanan Pria Korea Utara

Konfrontasi - Drama Crash Landing on You menjadi drama Korea Selatan yang sukses menyita perhatian penggemar di berbagai belahan dunia. Crash Landing on You bercerita tentang seorang wanita Korea Selatan kaya bernama Yoon Se Ri (Son Ye Jin), yang tak terduga mendarat darurat di Korea Utara saat melakukan paralayang. Di sana, Yoon Se Ri bertemu Ri Jung Hyuk (Hyun Bin), seorang perwira elit Korea Utara. 

Tahun Depan, Korut Diprediksi Miliki 40 Hulu Ledak Nuklir

KONFRONTASI-Seorang peneliti dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) memperkirakan Korea Utara (Korut) dapat melipatgandakan gudang senjata nuklirnya pada tahun depan.

Dan Smith memprediksi bahwa Pyongyang akan memiliki antara 30 hingga 40 hulu ledak nuklir yang dapat digunakan pada tahun 2020. Demikian laporan surat kabar Korea Selatan (Korsel), Chosun Ilbo, mengutip pernyataannya di kediaman Duta Besar Swedia di Seoul.

Pages