8 April 2020

Kopi

Yuanita Christiani: Yang Hitam Belum Tentu Kuat

Konfrontasi - Menyesap kopi kini menjadi salah satu hobi Yuanita Christiani. Hal itu berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Awalnya, presenter cantik itu justru tidak bersahabat dengan kopi.

”Dulu, setiap minum kopi, lambung rasanya kayak mau pecah,” ujar wanita yang karib disapa Nita itu dikutip dari JPNN, Jumat (6/5/2016).

Warga Inggris Gemari Cita Rasa Kopi Indonesia

Konfrontasi - Cita rasa kopi Indonesia yang khas menjadi penarik perhatian dan terbukti digemari oleh masyarakat Inggris yang datang di "London Coffee Festival" (LCF) yang diadakan di Old Truman Brewery London, akhir pekan ini.

Sejak penyelenggaraan pertama tahun 2011, peserta dan pengunjung London Coffee Festival (LCF) terus meningkat, diperkirakan lebih dari 35 ribu orang mengunjungi Festival ini atau hampir 9.000 orang/hari, demikian Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI London Hastin Dumadi kepada Antara London, Minggu (10/4/2016).

Hasil Hutan Lombok Tembus Pasar Tiongkok dan Taiwan

Konfrontasi - Pendekatan partisipatif dan kemitraan dinilai perlu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di sekitar hutan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan melibatkan masyarakat dalam mengembangkan hasil hutan bukan kayu yang menjadi primadona daerah.

Kedai Kopi Ake dan Ketel Tembaga Warisan Kakek

Konfrontasi - Suatu sore di Kota Tanjung Pandan, Belitung, seorang pria Tionghoa sibuk menakar bubuk kopi di ujung kedai.

Dari wajah yang serius, sebatang rokok kretek terselip di bibirnya, kacamatanya melorot mengamati kopi dalam saringan kain di hadapannya, yang kemudian disiram air panas.

Pada dinding kedainya, tergantung puluhan pigura berisi para pesohor negeri, meyakinkan para calon pembeli bahwa kopi yang dibuat di kedai itu tak ada duanya se-Belitung.

8 Manfaat 'Ngopi' untuk Kesehatan

KONFRONTASI-Rutin meminum kopi setiap hari ternyata memiliki banyak manfaat. Minuman berkafein ini sangat baik untuk kesehatan Anda. Tentu saja, mengonsumsinya dalam porsi normal.

Polda Jatim Edarkan Surat Rahasia Terkait Kopi Racun Sianida Digunakan Teroris

Konfrontasi - Kepolisian Daerah Jawa Timur, dikabarkan menerbitkan surat telegram rahasia (TR) yang isinya meminta seluruh anggota Polri mewaspadai operasi kelompok teroris dengan menggunakan racun sianida.

Dalam surat yang menyebar itu disebutkan, operasi teroris itu meniru kasus racun dalam kopi yang membunuh Wayan Mirna Salihin di Olivier Kafe, Gran Indonesia, Jakarta.

Cuma Setahun Sekali, 4 Kue Ini Cuma Ada di Perayaan Imlek

Konfrontasi - Setiap perayaan ibadah pasti memiliki ciri khas, salah satunya melalui kuliner. Begitu juga dengan Tahun Baru Imlek yang dirayakan etnis Tionghoa. Mereka selalu menyediakan kue keranjang.

Kue keranjang berwarna coklat bulat dan kenyal, orang awam menyebutnya dodol Cina. Kue keranjang ini berbahan dasar ketan dan gula pasir, hanya disediakan saat perayaan Imlek.

Waspada, 7 Makanan Ini Bisa Hasilkan Sianida Secara Alami

Konfrontasi - Sejak kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang tewas usai ngopi di sebuah kafe di Grand Indonesia, racun sianida mulai banyak diperbincangkan. Menurut Center for Desease Control and Prevention (CDC) di AS seperti yang dilansir meetdoctor.com menyebutkan, beberapa makanan secara alami akan menghasilkan racun sianida atau senyawa racun yang menjadi cikal-bakal sianida atau jenis racun lainnya. 

Inilah makanan yang banyak dikonsumsi dan ternyata mengandung racun:

Kacang-kacangan 

Polda Metro Jaya: Selasa Besok Polisi Umumkan Siapa Pembunuh Mirna

Konfrontasi - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Selasa (26/1/2016) besok, berencana melakukan ekspos ke kejaksaan untuk menyinkronkan alat bukti dan hasil temuan penyidik atas kasus kematian Wayan Mirna Salihin (Mirna). Korban yang tewas setelah meminum kopi di Kafe Olivier, West Grand Mal Indonesia beberapa waktu lalu.

Mirna Tewas setelah Minum Kopi : Arah Polisi ke Tersangka kian Dekat

JAKARTA-Dalam beberapa hari ini, akan ada tersangka kasus kematian Mirna. Guru Besar Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Adrianus Meliala meyakini bahwa penyelidikan polisi sudah mengarah ke tersangka dalam kasus meninggalnya Wayan Mirna Salihin (27).

"Yang penting adalah dalam rangka mengarah itu, polisi memakai proses berhati-hati, proses yang tidak buru-buru," kata Adrianus saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (23/1/2016).

Pages