Klaten

Unik, Watergong Klaten Punya Sungai Jernih Penuh Ikan Seperti di Jepang

KONFRONTASI -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membalas unggahan di Twitter tentang sungai atau saluran air yang penuh ikan, Senin (21/9/2020). Dalam balasan itu, Ganjar mengutip akun Twitter @kabarklaten yang mengunggah tiga foto saluran air Watergong, salah satu rumah makan dan tempat wisata di Klaten. “Ikan-ikan baru ada dua tahun lalu, tapi kalau Watergong sudah ada enam tahun lalu. Jenisnya ikan nila semua, baru dua minggu lalu ada ikan koi,” kata Pengelola Watergong Bagong Margono kepada Kompas.com, Selasa (22/9/2020).

 

Pedagang di Pasar Gede Solo DIgegerkan Fenomena Cacing Bermunculan Sangat Banyak Dan Mengerikan

KONFRONTASI -  Pedagang di Pasar Gede Solo digegerkan dengan munculnya cacing dalam jumlah banyak di Pasar Gede Solo, Sabtu (18/4/2020). Bahkan, fenomena ini juga terjadi di Klaten, Jawa Tengah. Ahli menilai fenomena ini dapat saja terjadi akibat perubahan musim dan kondisi cuaca. Seorang pedagang bakso di pasar ini, Marsono, sebelumnya mengungkapkan telah mencoba membersihkan cacing-cacing tersebut, namun cacing ini terus keluar dari tanah. " Cacing ini muncul dari taman. Kalau cacing itu dikumpulkan ada satu ember. Jumlah cacingnya banyak," kata Marsono.

Apa Cerita Pemilik Anjing yang Viral Diracun dan Terekam CCTV di Klaten?

KONFRONTASI -    Aksi sadis dua orang peracun anjing di Kabupaten Klaten yang terekam kamera CCTV viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Dusun Wanteyan Lor, Desa Jetis, Kecamatan Klaten Selatan.

Lokasi kejadian di jalan kampung padat rumah penduduk. Salah satu pemilik anjing yang diracun, Suwarno (63), mengatakan ada tiga anjing yang tampak dalam rekaman CCTV.

"Yang (warna) cokelat itu punya saya. Selamat. Meskipun memakan umpan, mungkin tidak banyak," kata Suwarno saat ditemui di rumahnya, Rabu (18/3/2020).

Terekam CCTV, Aksi Sadis Peracun Anjing di Klaten Pakai Umpan Ini

KONFRONTASI -   Diwawancarai terpisah, Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi soal maling anjing dengan modus meracuni itu. Namun pihaknya hingga saat ini belum menerima laporan polisi resmi.

"Belum kita lidik lanjutan. Sebab belum ada laporannya," kata Andriansyah.

Diberitakan sebelumnya, video berdurasi 3 menit dan 24 detik itu disebut terjadi pada Sabtu (14/3) pagi.

Aksi Sadis Peracun Anjing di Klaten Terekam CCTV

Konfrontasi - Video yang memperlihatkan dua orang diduga meracuni dan membawa kabur anjing peliharaan warga di Klaten ramai dibahas netizen di media sosial. Rekaman berdurasi 3 menit dan 24 detik itu disebut terjadi pada Sabtu (14/3) pagi.

Video tersebut di-posting oleh akun Eudia Wong di grup Facebook Info Seputar Klaten (ISK) pada Senin (16/3) pukul 14.47 WIB. Posting-an itu mendapatkan ratusan tanggapan dan komentar.

Keterangan yang ditulis di video tersebut sebagai berikut:

Hantam Dump Truck, 5 Penumpang Ambulan Jenazah Meninggal di Tol Pejagan

Konfrontasi - Kecelakaan maut dialami rombongan pengantar jenazah dari Perumahan Griya Serpong Asri, Kabupaten Tangerang. Mobil ambulan berisi satu jenazah, satu sopir dan empat penumpang menghantam pantat truk di Jalan Tol Pejagan Kilometer 300+400, Tegal, Jawa Tengah, pada Kamis sore 19 September 2019.

Gunung Merapi Masih Terus Keluarkan Guguran Lava Pijar

Konfrontasi - Gunung Merapi yang masih berstatus waspada terus mengeluarkan guguran lava pijar ke arah hulu Kali Gendol. Guguran terakhir terjadi pada Sabtu (5/1) malam dengan jarak luncur 500 meter, berdurasi 54,28 detik.
 
Guguran ini menjadi yang kedua pada awal 2019, setelah satu hari sebelumnya (4/1) Merapi mengeluarkan aktivitas serupa. Kala itu, guguran terjadi pukul 21.01 dengan durasi 150 detik dengan jarak luncur 1,2 kilometer.

Abu Vulkanik Gunung Merapi Hujani 2 Desa di Klaten

Konfrontasi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten menerima laporan kejadian hujan abu vulkanis Gunung Merapi dari warga masyarakat sekitar Kemalang, Klaten, Jawa Tengah. Sejak Jumat (4/1) malam hingga Sabtu (5/1/2019) siang, dua desa telah melaporkan mengalami hujan abu, yakni Desa Balerante dan Desa Tegalmulyo Kecamatan Kemalang, Klaten.
 

Gendeng, Ibu di Klaten Naik Motor Seret Putrinya

Konfrontasi - Beredar foto dan rekaman CCTV yang menampilkan seorang ibu tega menyeret putrinya menggunakan sepeda motor. Dalam foto yang beredar di media sosial, bocah perempuan yang diseret mengalami luka serius di bagian lutut dan telapak kaki bagian atas. Diduga ibu mengalami depresi, karena anak pertama juga mengalami hal serupa.

Baru 1,5 Hari Menghuni Tahanan Polres Klaten, Tersangka Pencurian Gantung Diri

Konfrontasi - Seorang tahanan Polres Klaten ditemukan meninggal dunia dengan posisi menggantung di dalam sel tahanan mapolres setempat, Jumat (29/12/2017) pagi. Tahanan bernama Supardi, 57, warga Dukuh Kadipolo, Desa Keputran, Kecamatan Kemalang, Klaten, itu baru 1,5 hari ditahan.

Ia ditemukan meninggal dalam posisi menggantung oleh petugas jaga ruang tahanan mapolres sekitar pukul 06.00 WIB. Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, mengatakan terdapat dua lorong ruang tahanan Mapolres yang terpisahkan tembok. Pada sisi kanan, terdapat 26 tahanan dan di sayap kiri terdapat Supardi seorang diri.

“Tadi pukul 06.00 WIB, seperti biasa petugas melakukan giat rutin pengecekan situasi tahanan apalagi menjelang serah terima petugas jaga [pergantian piket] pukul 08.00 WIB. Petugas mengecek pada sayap kanan ada 26 tahanan dalam kondisi sehat semua. Di sayap kiri, ia [Supardi] sendirian dan petugas melihat sudah dalam posisi menggantung,” kata Kapolres saat ditemui wartawan di mapolres, Jumat siang.

Petugas jaga lantas melaporkan peristiwa itu ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) dilanjutkan ke Kabagops hingga Kasatreskrim. Sekitar pukul 07.30 WIB, polisi bersama petugas kesehatan dari puskesmas melakukan olah TKP.

“Saya saksikan sendiri yang bersangkutan menggantung menggunakan kaus hitam yang sudah tidak terpakai, bekas milik tahanan terdahulu. Saya telusuri ternyata sebelumnya kaus itu ada di depan pintu sel terluar sehingga dimungkinkan bisa diambil,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan kaus melingkar pada leher dan terikat pada bagian atas pintu sel tahanan. Lantaran pintu tak terlampau tinggi, posisi kaki Supardi menekuk saat ditemukan meninggal dunia.

“Tinggi pintu sel jeruji kan segini [sejengkal dari kepala] kalau berdiri normal. Dari hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan meninggal dunia akibat gantung diri. Tidak ditemukan tanda-tanda akibat kekerasan pada tubuh yang bersangkutan,” ujar Kapolres.

Sebelum ditemukan gantung diri, Supardi sempat ditawari petugas untuk makan. Namun, ia hanya diam dan mengangguk. “Saat yang jaga terakhir menawari makan, yang bersangkutan mulai diam dan hanya manthuk-manthuk. Tahanan lainnya tidak mendengar atau mengetahui peristiwa itu karena terpisah oleh tembok,” katanya.

Jasad Supardi lantas dibawa ke RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro sekitar pukul 09.00 WIB. Supardi meninggal dunia diperkirakan dua jam sebelum jasadnya diperiksa petugas kesehatan.

“Keluarga yang bersangkutan sudah melihat betul kondisinya yang tidak ada tanda penganiayaan. Keluarganya meminta langsung diantarkan ke Kemalang. Untuk proses pemakaman kami bantu,” urai Kapolres.

Pages